NTB.Suara.com - Penerawang karakter Mahdiroeiji menyebut Nursyah cenderung memiliki karakter pansos yang selalu ingin mencari perhatian dan ingin dominan terhadap satu masalah.
Penerawang yang disapa Eji ini menyebut sifat pansos Nursyah terlihat dari guratan bibi dan wajahnya. Nursyah juga disebut mudah tidak suka dengan orang lain.
“Pansos itu pasti, kecenderungan orang dari guratan bibir dengan guratan diagonal ke samping kecenderungan berkata banyak, berusaha untuk ada aja di momentum dan berkata banyak. Kemudian guratan matanya ada yang mudah tidak suka dengan orang lain atau iri hati yang tinggi,” jelas Eji dilansir dari
Nursyah juga selalu ingin menampilkan masalahnya kepada publik, agar mendapat respon. Ketika mendapat respon ada rasa puas walaupun respon tersebut negatif.
“Ada perasaan yang ingin diungkapkan ke publik, lebih tepatnya kayak gini kalau saya pengen marah, kalau saya marah ke tembok tidak ada feedbacknya, kalau saya marah ada orang yang membalas dengan kata-kata memicu saya semakin marah disitu ada rasa semakin puas,” kata Eji.
Sementara itu soal karakter Arie Kriting dan Indah Permatasari, Ejie melihat keduanya memiliki guratan wajah yang baik. Jika keduanya sabar maka akan bisa melalui masalah dengan Nursyah dan mereka tetap langgeng sebagai pasangan.
“Di posisi ini jujur secara pribadi eji kasihan dengan pasangan ini, guratan wajah Arie Kriting menandakan orang yang sabar, punya iba tinggi, selagi mereka bersabar berdua sampai kapanpun mereka akan bertahan,” kata Eji
Orang dengan kasus seperti kalau ditanya sampai kapan ada mukjizat yang datang, karena ada iri hati, itu yang membuat secara personal itu tidak membuat melihat sisi positif orang lain.