Pandu Digital NTB Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan

Suara NTB

Selasa, 11 Juli 2023 | 20:26 WIB
Pandu Digital NTB Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Nusa Tenggara Barat, Boby Foriawan (tengah), menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan. (Sumber foto: BPJS Ketenagakerjaan)

NTB.Suara.com - Pandu Digital NTB memberikan bantuan fasilitasi pendaftaran dan membayarkan iuran pertama BPJS Ketenagakerjaan kepada 350 pekerja sektor ekonomi kreatif di Desa Dasan Tereng, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat

Koordinator Pandu Digital NTB, Supiandi menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi pentingnya memiliki jaminan sosial, serta menambah rasa aman dalam bekerja karena mendapatkan perlindungan jika terjadi kecelakaan kerja.

"Seluruh pekerja yang didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan nantinya akan terlindungi dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)," katanya. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Nusa Tenggara Barat, Boby Foriawan menjelaskan, manfaat dari program Jaminan Kematian yang akan diperoleh pekerja berupa santunan kematian, santunan berkala, dan biaya pemakaman dengan total manfaat keseluruhan manfaat jaminan kematian yang diterima sebesar Rp42 juta. 

Sementara manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja berupa seluruh pembiayaan peserta yang mengalami kecelakaan kerja yang dirawat akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, yaitu perawatan tanpa batas biaya sesuai indikasi medis hingga sembuh. 

"Jika dalam masa pemulihan peserta tidak bisa bekerja untuk sementara waktu, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan sementara tidak mampu bekerja (STMB) sebesar 100 persen selama 12 bulan dan selanjutnya 50 persen hingga sembuh dari upah yang dilaporkan," jelasnya.

Selanjutnya, Pandu Digital NTB berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan literasi digital masyarakat yang tinggal di pedesaan. Cakupan materi literasi digital yang diberikan menyesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat desa sesuai dengan potensi desa itu sendiri. 

Secara umum, literasi digital yang dibutuhkan oleh masyarakat desa adalah literasi UMKM untuk meningkatkan penjualan melalui media digital oleh para pelaku UMKM di desa, literasi digital untuk administrasi pemerintahan.

Dalam hal ini, Pandu Digital NTB sudah bekerja sama dengan berbagai platform yang bisa digunakan oleh desa untuk mendigitalisasi administrasi pemerintahan seperti Simpul Desa. 

baca juga

Selanjutnya, literasi untuk promosi desa wisata yang terdiri dari membantu mengidentifikasi potensi desa, membuat website desa wisata hingga edukasi virtual tour untuk kelompok sadar wisata atau pokdarwis. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LIMOFF 2023 di Pulau Lombok Bikin Pengusaha Asal Malaysia Terpesona

LIMOFF 2023 di Pulau Lombok Bikin Pengusaha Asal Malaysia Terpesona

Ntb | Sabtu, 08 Juli 2023 | 06:41 WIB

UMKM Terancam Project S TikTok Shop, DPR Segera Panggil Manajemen TikTok

UMKM Terancam Project S TikTok Shop, DPR Segera Panggil Manajemen TikTok

Bisnis | Sabtu, 08 Juli 2023 | 17:20 WIB

Kuli, Petani, Hingga Nelayan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Rp 36.800 per Bulan

Kuli, Petani, Hingga Nelayan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Rp 36.800 per Bulan

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2023 | 14:27 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×