Bawa Ribuan Detonator Bom, Warga Alas Sumbawa Ditangkap Tim Baharkam Polri

Suara NTB

Rabu, 05 Juli 2023 | 18:43 WIB
Bawa Ribuan Detonator Bom, Warga Alas Sumbawa Ditangkap Tim Baharkam Polri
AM (35), tersangka pemilik ribuan detonator bom diamankan di Mapolda NTB. (Sumber foto: Polda NTB)

NTB.Suara.com - Tim Ops Kapal Baladewa-8002 milik Ditpolairud Koorpolairud Baharkam Polri menangkap AM (53), warga Labuhan Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi NTB, karena membawa 1.840 detonator bom yang akan diduga untuk mengebom ikan di laut atau hal-hal lain yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun benda.

Penangkapan AM dilakukan di atas Kapal KMP Citra Dharma yang akan menyeberang dari Pelabuhan Kayangan Lombok menuju Pelabuhan Poto Tano Sumbawa, pada 24 Juni 2023.  

"Pengungkapan kasus ribuan detonator tersebut bermula dari informasi yang diterima Tim Kapal Baladewa 8002 yang sedang melakukan Patroli Ops Samota Rinjani 2023 dalam rangka pengamanan MXGP Samota Sumbawa di wilayah selat Lombok-Sumbawa," jelas Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin SIK, di Mataram, Rabu.

Tindakan yang dilakukan oleh AM melanggar Pasal 1 (1) UU Darurat no 12 tahun 1961 dengan ancaman pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.

Sementara Direktur Polairud 87 Polda NTB Kombes Pol Kobul Syahrin Ritonga SIK, menjelaskan kronologis pengungkapan kasus pemilikan ribuan detonator bom di Pelabuhan Kayangan Lombok tersebut, sebagai tindak lanjut informasi yang diterima oleh anggota yang berada di tim Kapal Baladewa 8002.

"Terduga ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolda NTB berikut barang bukti berupa 1.840 buah detonator, bukti pass KMP Citra Dharma, serta satu unit sepeda motor merk Honda Vario warna hitam yang digunakan tersangka," ujarnya.

Perwira operasional Baladewa 8002 Iptu I Wayan Budayana menjelaskan timnya berhasil mendeteksi tersangka yang saat itu sedang mengantri masuk ke dalam Kapal KMP Citra Dharma. 

Sebelum kapal berlayar, tim berhasil mengamankan tersangka yan membawa satu tas ransel berwarna hitam yang didalamnya berisi 10 kotak dus kecil. Masing-masing kotak berisi 100 buah detonator sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 1000 buah. 

Tim kemudian melakukan pengembangan dengan melakukan pemeriksaan di kediaman tersangka di Labuhan Alas, Kabupaten Sumbawa. Di dalam rumah ditemukan sebanyak 840 buah Detonator.

baca juga

"Jadi total detonator yang diamankan sebanyak 1.840 buah. Barang tersebut beserta tersangka kemudian diamankan ke Mapolda NTB guna mempermudah proses penyidikan," tutupnya.

Tim Gegana Polda NTB Aipda Rakidi yang merupakan unit Jibom (Penjinakan Bom) Brimob Polda NTB menjelaskan detonator yang diamankan hasil rakitan manual. Namun sensifitasnya hampir sama kepekaannya dengan detonator yang diproduksi oleh pabrik. 

"Jenis Detonator ini sangat sensitif dengan gerakan atau benturan. Demi keselamatan barang bukti tidak bisa dihadirkan semua, karena beberapa bahan peledak primer dapat memicu ledakan sangat kencang yang disebabkan oleh gesekan atau benturan,"jelasnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka (AM), pembuatan detonator bom tersebut baru sekali dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya. "Rencananya, akan saya jual kepada nelayan-nelayan yang mau saja pak," tutur AM. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Santri Nahdlatul Ulama di NTB Inginkan Muhaimin Iskandar jadi Bakal Calon Presiden

Santri Nahdlatul Ulama di NTB Inginkan Muhaimin Iskandar jadi Bakal Calon Presiden

Ntb | Rabu, 05 Juli 2023 | 18:18 WIB

Ikut Shell Eco Marathon, Mahasiswa Unram Bersaing dengan 13 Negara

Ikut Shell Eco Marathon, Mahasiswa Unram Bersaing dengan 13 Negara

Ntb | Selasa, 04 Juli 2023 | 18:05 WIB

Tenaga Kerja di NTB Terlindungi Program BPJAMSOSTEK Baru 22 Persen

Tenaga Kerja di NTB Terlindungi Program BPJAMSOSTEK Baru 22 Persen

Ntb | Selasa, 04 Juli 2023 | 17:03 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×