NTB Prioritaskan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Perangkat Desa

Suara NTB | Suara.com

Selasa, 19 September 2023 | 20:45 WIB
NTB Prioritaskan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Perangkat Desa
Para ahli waris pekerja di NTB, menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. (ist)

NTB.Suara.com - Dinas PMD NTB bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar rapat koordinasi terkait perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi perangkat desa dan pekerja rentan.

Asisten 1 Sekretariat Daerah Provinsi NTB, H. Fathurrahman mengatakan perangkat desa merupakan garda terdepan di suatu desa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Oleh sebab itu, kesejahteraan dan kenyamanan dalam bekerja menjadi prioritas bagi perangkat desa di NTB, khususnya mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Selain perangkat desa, masih terdapat pekerja rentan di ekosistem desa baik itu petani, nelayan, buruh, dan lain sebagainya yang harus menjadi perhatian kita bersama untuk mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan karena sangat rentan menimbulkan kemiskinan baru jika terjadi risiko meninggal dunia maupun kecelakaan kerja," kata Fathurrahman.

Kepala Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusa Tenggara Papua Kuncoro Budi Winarno berharap dengan adanya rapat ini bisa memiliki pemahaman yang lebih baik terkait dengan pelaksanaan maupun aturan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi perangkat desa maupun pekerja rentan di Provinsi NTB.

"Hal yang perlu kami sampaikan adalah masih terdapat beberapa Kab/Kota di Provinsi NTB yang belum mendaftarkan perangkat desa sepenuhnya di BPJS Ketenagakerjaan diantaranya yaitu Dompu, Sumbawa Barat, Lombok Barat, Lombok Utara dan Sumbawa. Dan saat ini pun belum ada kabupaten/kota di NTB, yang menganggarkan program perlindungan 1 desa 100 pekerja rentan sesuai himbauan Kemendagri," ucap Kuncoro.

Di sela-sela kegiatan, dilakukan simbolis penyerahan santunan kepada perangkat desa dan pekerja rentan. Yang pertama adalah ahli waris dari almarhum Samsudin, nelayan di Desa Gili Gede Sekotong. 

Total santunan yang diterima sebesar Rp139 juta yang terdiri atas santunan jaminan kecelakaan kerja dan juga beasiswa untuk 2 orang anak. 

Kedua adalah ahli waris dari almarhum Musahab, Kepala Desa Batulayar Barat. Total santunan yang diterima sebesar Rp 42 juta yang terdiri atas santunan jaminan kematian. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTB, Boby Foriawan mengatakan bahwa ini merupakan bukti bahwa negara hadir dalam memberikan perlindungan dan semoga dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Kehilangan anggota keluarga, kata dia, tentu tidak akan bisa tergantikan. Tetapi dengan adanya manfaat beasiswa yang diberikan kepada anak almarhum, diharapkan dapat melanjutkan pendidikan sampai dengan perguruan tinggi dan mendapatkan pekerjaan yang baik nantinya. 

"Manfaat yang besar ini menjadi tanggung jawab kita semua. Mari kita pastikan bahwa pekerja di sekitar kita sudah terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan," tutup Boby. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPNPN Kemendikbudristek Meninggal Dunia, Ahli Waris Terima Santunan dan Beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan

PPNPN Kemendikbudristek Meninggal Dunia, Ahli Waris Terima Santunan dan Beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan

Bisnis | Selasa, 19 September 2023 | 08:10 WIB

Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Lampung, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon

Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Lampung, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon

Lampung | Senin, 18 September 2023 | 17:34 WIB

Lokasi BPJS Ketenagakerjaan di Malang Lengkap dengan Alamatnya

Lokasi BPJS Ketenagakerjaan di Malang Lengkap dengan Alamatnya

Malang | Minggu, 17 September 2023 | 15:21 WIB

Terkini

Apakah Organisasi Muhammadiyah Membolehkan Ziarah Kubur?

Apakah Organisasi Muhammadiyah Membolehkan Ziarah Kubur?

Sulsel | Senin, 23 Maret 2026 | 06:30 WIB

Ukuran Monster di Troll 2 Tambah Gede, tapi Ceritanya Kok Jadi Jinak?

Ukuran Monster di Troll 2 Tambah Gede, tapi Ceritanya Kok Jadi Jinak?

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 06:22 WIB

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:16 WIB

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:00 WIB

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 05:33 WIB

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Sumut | Senin, 23 Maret 2026 | 01:24 WIB

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:52 WIB

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:38 WIB

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:25 WIB