Begini Puasa ala Kristen dan Katolik, Bisa 40 Hari Tanpa Makan!

Suara NTB

Selasa, 21 Maret 2023 | 19:15 WIB
Begini Puasa ala Kristen dan Katolik, Bisa 40 Hari Tanpa Makan!
Begini Puasa ala Kristen dan Katolik, Bisa 40 Hari Tanpa Makan (sspiehs3/ Pixabay)

NTB.Suara.com - Puasa bukan merupakan praktik keagamaan yang hanya dilakukan umat Islam. Hampir semua agama, termasuk Kristen dan Katolik juga memiliki laku menahan diri, dari makanan atau pun perilaku tertentu.

Dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah Ayat 183 juga sudah menyebut “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa”.

Pendeta Gilbert Lumoindong dalam kanal youtubenya pada 13 Januari 2020 pun menjelaskan, puasa juga diajarkan dalam Kristen Protestan.

Puasa dalam Gereja Kristen Protestan di antaranya puasa Yesus selama 40 hari, sebagaimana tertulis dalam Mathius 4 Ayat 2 yang berbunyi: “Dan setelah berpuasa 40 hari dan 40 malam akhirnya laparlah Yesus”.

Dia juga mengatakan ada puasa 7 hari adalah Puasa tidak makan tapi tetap minum. Juga ada yang 3 hari, tidak makan tapi minum.

“Tapi ada juga begini, puasa 40 hari tapi tetap setiap sore makan. Jadi sore itu buka sekaligus tutup puasa,” tandasnya dikutip Selasa (21/3/2023).

Tapi, kata dia, Tuhan tidak tertarik dengan aturan jamnya. Tuhan tertarik dengan hatinya, yang sungguh-sungguh.

“Khusus untuk puasa 40 hari dan 7 hari disarankan tidak lagi melakukan kegiatan yang rutin seperti bekerja atau apa pun karena tubuh akan lemah. Lebih baik di gunung, atau di rumah, atau di gereja, fokus berdoa,” tandas dia.

Begitu juga dalam Katolik. Romo Rudy Hartono, Pr, menjelaskan bahwa agama Katolik juga ada puasa. Puasa dan pantang dilakukan pada hari-hari khusus. Ada pantang di hari tertentu, misal Jumat. Ada juga puasa Pra Paskah yang berlangsung 40 hari.

baca juga

Puasa adalam Katolik merupakan makan kenyang sekali sehari, dan pantang diartikan mengurangi makanan tertentu, seperti daging, hiburan, atau kesukaan-kesukaan, seperti merokok.

“Puasa ini untuk Latihan mengendalikan diri,” katanya dalam tayangan kanal Youtube Pojok Iman 13 Februari 2021,

Dia mengatakan puasa Katolik terkandung nilai rohani yang dalam. Puasa Katolik tidak ada artinya jika dijalankan tanpa semangat taubat, menyangkal diri, dan mati raga.

“Menjadi murid Kristus berarti mengikuti Kristus dalam penderitaan, dalam kematian, dan dalam kebangkitan Yesus,” tandasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya Islam, dalam Hindu juga Ada Puasa, Bahkan Tidak Boleh Kerja, Bepergian, maupun Tidur

Tak Hanya Islam, dalam Hindu juga Ada Puasa, Bahkan Tidak Boleh Kerja, Bepergian, maupun Tidur

Ntb | Selasa, 21 Maret 2023 | 16:15 WIB

Puasa dalam 6 Agama di Indonesia, Ada yang Diwajibkan, Ada yang Sekadar Dianjurkan

Puasa dalam 6 Agama di Indonesia, Ada yang Diwajibkan, Ada yang Sekadar Dianjurkan

Ntb | Selasa, 21 Maret 2023 | 15:47 WIB

Kapan Awal Puasa 2023? Muhammadiyah Sudah Menentukan

Kapan Awal Puasa 2023? Muhammadiyah Sudah Menentukan

Ntb | Kamis, 09 Maret 2023 | 11:36 WIB

Terkini

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:34 WIB

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:30 WIB

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:27 WIB

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:14 WIB

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:03 WIB

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:00 WIB

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:37 WIB

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

×