4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB
4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026
Apresiasi Penyelenggara Sekolah Rakyat Terbaik dalam ajang Mandaya Awards 2026.(Dok. Kemensos)

Suara.com - Sebanyak empat Sekolah Rakyat meraih penghargaan sebagai Penyelenggara Sekolah Rakyat Terbaik dalam ajang Mandaya Awards 2026. Apresiasi ini diberikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayan Masyarakat (Kemenko PM).

Adapun empat sekolah tersebut, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kediri, SRT 1 Kabupaten Takalar, SRT 1 Kabupaten Bogor yang ketiganya dari jenjang SMA, dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 14 Bandung Barat. 

Mandaya Awards 2026 adalah penghargaan bagi berbagai pihak yang dinilai telah memberi kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat, seperti pemerintah daerah, perguruan tinggi, pesantren, badan usaha, hingga masyarakat. 

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan. Menurut dia, angka kemiskinan tidak dapat turun dengan sendirinya, tetapi perlu melibatkan banyak pihak. Mulai dari kontribusi kepala desa, dosen, mahasiswa, pengusaha, hingga pimpinan pesantren.

"Di balik turunnya angka kemiskinan ini, ada orang-orang yang mau turun tangan. Para kepala desa yang turun terus ke dusun masing-masing," kata Muhaimin di Ballroom Plaza BP Jamsostek, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

"Bukan yang paling besar lembaganya, juga bukan yang paling mahal anggarannya. Tetapi yang paling kita harapkan adalah siapa yang dampaknya nyata dan dibuktikan," sambungnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan data BPS 2026, tingkat kemiskinan turun dari 8,57 persen menjadi 8,07 persen. Sedangkan kemiskinan ekstrem turun dari 2,8 juta menjadi 1,7 juta jiwa.

"Artinya, dalam dua tahun ini sekitar 1,1 juta saudara kita keluar dari kemiskinan ekstrem," jelas Muhaimin.

Selain itu, Muhaimin mengatakan, pemerintah juga berkoordinasi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan melalui pendidikan, pembiayaan usaha, pendampingan desa, dan program lainnya. Salah satunya melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang kini diikuti 44.200 anak.

baca juga

"Ada satu cerita yang paling menarik dan membanggakan bahwa hari ini 44 ribu anak-anak yang terlantar dan kurang beruntung dari keluarga yang paling miskin, hari ini telah bersekolah di Sekolah Rakyat dengan fasilitas yang lengkap dan memadai," ujarnya.

Menurut Muhaimin, para murid telah menunjukkan perkembangan positif setelah bersekolah di Sekolah Rakyat.

"Saya sendiri amat sangat kaget, 6 bulan yang lalu dibanding dengan yang sekarang, anak-anak yang bersekolah di Sekolah Rakyat sudah berubah segalanya. Semuanya menjadi segar, motivasinya tinggi, hari ini sudah mengalami berbagai kemajuan," katanya.

Disisi lain, Muhaimin menjelaskan, pemerintah juga membekali para orang tua murid Sekolah Rakyat dengan beragam pendidikan dan kemampuan baru agar dapat meningkatkan produktivitas serta membangun kemandirian ekonomi keluarga.

"Orang tua keluarga miskin yang sedang bersekolah di Sekolah Rakyat kita bekali, kita didik dan kita mandirikan melalui Program LAKSMI. Anaknya belajar, orangtuanya memiliki kemampuan baru. Dan insyaallah, tahun ini kita akan berhasil. Anaknya bersekolah dengan masa depan yang cerah dan orangtuanya mandiri menjadi orang yang produktif," ungkap dia.

Melalui Sekolah Rakyat, pemberdayaan diharapkan berlangsung dalam satu kesatuan keluarga. Anak memperoleh akses pendidikan dan kesempatan memperbaiki masa depan, sementara orang tua didorong meningkatkan kemampuan agar lebih produktif dan mampu menopang kesejahteraan keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Digitalisasi Perlinsos di Sulsel Terus Dipacu Demi Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Digitalisasi Perlinsos di Sulsel Terus Dipacu Demi Pastikan Bansos Tepat Sasaran

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Wamensos Agus Jabo Resmikan Taman Anak Sejahtera dan Salurkan Bantuan Atensi di Surakarta

Wamensos Agus Jabo Resmikan Taman Anak Sejahtera dan Salurkan Bantuan Atensi di Surakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Festival Gandrung Sewu 2026, Siswi Sekolah Rakyat Tampil Memukau Bersama Ribuan Penari

Festival Gandrung Sewu 2026, Siswi Sekolah Rakyat Tampil Memukau Bersama Ribuan Penari

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Terkini

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:41 WIB

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:10 WIB

×