'Raja Nikel' Arif Kurniawan Dibidik Kejagung! Diduga Kendalikan 6 Perusahaan Tambang

Muhamad Yasir

Jum'at, 06 November 2026 | 16:57 WIB
'Raja Nikel' Arif Kurniawan Dibidik Kejagung! Diduga Kendalikan 6 Perusahaan Tambang
Dirdik Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar di Gedung Pidsus Kejagung, Jakarta, Jumat (6/11/2026).
baca 10 detik
  • Kejagung mengusut korupsi tambang nikel di Sulawesi Tenggara periode 2013-2025 yang dikendalikan oleh Arif Kurniawan.
  • Penyidikan mengungkap adanya penyimpangan perizinan serta penyuapan penyelenggara negara untuk memanipulasi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya.
  • Penyidik belum menetapkan tersangka, namun telah memeriksa 38 saksi serta menyita sejumlah barang bukti dokumen dan uang tunai.

Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut dugaan korupsi tata kelola pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara periode 2013–2025. Dalam perkara ini, sosok AK alias Arif Kurniawan disebut sebagai pihak yang mengendalikan enam perusahaan tambang nikel.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar mengatakan, AK diduga menjadi penerima manfaat dari aktivitas pertambangan yang dilakukan enam perusahaan tersebut, yakni PT BSJ, PT KAA, PT ANI, PT AMI, PT AMID, dan PT HJ.

“Pertambangan usaha nikel ini, yang dilakukan perusahaan ini, dikendalikan oleh AK sebagai penerima manfaat,” kata Saiful di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Nama AK sebelumnya juga diungkap Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) sebagai pihak yang diduga mengendalikan perusahaan-perusahaan penguasa kawasan hutan negara secara ilegal.

Dalam penyidikan, Kejagung menemukan dugaan penyimpangan perizinan pada PT BSJ dan PT KAA.

Izin Usaha Pertambangan (IUP) kedua perusahaan itu telah berakhir pada 2015, tetapi tetap diperpanjang melalui skema suspend sebanyak tiga kali.

Padahal, hasil eksplorasi dan studi kelayakan kedua perusahaan tersebut telah ditolak pejabat Dinas ESDM Sulawesi Tenggara.

Wilayah izin seharusnya dikembalikan kepada negara, tetapi penolakan itu kemudian dicabut akibat dugaan penyalahgunaan wewenang oleh penyelenggara negara.

“Terkait suspend ini, harusnya izin IUP-nya itu dihentikan dan dikembalikan kepada negara,” ujarnya.

baca juga

Selain dugaan penyimpangan izin, perusahaan-perusahaan tersebut juga diduga menyuap penyelenggara negara untuk memanipulasi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) agar kegiatan pertambangan tetap berjalan secara melawan hukum.

Meski telah disebut sebagai pengendali perusahaan, AK belum ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih menyusun konstruksi perkara dengan memeriksa 38 saksi.

“Hari ini juga, tim sedang melakukan beberapa pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” imbuhnya.

Kejagung juga telah menggeledah sejumlah lokasi dan menyita barang bukti berupa perangkat elektronik, dokumen, serta uang tunai.

“Perkembangan selanjutnya nanti akan kami sampaikan kepada media,” katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:39 WIB

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

Korupsi Saat Bencana Bisa Berujung Hukuman Mati, Ini Kata Ketua Komisi III DPR

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:08 WIB

Bos Tambang Samin Tan Didakwa Sebabkan Kerugian Negara Rp 17,7 Triliun

Bos Tambang Samin Tan Didakwa Sebabkan Kerugian Negara Rp 17,7 Triliun

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:39 WIB

Terkini

'Raja Nikel' Arif Kurniawan Dibidik Kejagung! Diduga Kendalikan 6 Perusahaan Tambang

'Raja Nikel' Arif Kurniawan Dibidik Kejagung! Diduga Kendalikan 6 Perusahaan Tambang

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:57 WIB

Cuekin Buzzer, Bagaimana Taktik Janonisme Kultural di Brasil Bisa Ditiru di Indonesia?

Cuekin Buzzer, Bagaimana Taktik Janonisme Kultural di Brasil Bisa Ditiru di Indonesia?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:54 WIB

Kejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Nikel, Sita Uang Rp11,8 Miliar

Kejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Nikel, Sita Uang Rp11,8 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:53 WIB

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:43 WIB

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:42 WIB

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:38 WIB

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

×