Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

Mohammad Fadil Djailani, Lilis Varwati

Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB
Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengatakan Indonesia dinilai tidak perlu bermimpi mengalahkan Amerika Serikat (AS) dan China dalam perlombaan pengembangan algoritma artificial intelligence (AI). (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Indonesia dinilai sulit mengejar AS-China dalam algoritma AI.
  • Investasi AI diminta fokus pada kekuatan yang realistis.
  • Data penduduk besar jadi modal, tapi perlindungannya masih lemah.

Suara.com - Indonesia dinilai tidak perlu bermimpi mengalahkan Amerika Serikat (AS) dan China dalam perlombaan pengembangan algoritma artificial intelligence (AI).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) Stella Christie mengatakan ekosistem AI setidaknya memiliki tiga komponen utama, yaitu algoritma, data, dan computing power.

Menurutnya, Indonesia perlu menentukan bagian mana yang memang mampu dikuasai agar investasi AI nasional tidak salah sasaran.

"Algoritma itu artinya penghitungan-penghitungan yang dilakukan oleh data-data yang tersedia dan penghitungannya dilakukan di computing power," kata Stella dalam acara IABC Indonesia Conference 2026 di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Saat ditanya mengenai peluang Indonesia memiliki algoritma AI yang mampu bersaing secara global, Stella memberikan jawaban tegas.

"Apakah Indonesia punya peluang untuk bisa mempunyai algoritma yang luar biasa bagus dan bersaing? Jawaban saya, ini analisa saya, boleh setuju boleh tidak," ujarnya.

Stella menilai pengembangan algoritma AI terdepan saat ini akan dikuasai AS dan China. Bahkan, menurut dia, negara-negara Eropa juga menghadapi persoalan serupa.

Karena itu, Indonesia dinilai tidak perlu menggelontorkan investasi besar-besaran hanya untuk mengejar ketertinggalan algoritma dari dua negara tersebut.

"Mengetahui bahwa mana yang kita bisa bersaing, mana yang kita tidak bisa bersaing, itu penting agar kita bisa berstrategi dengan tepat," katanya.

baca juga

Stella menegaskan hal tersebut bukan berarti Indonesia harus berhenti mengembangkan algoritma AI. Pengembangan tetap dapat dilakukan, tetapi investasi harus disesuaikan dengan posisi Indonesia dalam persaingan global.

"Bukan berarti kita tidak melakukannya. Kita boleh tetap melakukannya, tapi jangan berpikir investasi besar-besaran kepada algoritma, kita tidak akan bisa bersaing mengalahkan, karena eksponensinya sudah, kita sudah kalah," ujarnya.

Jika algoritma bukan medan yang paling realistis untuk dikejar, Stella melihat peluang besar pada komponen AI lainnya, yakni data.

Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Besarnya populasi, ditambah tingginya aktivitas digital masyarakat, membuat Indonesia menghasilkan data dalam jumlah sangat besar.

"Kalau data, bagaimana kesempatan kita? Nah, kita negara nomor 4 terbesar di dunia. Artinya kita punya data yang luar biasa. Kita pengguna TikTok nomor satu di dunia," ungkap Stella.

Namun, besarnya produksi data tersebut belum otomatis menjadi kekuatan ekonomi maupun teknologi bagi Indonesia.

Stella justru menyoroti persoalan perlindungan data. Menurutnya, masyarakat dan pemerintah perlu mulai melihat data yang dihasilkan di Indonesia sebagai aset strategis, bukan sekadar informasi yang bebas diberikan kepada berbagai platform digital.

"Artinya kita belum memikirkan bahwa data yang kita di Indonesia punyai itu harusnya menjadi aset yang luar biasa yang harus diproteksi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Ni Luh Djelantik Singgung Gibran yang Sering Bicara AI: Saya Tak Yakin Dia Paham

Ni Luh Djelantik Singgung Gibran yang Sering Bicara AI: Saya Tak Yakin Dia Paham

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:24 WIB

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:20 WIB

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:13 WIB

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:10 WIB

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:00 WIB

Pinjaman Ditolak? Begini Cara Cek Nama Kamu di OJK Lewat HP

Pinjaman Ditolak? Begini Cara Cek Nama Kamu di OJK Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 06:45 WIB

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 06:10 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 06:00 WIB

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 05:30 WIB

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

×