Ranjau Selat Hormuz Makan Korban Lagi, Kapal Supertanker Bawa 2 Juta Barel Minyak Meledak

Pebriansyah Ariefana

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:32 WIB
Ranjau Selat Hormuz Makan Korban Lagi, Kapal Supertanker Bawa 2 Juta Barel Minyak Meledak
Kapal-kapal di Selat Hormuz dekat pantai Bandar Abbas, Iran, pada 21 Juni. [West Asia News Agency/via Reuters]
baca 10 detik
  • Kapal supertanker minyak meledak di Selat Hormuz akibat menabrak ranjau laut Iran.
  • IRGC menegaskan kapal yang mematikan sistem navigasi otomatis dianggap sebagai kapal musuh.
  • Konflik navigasi terus memanas meski AS dan Iran sempat menandatangani nota kesepahaman.

Suara.com - Sebuah kapal supertanker berkapasitas 2 juta barel minyak memicu ledakan hebat di bagian ruang mesin usai menabrak ranjau saat nekat menerobos Selat Hormuz. Kelompok militer Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa insiden krusial tersebut terjadi pada Minggu (11/10).

Pelayaran ilegal tanpa mengaktifkan sistem pelacak navigasi menjadi penyebab utama armada raksasa itu menghantam ranjau di kawasan rawan konflik tersebut. Kejadian ini menandai kasus ketiga kapal armada komersial yang hancur akibat ranjau di sepanjang jalur terlarang sejak Sabtu lalu.

Otoritas IRGC memilih untuk menyembunyikan identitas resmi, bendera negara, maupun kewarganegaraan dari pemilik kapal tanker tersebut.

"Kapal-kapal yang mematikan sistem navigasinya saat melintasi selat tersebut akan dikategorikan sebagai kapal musuh," tegas Angkatan Laut IRGC dalam pernyataan resminya.

Langkah tegas Tehran ini muncul tepat setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengklaim telah membersihkan ranjau Iran dan membuka kembali jalur navigasi internasional pada akhir Agustus. Namun, pemerintah Iran memblokir kembali kawasan strategis tersebut sejak 12 Juli sebagai respons atas rentetan agresi militer pihak lawan pada 8 Juli.

Ancaman serius terus dilayangkan Iran terhadap seluruh kapal asing yang berani berlayar di luar koridor resmi tanpa mengantongi izin tertulis.

"AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari," yang kemudian dibalas Tehran lewat hujan rudal serta serangan drone beruntun.

Aksi saling balas serangan tersebut secara efektif melumpuhkan total aktivitas lalu lintas perairan vital yang menjadi urat nadi minyak dunia. Sebagai tindakan balasan atas penutupan jalur perairan, militer Amerika Serikat menerapkan blokade laut secara ketat di seluruh pelabuhan utama milik Iran.

Guna meredakan tensi konflik, diplomasi sempat terbangun ketika AS dan Iran menyepakati nota kesepahaman terkait kebebasan navigasi pada Juni lalu. Sayangnya, realisasi kesepakatan damai di lapangan terus menemui jalan buntu akibat perbedaan pandangan mengenai jaminan keamanan di Selat Hormuz.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:51 WIB

8 Cara Memudarkan Flek Hitam dengan Minyak Zaitun dan Kunyit menurut Medis

8 Cara Memudarkan Flek Hitam dengan Minyak Zaitun dan Kunyit menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Ranjau Selat Hormuz Makan Korban Lagi, Kapal Supertanker Bawa 2 Juta Barel Minyak Meledak

Ranjau Selat Hormuz Makan Korban Lagi, Kapal Supertanker Bawa 2 Juta Barel Minyak Meledak

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Yadea GT80 Motor Listrik Bergaya Grand Touring Harga Rp 20 Jutaan

Yadea GT80 Motor Listrik Bergaya Grand Touring Harga Rp 20 Jutaan

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Doli Kurnia Sebut Pasal Syarat Pendidikan Gibran di PKPU Muncul Tiba-Tiba

Doli Kurnia Sebut Pasal Syarat Pendidikan Gibran di PKPU Muncul Tiba-Tiba

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Drakor Happy Anding Tayang 6 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Drakor Happy Anding Tayang 6 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kata-kata Adrian Wibowo Usai Debut di Kasta Kedua Liga Austria: Vamos!

Kata-kata Adrian Wibowo Usai Debut di Kasta Kedua Liga Austria: Vamos!

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri, Perempuan dan Anak Rentan Kehilangan Perlindungan Hukum

Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri, Perempuan dan Anak Rentan Kehilangan Perlindungan Hukum

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Bebas Bulu dan Bau Kotoran! 3 Air Purifier Khusus Pecinta Kucing, Mulai Rp1 Jutaan

Bebas Bulu dan Bau Kotoran! 3 Air Purifier Khusus Pecinta Kucing, Mulai Rp1 Jutaan

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Yamaha XMAX Berkonsep Robotik Borong Enam Penghargaan CustoMAXi 2026

Yamaha XMAX Berkonsep Robotik Borong Enam Penghargaan CustoMAXi 2026

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:15 WIB

NasDem dan PKS Kompak, Tak Mau Buru-Buru Dukung Prabowo di Pilpres 2029

NasDem dan PKS Kompak, Tak Mau Buru-Buru Dukung Prabowo di Pilpres 2029

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Buntut Ijazah Gibran, Mahfud MD: KPU Harus Diseret ke Pengadilan

Buntut Ijazah Gibran, Mahfud MD: KPU Harus Diseret ke Pengadilan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:13 WIB

×