Amnesty Desak Polisi Cabut Larangan Demo di Bundaran HI: Biarkan Warga Bersuara

Bangun Santoso

Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:55 WIB
Amnesty Desak Polisi Cabut Larangan Demo di Bundaran HI: Biarkan Warga Bersuara
Massa pengunjuk rasa dari aliansi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil berhasil menembus barikade pengamanan hingga memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026) sore. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Amnesty International Indonesia mendesak kepolisian mencabut larangan demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil di Bundaran HI pada Rabu, 28 Oktober 2026.
  • Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas yang tergabung dalam Komite Sadar menggelar aksi unjuk rasa bertajuk #IndonesiaSadar di Jakarta Pusat.
  • Komite Sadar menuntut pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mempertanggungjawabkan janji politik serta merealisasikan lima poin tuntutan pokok rakyat.

Suara.com - Amnesty International Indonesia secara tegas mendesak aparat kepolisian untuk mencabut larangan demonstrasi bagi aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil yang hendak menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026) hari ini.

Desakan pencabutan larangan tersebut disuarakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, menyusul langkah barikade aparat keamanan yang memblokade akses massa menuju lokasi.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menegaskan bahwa tugas inti Korps Bhayangkara sejatinya bukan melarang unjuk rasa, melainkan memfasilitasi dan memastikan tersedianya ruang aman bagi seluruh warga yang berkumpul secara damai.

Usman menyatakan bahwa Bundaran HI merupakan wilayah publik yang terbuka bagi penyampaian aspirasi masyarakat secara sah.

"Larangan aksi di kawasan tersebut tidak memiliki alasan legalitas, nesesitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas. Biarkan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka secara damai," kata Usman dalam keterangan tertulisnya.

Amnesty menyoroti dalih aparat penegak hukum yang selama ini melarang dan menghalangi langkah massa aksi menuju Bundaran HI dengan alasan kawasan tersebut merupakan pusat mobilitas dan urat nadi perekonomian masyarakat.

Amnesty meminta pemerintah tidak menutup mata dan memandang keresahan massa sebagai aspirasi murni warga negara yang hak penyampaiannya dijamin serta dilindungi oleh konstitusi.

Lebih lanjut, Usman mengingatkan bahwa negara tidak boleh mengedepankan pendekatan represif, melarang kehadiran massa aksi, atau melancarkan kekerasan hingga penangkapan sewenang-wenang.

Mengenai simbol perjuangan mahasiswa, Usman menilai seruan aksi bertajuk #IndonesiaSadar berlogo salam tiga jari merupakan ekspresi politik yang konstitusional.

baca juga

"Itu bukan slogan hasutan permusuhan, diskriminasi dan kekerasan," ujar dia.

Sementara di lapangan, ratusan demonstran dari berbagai universitas, simpul gerakan mahasiswa, dan aliansi masyarakat sipil mulai berdatangan di kawasan Gedung Thamrin Nine, Jakarta Pusat, sejak Rabu siang.

Sekitar pukul 14.30 WIB, massa tampak mengibarkan bendera organisasi, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), BEM Universitas Airlangga (Unair), Front Mahasiswa Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), serta Pembaru Indonesia.

Laju massa yang hendak melangkah ke arah Bundaran HI terhenti akibat hadangan barikade barisan personel kepolisian.

Koordinator Bidang Sosial dan Politik BEM UI Hafidz Hernanda terlihat aktif mengoordinasikan barisan demonstran agar tetap dapat melintasi barikade menuju Bundaran HI.

Sebelumnya, BEM UI telah mengajak publik turun ke jalan lewat akun Instagram resminya untuk mengikuti aksi #IndonesiaSadar yang diagendakan mulai pukul 14.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar UGM: Gelombang Demonstrasi Sumpah Pemuda Jadi Tamparan Keras Bobroknya Tata Kelola Negara

Guru Besar UGM: Gelombang Demonstrasi Sumpah Pemuda Jadi Tamparan Keras Bobroknya Tata Kelola Negara

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:45 WIB

BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, KSP Minta Tak Anarkis dan Buka Pintu Dialog

BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, KSP Minta Tak Anarkis dan Buka Pintu Dialog

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI

Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Terkini

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Permudah Transaksi Bisnis dalam Genggaman

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Permudah Transaksi Bisnis dalam Genggaman

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Amnesty Desak Polisi Cabut Larangan Demo di Bundaran HI: Biarkan Warga Bersuara

Amnesty Desak Polisi Cabut Larangan Demo di Bundaran HI: Biarkan Warga Bersuara

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:55 WIB

BGN Bantah 400 Siswa Keracunan MBG di Dramaga Bogor: yang Benar 40

BGN Bantah 400 Siswa Keracunan MBG di Dramaga Bogor: yang Benar 40

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Setahun Sekolah Rakyat, Siswa Raih Ratusan Prestasi Nasional dan Internasional

Setahun Sekolah Rakyat, Siswa Raih Ratusan Prestasi Nasional dan Internasional

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:53 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi Bisnis Lewat Qlola Mobile, Aktivasi Tanpa ke Cabang

BRI Perkuat Digitalisasi Bisnis Lewat Qlola Mobile, Aktivasi Tanpa ke Cabang

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Review Film Henry's First Date: Misteri Ingatan yang Tereset Setiap Pagi

Review Film Henry's First Date: Misteri Ingatan yang Tereset Setiap Pagi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Viva Astringent Cucumber untuk Apa? Ini 6 Manfaatnya Bagi Kulit Wajah

Viva Astringent Cucumber untuk Apa? Ini 6 Manfaatnya Bagi Kulit Wajah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan

4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Transaksi Qlola by BRI Tumbuh 32%, Layanan Mobile Makin Terintegrasi

Transaksi Qlola by BRI Tumbuh 32%, Layanan Mobile Makin Terintegrasi

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Guru Besar UGM: Gelombang Demonstrasi Sumpah Pemuda Jadi Tamparan Keras Bobroknya Tata Kelola Negara

Guru Besar UGM: Gelombang Demonstrasi Sumpah Pemuda Jadi Tamparan Keras Bobroknya Tata Kelola Negara

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:45 WIB

×