Yuk Pantengin, MV Agusta Brutale 1000 RR Assen

Suara NTB

Rabu, 13 September 2023 | 19:10 WIB
Yuk Pantengin, MV Agusta Brutale 1000 RR Assen
Mv Agusta Brutale 1000 RR Assen. (Youtube)

NTB.suara.com - Produses motor gede asal Italia, MV Agusta, akhirnya meluncurkan Brutale 1000 RR Assen. Motor ini adalah penghormatan terhadap sejarah balap, para pembalap legendaris, dan sirkuit yang dikenal sebagai "Cathedral of Speed" atau lebih dikenal dengan sebutan Assen. 

Brutale 1000 RR Assen dibuat di Italia dengan tujuan mengenang 35 kemenangan yang telah diraih oleh MV Agusta di sirkuit yang pertama kali dibangun pada tahun 1955. MV Agusta merupakan pabrikan Italia yang sukses dalam sejarah balap, dan secara keseluruhan berada di peringkat ketiga dalam hal prestasi di trek balap Belanda. Nama-nama besar seperti John Surtees, Mike Hailwood, dan tentu saja Giacomo Agostini adalah pembalap legendaris yang tak terkalahkan saat menggunakan sepeda motor MV Agusta. Motor satu ini terbilang istimewa dan layak di koleksi. Sebab, hanya diproduksi 300 unit.

Meskipun hampir setengah abad telah berlalu sejak kemenangan terakhir pada tahun 1976, daya tarik sirkuit Belanda dan warisan MV Agusta tetap kuat. Brutale 1000 RR Assen dirancang dengan teliti untuk menghormati masa-masa kejayaan tersebut. Hanya ada 300 unit sepeda motor yang akan diproduksi secara manual, menciptakan edisi terbatas yang sangat eksklusif.

Pabrikan MV Agusta menyebutkan bahwa Brutale 1000 RR Assen adalah sebuah karya seni dalam dunia sepeda motor. Motor ini menawarkan kombinasi yang sempurna antara gaya, performa, dan eksklusivitas kepada pengendara. Banyak komponen yang telah ditingkatkan untuk menunjukkan bahwa motor ini adalah edisi terbatas yang istimewa, mulai dari emblem khusus, plakat, panel serat karbon, pelat samping aluminium, pelindung panas serat karbon untuk manifold buang, pelapis jok Alcantara biru, finishing khusus, dan berbagai elemen gaya dan fungsional lainnya di sekitar tangki.

Model Assen ini memiliki skema warna yang khas yang menggabungkan warna biru (Blu Nordico), perak (Argento Ago), dan emas, menciptakan tampilan yang elegan dan sporty. Warna-warna tersebut dipadukan dengan beberapa detail dan komponen teknis berkualitas tinggi, menciptakan kombinasi yang memukau.

Rangka motor ini dilengkapi dengan pelat samping aluminium dan lengan ayun satu sisi yang diwarnai perak, menciptakan kontras menarik dengan warna teralis tabung baja yang gelap. Jok motor ini dibalut dengan bahan Alcantara berwarna biru, menambahkan sentuhan eksklusif pada desainnya. Tangki bahan bakar yang memiliki warna dua nada biru dan perak dengan finishing poles melengkapi tampilan yang begitu mengesankan.

Sebagai bagian dari paket edisi khusus, MV Agusta juga menyediakan Special Parts Kit yang tidak hanya meningkatkan performa dan eksklusivitas motor ini tetapi juga mengurangi bobotnya. Kit ini mencakup pipa knalpot titanium Arrow yang elegan dengan unit kontrol khusus, tuas rem dan kopling mesin CNC hitam, penutup jok penumpang serat karbon, serta tutup bahan bakar aluminium dengan dua warna emas dan hitam yang unik. Paket ini juga dilengkapi dengan penutup sepeda motor dan sertifikat keaslian.

Brutale 1000 RR Assen memiliki fondasi teknis yang didasarkan pada Brutale 1000 RR versi tahun 2023. Motor ini menampilkan beberapa pembaruan teknis, termasuk penggunaan girboks elektronik untuk perpindahan gigi yang lebih mulus dan cepat, berkat peningkatan perangkat keras dan perangkat lunak.
Motor ini ditenagai oleh mesin empat silinder segaris dengan kapasitas 998 cc yang memiliki performa tinggi dan sudah memenuhi standar emisi Euro 5. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 208 Hp pada 11.000 rpm dan torsi sebesar 116,5 Nm pada 11.000 rpm. Dengan bobot kering hanya 183 kg, motor ini memiliki rasio power-to-weight yang luar biasa, yaitu 1:1, diukur dari tenaga kuda per kilogram (berat kering).

Untuk sistem suspensinya, Brutale 1000 RR Assen dilengkapi dengan suspensi hidrolik terbalik Öhlins Nix EC 43 mm dengan travel sejauh 120 mm di bagian depan dan Öhlins EC TTX di bagian belakang, juga dengan travel 120 mm. Keduanya dapat dikendalikan dan disesuaikan secara elektronik dengan pengaturan redaman kompresi dan rebound. Suspensi depan memiliki fitur preload manual, sementara bagian belakang dilengkapi dengan penyesuaian preload pegas yang dapat disesuaikan secara elektronik.

Pengereman pada Brutale 1000 RR Assen dijamin dengan satu set cakram mengambang ganda berukuran 320 mm di bagian depan, masing-masing dijepit oleh kaliper empat piston Brembo Stylema yang dilengkapi dengan master silinder Brembo radial di tuasnya. Pada bagian belakang, terdapat satu cakram baja berukuran 220 mm yang diberdayakan oleh master rem PS13 dengan kaliper dua piston yang menangani tugas pengereman belakang. Untuk memudahkan bermanuver, velg karbon juga digunakan dalam Brutale 1000 RR Assen. Itulah spesifikasi moge yang patut dikoleksi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap! Moge Anyar di Bulan September 2023

Terungkap! Moge Anyar di Bulan September 2023

Ntb | Sabtu, 09 September 2023 | 20:23 WIB

5 Fakta Pengendara Moge Kabur Usai Serempet Santri sampai Muntah Darah, Kini Serahkan Diri

5 Fakta Pengendara Moge Kabur Usai Serempet Santri sampai Muntah Darah, Kini Serahkan Diri

News | Minggu, 28 Mei 2023 | 19:47 WIB

Terkini

Permen Karet Jadi Kunci? Cara Ancelotti Hadapi Tekanan Piala Dunia 2026

Permen Karet Jadi Kunci? Cara Ancelotti Hadapi Tekanan Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:08 WIB

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026

Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026

Otomotif | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:05 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perizinan Tambang Transparan, Tambang Ilegal Harus Ditindak

Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perizinan Tambang Transparan, Tambang Ilegal Harus Ditindak

Jawa Tengah | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:04 WIB

Di Balik Ramainya Nobar Piala Dunia, Ada Ruang untuk Bersosialisasi

Di Balik Ramainya Nobar Piala Dunia, Ada Ruang untuk Bersosialisasi

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:02 WIB

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: 7 Pertandingan Tercipta 17 Gol

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: 7 Pertandingan Tercipta 17 Gol

Bola | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:01 WIB

Kesepian di Era Media Sosial: Koneksi Makin Luas, Kedekatan Makin Langka

Kesepian di Era Media Sosial: Koneksi Makin Luas, Kedekatan Makin Langka

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:00 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan

Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan

Tekno | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:54 WIB