Buntut Ribuan Siswa Keracunan, Komnas HAM Sebut Pelaksanaan MBG Masuk Pelanggaran HAM

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:46 WIB
Buntut Ribuan Siswa Keracunan, Komnas HAM Sebut Pelaksanaan MBG Masuk Pelanggaran HAM
Komisioner Komnas HAM Uli Parulian Sihombing. [Suara.com/Rakha]
baca 10 detik
  • Komnas HAM menyatakan terjadi dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
  • Sebanyak 44.389 siswa mengalami keracunan serta terjadi pelanggaran hak kesehatan, pangan, dan kebebasan berekspresi.
  • Komnas HAM merekomendasikan pemerintah menegakkan hukum secara adil dan membuka ruang kritik publik terhadap program tersebut.

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berkaitan dengan tata kelola maupun kendala operasional.

Komisioner Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing mengatakan, Komnas HAM menemukan adanya dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam pelaksanaan program tersebut.

"Telah terjadi Pelanggaran HAM dalam pelaksanaan program MBG," kata Uli dalam konferensi pers virtual, Kamis (8/10/2026).

Menurut Uli, sejumlah hak warga yang terdampak dalam pelaksanaan MBG antara lain hak atas kesehatan dan pangan yang layak hingga pelanggaran atas kebebasan berekspresi, dan hak berpendapat.

Komnas HAM juga mencatat sebanyak 44.389 siswa/siswi mengalami keracunan dalam pelaksanaan program MBG berdasarkan data periode Januari 2025 hingga September 2026.

Atas temuan tersebut, Komnas HAM merekomendasikan pemerintah memastikan adanya penegakan hukum terhadap berbagai dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG.

"Memastikan penegakan hukum yang adil, transparan, dan independen terhadap pelanggaran keamanan pangan, lingkungan hidup, maupun dugaan korupsi dalam tata kelola MBG," tekan Uli.

Selain penegakan hukum, Komnas HAM meminta pemerintah membuka ruang kritik bagi masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan program MBG.

"Membuka ruang partisipasi dan pengawasan publik yang bermakna dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat sipil dalam pemantauan, evaluasi, advokasi kebijakan, serta pendampingan korban," imbuh Uli.

baca juga

Ia menegaskan perlu adanya perlindungan terhadap masyarakat yang menyampaikan kritik terkait pelaksanaan program tersebut.

"Kritik atas MBG harus dipandang sebagai bagian dari partisipasi publik dan wujud dari kebebasan berpendapat setiap warga negara yang harus dijamin keamanannya serta tidak boleh dikriminalisasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG Belum Tepat Sasaran, Komnas HAM Soroti Pemetaan SPPG hingga Transparansi Menu

MBG Belum Tepat Sasaran, Komnas HAM Soroti Pemetaan SPPG hingga Transparansi Menu

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Prasmanan MBG Dikritik Pakar: yang Perlu Dibenahi Pengolahan di SPPG, Bukan Penyajian

Prasmanan MBG Dikritik Pakar: yang Perlu Dibenahi Pengolahan di SPPG, Bukan Penyajian

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Jamal Mirdad Rilis Lagu Nasi Hangat, Bawa Pesan tentang Gizi dan Masa Depan Anak Indonesia

Jamal Mirdad Rilis Lagu Nasi Hangat, Bawa Pesan tentang Gizi dan Masa Depan Anak Indonesia

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Uji Coba MBG Prasmanan di Yogyakarta: Siswa Puas, tapi Masih Ada Sisa Makanan 3,3 Kg

Uji Coba MBG Prasmanan di Yogyakarta: Siswa Puas, tapi Masih Ada Sisa Makanan 3,3 Kg

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol

Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Model Prasmanan MBG Tak Otomatis Aman, Pakar Ingatkan Risiko Perkembangbiakan Bakteri

Model Prasmanan MBG Tak Otomatis Aman, Pakar Ingatkan Risiko Perkembangbiakan Bakteri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Terkini

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Siapa yang Diuntungkan?

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Kuasa Hukum Bedah Dakwaan Febrie Adriansyah: Dari Beda Waktu TPPU hingga Peran Kunci Ferry Boboho

Kuasa Hukum Bedah Dakwaan Febrie Adriansyah: Dari Beda Waktu TPPU hingga Peran Kunci Ferry Boboho

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis The Exorcist: Martyrs, Scarlett Johansson Hadapi Pembunuh Berantai

Sinopsis The Exorcist: Martyrs, Scarlett Johansson Hadapi Pembunuh Berantai

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Kebakaran Hebat di Kampung Melayu: Dipicu Korsleting Listrik, 17 Rumah Ludes

Kebakaran Hebat di Kampung Melayu: Dipicu Korsleting Listrik, 17 Rumah Ludes

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Heboh Kebakaran di Gedung Kejati Riau, 5 Mobil Pemadam Dikerahkan

Heboh Kebakaran di Gedung Kejati Riau, 5 Mobil Pemadam Dikerahkan

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:41 WIB

Tragedi Karhutla dan Nasib Ojol: Saat Jalanan Berubah Jadi 'Kamar Gas' Beracun

Tragedi Karhutla dan Nasib Ojol: Saat Jalanan Berubah Jadi 'Kamar Gas' Beracun

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Mengapa Mesin Pompa Air Terus Berbunyi Cetak-Cetek Saat Kran Dibuka Sedikit?

Mengapa Mesin Pompa Air Terus Berbunyi Cetak-Cetek Saat Kran Dibuka Sedikit?

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:38 WIB

5 Tablet Samsung dengan Stylus Pen dari yang Termurah Oktober 2026

5 Tablet Samsung dengan Stylus Pen dari yang Termurah Oktober 2026

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:29 WIB

×