Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Vania Rossa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB
Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana
Diseminasi policy brief bertajuk “Pelibatan Bermakna, Ketangguhan Bencana yang Inklusif” di Jakarta, Senin (27/10/2026). (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Organisasi Penyandang Disabilitas bersama MPBI dan lembaga kemanusiaan meluncurkan policy brief inklusif di Jakarta pada Senin, 27/10/2026.
  • Penyandang disabilitas didorong terlibat aktif dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana agar sistem evakuasi dan layanan lebih aksesibel.
  • Agenda penguatan mencakup pembentukan ULD-PB, pelibatan sebagai relawan, serta partisipasi penuh sejak perencanaan hingga evaluasi.

Suara.com - Penyandang disabilitas perlu dilibatkan secara bermakna dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari perencanaan, kesiapsiagaan, respons, hingga pemulihan. Keterlibatan ini penting untuk memastikan sistem peringatan dini, evakuasi, dan layanan pengungsian dapat diakses sesuai kebutuhan mereka.

Dorongan tersebut disampaikan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPDis) bersama Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) dan sejumlah lembaga kemanusiaan dalam diseminasi policy brief bertajuk “Pelibatan Bermakna, Ketangguhan Bencana yang Inklusif” di Jakarta, Senin (27/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para pemangku kepentingan menyoroti bahwa penyandang disabilitas masih kerap ditempatkan sebagai penerima bantuan, bukan sebagai pihak yang memiliki kapasitas dan hak untuk berkontribusi dalam penanggulangan bencana.

Padahal, kebutuhan aksesibilitas perlu diperhatikan sejak tahap perencanaan. Peringatan dini yang hanya mengandalkan sirene atau pengeras suara, misalnya, dapat menyulitkan penyandang disabilitas tuli. Sementara itu, jalur evakuasi tanpa petunjuk yang jelas dapat membahayakan penyandang disabilitas netra.

Penyandang disabilitas fisik juga menghadapi hambatan ketika jalur evakuasi, kendaraan, dan fasilitas pengungsian tidak aksesibel.

Adapun penyandang disabilitas mental-psikososial membutuhkan dukungan yang mempertimbangkan kondisi psikologis, kesinambungan layanan kesehatan, serta perlindungan dari stigma.

Karena itu, pelibatan tidak cukup hanya dengan mengundang penyandang disabilitas dalam forum konsultasi. Pandangan mereka perlu dipertimbangkan dan memengaruhi pengambilan keputusan.

“Penanggulangan bencana perlu dirancang bersama kami, bukan hanya untuk kami,” demikian pesan yang disampaikan perwakilan penyandang disabilitas dalam kegiatan tersebut.

Tiga agenda penguatan

baca juga

Melalui policy brief tersebut, MPBI bersama OPDis dan aktor kemanusiaan mendorong tiga agenda utama. Pertama, memperkuat dan melembagakan Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD-PB) sebagai mekanisme kolaborasi pemerintah dan organisasi penyandang disabilitas.

Analis Kebencanaan Ahli Muda Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kemala Trajuningsari, mengatakan ketentuan mengenai pembentukan ULD telah dimasukkan dalam rancangan revisi peraturan badan yang masih diproses.

“Di dalamnya sudah ada pasal terkait bahwa BPBD bisa membentuk ULD,” ujar Kemala.

Ia menyebutkan, berdasarkan data BNPB, ULD-PB telah terbentuk di lima provinsi, yakni Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali, dan Jawa Tengah. Pembentukan tersebut dilakukan melalui mitra, bukan BNPB.

Ketua Umum MPBI, Dr. Avianto Amri, mengatakan kinerja ULD-PB perlu diukur melalui sejumlah indikator untuk memastikan mekanisme tersebut berjalan efektif.

“Dalam Policy Brief halaman 8-9, kita bisa mengukur bagaimana performance-nya ULD, perlu ada legalitas, kepemimpinan inklusif, kinerja. Ada lima hal untuk menyusun indikator performance dan halaman selanjutnya fungsinya ULD itu apa. Ada audit aksesibilitas,” ujar Avianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Sita Dokumen Proyek Vendor dari Sestama BNPB, Usut Dugaan Konflik Kepentingan!

KPK Sita Dokumen Proyek Vendor dari Sestama BNPB, Usut Dugaan Konflik Kepentingan!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Sestama BNPB Klaim Serahkan Dokumen ke Penyidik KPK

Usai Diperiksa 7 Jam, Sestama BNPB Klaim Serahkan Dokumen ke Penyidik KPK

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:57 WIB

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:56 WIB

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:52 WIB

×