Komdigi Bantah Batasi Internet Saat Demo 27 Agustus, tapi Akui Takedown 486 Konten Medsos

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:53 WIB
Komdigi Bantah Batasi Internet Saat Demo 27 Agustus, tapi Akui Takedown 486 Konten Medsos
Ilustrasi aksi demonstrasi 27 Agustus di depan kawasan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc]
baca 10 detik
  • Kementerian Komunikasi dan Digital membantah melakukan pembatasan internet saat demonstrasi massal di Jakarta pada Agustus lalu.
  • Komdigi mengakui telah menurunkan 486 konten terkait aksi unjuk rasa berdasarkan hasil patroli siber yang dilakukan.
  • Komnas HAM akan mendalami kebijakan penurunan konten tersebut untuk memastikan kesesuaian hukum dan kebebasan berekspresi.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membantah pernah lakukan pembatasan internet dan media sosial ketika terjadi demonstrasi massal pada 27 Agustus 2026 lalu.

Pernyataan itu disampaikan Komdigi saat memenuhi panggilan komisioner Komnas HAM di Jakarta.

Komisioner Komnas HAM Saurlin P Siagian menyampaikan pihaknya sengaja memanggil Komdigi untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pembatasan internet karena sulitnya jaringan telefon di sekitar area demo yang terkonsentrasi di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, pada saat itu.

"Mereka menyampaikan tidak melakukan pembatasan internet," kata Saurlin di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Meski membantah pembatasan internet, Saurlin mengatakan kalau Komdigi mengakui telah melakukan penertiban terhadap ratusan konten dengan dilakukan penurunan atau takedown.

Total ada 486 konten terkait aksi demo 27 Agustus yang di-takedown Komdigi.

"Mereka melakukan pembatasan terhadap setidaknya 486 konten, hasil dari patroli cyber dari Kominfo. Mereka menduga dan menganggap ada kaitan yang dianggap melanggar hukum, sehingga dilakukan pembatasan terhadap konten-konten itu," kata Saurlin.

Terhadap tindakan itu, Saurlin menyampaikan kalau Komnas HAM akan mendalami lebih lanjut isi kebijakan menurunkan konten-konten tersebut apakah memiliki dasar hukum dan tidak melanggar hak atas kebebasan berekspresi.

"Karena perlu kita lihat apakah memang memenuhi unsur pelanggaran hukum, sehingga Kominfo takedown konten-konten tersebut," imbuhnya.

baca juga

Saurlin tidak mendetailkan jenis konten yang diturunkan tersebut. Namun, salah satunya, ia memastikan konten yang di-takedown ity berkaitan dengan pengeroyokan terhadap penjual cermin hingga tewas.

"Jadi ada beberapa konten yang viral terkait dengan meninggalnya BS, dan kemudian mereka secara inisiatif juga, inisiatif dari pemilik platform sebenarnya, berdasarkan laporan mereka, pemilik platform juga melakukan 'takedown' mandiri karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap 'community guidelines'," ujar Saurlin.

Saurlin mengatakan pihaknya kemungkinan tidak akan kembali memanggil Komdigi karena informasi yang diperoleh dinilai cukup untuk tahap pemeriksaan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Dalami Dasar Hukum Komdigi Takedown 486 Konten Aksi Agustus 2026

Komnas HAM Dalami Dasar Hukum Komdigi Takedown 486 Konten Aksi Agustus 2026

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Apa Saja Masalahnya?

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Apa Saja Masalahnya?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:27 WIB

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:05 WIB

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

250 Frekuensi Diamankan untuk MotoGP Mandalika, Komdigi Cegah Gangguan Komunikasi

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Buntut Ribuan Siswa Keracunan, Komnas HAM Sebut Pelaksanaan MBG Masuk Pelanggaran HAM

Buntut Ribuan Siswa Keracunan, Komnas HAM Sebut Pelaksanaan MBG Masuk Pelanggaran HAM

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:46 WIB

MBG Belum Tepat Sasaran, Komnas HAM Soroti Pemetaan SPPG hingga Transparansi Menu

MBG Belum Tepat Sasaran, Komnas HAM Soroti Pemetaan SPPG hingga Transparansi Menu

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Terkini

Komdigi Bantah Batasi Internet Saat Demo 27 Agustus, tapi Akui Takedown 486 Konten Medsos

Komdigi Bantah Batasi Internet Saat Demo 27 Agustus, tapi Akui Takedown 486 Konten Medsos

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:53 WIB

BUMI Buka Suara Kabar Akuisisi Tambang Kideco

BUMI Buka Suara Kabar Akuisisi Tambang Kideco

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Misi Pemadaman Karhutla Kalimantan Berakhir, Komandan Pasukan Bela Diri Jepang Ungkap Fakta Ini

Misi Pemadaman Karhutla Kalimantan Berakhir, Komandan Pasukan Bela Diri Jepang Ungkap Fakta Ini

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Decision To Leave: Ketika Rasa Curiga Perlahan Berubah Jadi Rasa Rindu

Decision To Leave: Ketika Rasa Curiga Perlahan Berubah Jadi Rasa Rindu

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Liburan Muslim-Friendly di Bali, Ini yang Perlu Disiapkan agar Perjalanan Lebih Nyaman

Liburan Muslim-Friendly di Bali, Ini yang Perlu Disiapkan agar Perjalanan Lebih Nyaman

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Rano Karno Usulkan RAPBD DKI 2027 Rp 82,89 Triliun

Rano Karno Usulkan RAPBD DKI 2027 Rp 82,89 Triliun

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara

Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara

Batam | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Krinologis Pilot WNI Ditolak Masuk Israel, Pesawat Ethiopian Airlines Dipaksa Putar Balik

Krinologis Pilot WNI Ditolak Masuk Israel, Pesawat Ethiopian Airlines Dipaksa Putar Balik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Cara Berhenti di Lampu Merah Mobil CVT vs AT: Masuk N atau Tahan di D?

Cara Berhenti di Lampu Merah Mobil CVT vs AT: Masuk N atau Tahan di D?

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:41 WIB

4 Serum Sachet Murah di Indomaret dan Alfamart, Ukuran Mini Bisa Dibawa ke Mana Saja

4 Serum Sachet Murah di Indomaret dan Alfamart, Ukuran Mini Bisa Dibawa ke Mana Saja

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:41 WIB

×