Sudah Pernah Dipenjara, Dua Emak-Emak Kembali Lakukan Praktik Aborsi Ilegal

Suara NTB

Senin, 03 Juli 2023 | 18:07 WIB
Sudah Pernah Dipenjara, Dua Emak-Emak Kembali Lakukan Praktik Aborsi Ilegal
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin, menginterogasi dua orang ibu-ibu yang melakukan praktik aborsi ilegal Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Sumber foto: Antara)

NTB.Suara.com - Dua orang emak-emak berinisial SN (51) dan NA (33) kembali berurusan dengan polisi karena diduga mengulangi perbuatan menjalankan praktik aborsi ilegal. Sebelumnya, keduanya pernah mendekam dipenjara selama dua tahun delapan bulan.

Tindak pidana praktik aborsi ilegal tersebut dilakukan oleh kedua emak-emak tersebut di Sumut Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat. SN bertindak sebagai eksekutor, sedangkan NA menjadi asisten.

"Kedua tersangka itu sudah pernah mendapat vonis penjara selama dua tahun delapan bulan atas perbuatan terlibat praktik klinik aborsi secara ilegal. Kemudian mereka keluar dari penjara lembaga pemasyarakatan pada 2022," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin, seperti dikutip dari Antara, Senin (3/7/2023).

Setelah keluar dari penjara, kata dia, keduanya kembali berpikiran untuk mendirikan klinik dan memerankan langsung praktik aborsi secara ilegal. Keduanya bertindak sebagai agen, asisten dan mencari pasien.

Untuk menjalankan aksinya, kedua emak-emak itu mengontrak rumah di Jalan Mirah Delima. Di rumah tersebut, praktik aborsi dilakukan secara ilegal. Padahal, keduanya tidak memiliki latar belakang di bidang kesehatan atau persalinan.

"Informasinya mereka pernah belajar dari pengalaman di klinik aborsi sebelumnya di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur," ujarnya.

Selain dua orang emak-emak pelaku praktik aborsi ilegal, Polres Metro Jakarta Pusat juga menetapkan tujuh orang tersangka lainnya, yakni SW yang merupakan salah seorang ibu rumah tangga yang bertugas membersihkan alat dan rumah.

Tersangka lainnya adalah SA yang bertugas mengantar dan menjemput pasien. Kemudian, tersangka lainnya adalah empat orang pasien berinisial AW, JW, IF dan IR. Ada juga satu orang tersangka laki-laki yang menyuruh AW untuk melakukan aborsi.

Para tersangka dijeral dengan Pasal 76 huruf c juncto Pasal 80 ayat 3 tentang Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp3 miliar.

baca juga

Polres Metro Jakarta Pusat masih mengembangkan kasus praktik aborsi ilegal tersebut, sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

50 Wanita Aborsi di Klinik Kemayoran, Polisi: Janin Dibuang ke Kloset

50 Wanita Aborsi di Klinik Kemayoran, Polisi: Janin Dibuang ke Kloset

News | Kamis, 29 Juni 2023 | 10:44 WIB

Viral Pasutri Ketangkap Basah Copet HP Pengunjung PRJ, Barbuk 5 Ponsel

Viral Pasutri Ketangkap Basah Copet HP Pengunjung PRJ, Barbuk 5 Ponsel

Jakarta | Sabtu, 24 Juni 2023 | 22:36 WIB

Viral Pria Berak Sembarangan di JPO Semanggi, Mungkin Ada yang Kejatuhan Tinja

Viral Pria Berak Sembarangan di JPO Semanggi, Mungkin Ada yang Kejatuhan Tinja

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 15:14 WIB

Terkini

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×