NTB.Suara.com - Rusnah, seorang pemilik galeri mutiara UD Nabil Shop Lombok di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil mengembangkan usahanya hingga menghimpun omset ratusan juta rupiah per bulan.
Perempuan yang menjalankan usaha di bidang kerajinan mutiara, emas, perak dan rhodium tersebut berkolaborasi dengan tukang emas dan perak di Pulau Lombok, NTB.
Produknya berupa mutiara air laut dengan cepat bisa dikenal oleh penikmat ragam mutiara di Tanah Air. Hal itu berkat ketekunannya menjadi mitra binaan PLN melalui Rumah BUMN di Kabupaten Lombok Barat.
"Pembinaan dari PLN ini sangat unik yang membuat saya antusias. Terima kasih saya haturkan kepada PLN. Pembinaan yang diberikan cukup lengkap, dari pelatihan marketing online, manajemen keuangan, packaging, pemasaran melalui online maupun offline," tutur Rusnah.
Rusnah mengaku sudah memiliki tim penjualan yang tergabung dalam dua tim reseller, yaitu reseller umum dan reseller khusus yang berjumlah 80 orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
"Untuk pangsa pasar kami pasar lokal NTB, pasar nasional mulai dari Sabang sampai Merauke. Sementara untuk ke luar negeri saat ini seperti Malaysia dan Arab Saudi dengan omset mencapai 100 juta dalam sebulan," terangnya.
Dia berharap kelak galerinya bisa lebih besar dan mampu bertransformasi menjadi pusat oleh-oleh di Pulau Lombok. Selain itu, bisa membangun kolaborasi dengan UMKM lainnya dan bisa menciptakan tenaga kerja yang lebih banyak lagi.
Sementara itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN NTB, Harfry Jack mengatakan bahwa salah satu tujuan PLN adalah agar listrik juga dapat berperan dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui program TJSL, PLN turut mendukung UMKM binaan semakin memperluas jangkauan pasar dan memiliki daya saing hingga ke level global. Salah satunya dengan berperan aktif memberikan pelatihan dengaan membentuk sebuah Rumah BUMN sebagai wadah pembinaan kepada UMKM.
Baca Juga: Klasemen BRI Liga 1 Usai Rampungnya Pekan ke-28: PSM Unggul 10 Poin di Puncak
Melalui program tersebut, Pihaknyag UMKM melalui pelatihan untuk meningkatkan skill dan kompetensi UKM, seperti pelatihan pemasaran online, packaging, manajemen keuangan, analisa pasar dan yang lainnya.