Pramono Anung Ancam Pecat ASN yang Terbukti Jadi Calo Rekrutmen Damkar

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 29 September 2026 | 18:23 WIB
Pramono Anung Ancam Pecat ASN yang Terbukti Jadi Calo Rekrutmen Damkar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengancam memberhentikan ASN Pemprov yang terlibat percaloan rekrutmen damkar.
  • Wintarko Setiawan melaporkan kasus penipuan rekrutmen damkar senilai Rp70 juta ke Polres Metro Jakarta Timur.
  • Korban mengalami kerugian finansial besar dan harus mencicil utang bank akibat janji palsu tersebut.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengancam memberhentikan aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI yang terbukti terlibat percaloan rekrutmen petugas pemadam kebakaran (damkar).

Pramono menegaskan tak akan memberikan ruang tawar-menawar bagi pejabat yang terbukti bermain dalam proses rekrutmen tersebut. Bahkan, pemberhentian dapat dilakukan meski proses hukum terhadap kasusnya masih berjalan.

“Jadi kalau memang ada upaya, ada temuan, ada bukti kuat, siapapun pejabat itu, begitu tahu dilakukan, walupun prosesnya masih berjalan, saya akan hentikan sebagai ASN Pemprov Jakarta. Sehingga dengan demikian nggak ada apa, tawar-menawar untuk hal tersebut,“ ujar Pramono di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2026).

Pernyataan Pramono itu disampaikan di tengah mencuatnya kasus dugaan penipuan berkedok calo rekrutmen damkar yang dialami Wintarko Setiawan.

Wintarko mengaku mengalami kerugian Rp70 juta setelah dijanjikan bisa lolos menjadi petugas Damkar Jakarta.

“Saya kerugian totalnya Rp70 juta, yang dia janjikan itu bisa membawa dan meloloskan saya menjadi petugas Damkar Jakarta,“ kata Wintarko.

Warga Jakarta bernama Wintarko Setiawan (31) menjadi korban dugaan penipuan dalam proses rekrutmen petugas pemadam kebakaran (Damkar) DKI Jakarta melapor ke Polres Metro Jakarta Timur, Senin (28/9/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)
Warga Jakarta bernama Wintarko Setiawan (31) menjadi korban dugaan penipuan dalam proses rekrutmen petugas pemadam kebakaran (Damkar) DKI Jakarta melapor ke Polres Metro Jakarta Timur, Senin (28/9/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

Kasus tersebut bermula pada Agustus 2025.

Saat itu, Wintarko berbincang dengan seorang guru sekolah dasar negeri di kawasan Kramat Jati yang kemudian mengenalkannya dengan seseorang yang disebut memiliki akses untuk meloloskannya dalam seleksi damkar.

“Akhirnya guru itu mengenalkan saya sama pihak Damkar katanya bisa untuk meloloskan saya, dan akhirnya saya setuju. Terus saya mencari dananya juga, dana segitu tidak sedikit ya, apalagi seorang saya masyarakat kecil,“ ujar Wintarko.

baca juga

Wintarko sebelumnya pernah gagal mengikuti seleksi pada 2018-2019. Demi memenuhi uang yang diminta, dia bahkan meminjam dana dari Bank DKI dengan jaminan.

Namun, janji untuk meloloskannya tak kunjung terealisasi. Uang puluhan juta rupiah telah diserahkan, tetapi Wintarko mengaku tetap tidak diterima sebagai petugas damkar.

“Dana sebesar itu sama dia cuma janji-janji aja, bilang katanya masuk, sampai saat ini tidak masuk. Dari Agustus 2025 sampai 2026 itu tidak ada perkembangannya juga, dan realisasinya tidak ada, nol besar,“ ucap Wintarko.

Saat meminta kepastian, Wintarko mengaku justru mendapat respons menantang dari pihak yang disebutnya sebagai pelaku.

“Dia juga malah menantang saya, bilang 'Silakan saja lapor ke Polres. Saya akan ikuti prosedur dari Polres juga segala macam'. Dari situ lah saya akhirnya melapor,“ jelas Wintarko.

Wintarko kemudian mendatangi Markas Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur pada Senin (28/9/2026) untuk menanyakan perkembangan laporan dugaan penipuan yang disebutnya belum membuahkan hasil sejak awal Agustus.

Di sisi lain, kasus tersebut membuat beban keuangan Wintarko semakin berat. Pinjaman yang digunakan untuk memenuhi uang yang diminta terus harus dicicil setiap bulan.

“Saya kan berarti sudah setahun lebih bayarin. Minjam Rp70 juta kita mengembalikan tidak segitu, jadi Rp108 juta, karena di tiap bulannya kita bayar Rp2,1 juta,“ ucap Wintarko.

Wintarko berharap polisi mengusut tuntas dugaan penipuan tersebut dan mengupayakan pemulihan kerugian yang dialaminya.

Pramono menyatakan akan memberikan dukungan terhadap proses penegakan hukum kasus tersebut.

“Saya sebagai gubernur memberikan dukungan sepenuhnya untuk penegakan hukum,“ tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

Praperadilan Ditolak! Status Tersangka Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Sah

Praperadilan Ditolak! Status Tersangka Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Sah

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:53 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

Terkini

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:20 WIB

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:19 WIB

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:17 WIB

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Health | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:11 WIB

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB

×