Sejarah Logo Mercedes-Benz, Berawal dari Selembar Kartu Pos

Suara NTB | Suara.com

Rabu, 20 September 2023 | 14:51 WIB
Sejarah Logo Mercedes-Benz, Berawal dari Selembar Kartu Pos
Logo Mercedes-Benz. (Net)

NTB.suara.com - Mobil-mobil Mercedes-Benz telah mengukir sejarah panjang dalam industri otomotif, dimulai pada tahun 1901 ketika Daimler Motoren Gesellschaft (DMG) pertama kali memasarkan kendaraan-kendaraan mewah mereka. Sejarah panjang ini mencerminkan komitmen terhadap keunggulan dan inovasi yang telah membuat Mercedes-Benz menjadi salah satu merek mobil paling prestisius di dunia.

Pentingnya tahun 1926 tidak bisa diabaikan dalam cerita ini. Ini adalah tahun ketika perusahaan Benz dan Daimler bergabung untuk membentuk Daimler-Benz. Dalam periode ini, mereka menghadirkan mobil pertama yang memakai merek Mercedes-Benz, sebuah langkah besar yang akan membentuk masa depan merek ini.

Mercedes-Benz tidak hanya dikenal sebagai salah satu merek mobil paling bergengsi di dunia, tetapi juga sebagai salah satu yang tertua yang masih eksis hingga saat ini. Ini adalah bukti ketangguhan perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan selama bertahun-tahun.

Nama "Mercedes" sendiri memiliki asal-usul yang menarik. Pada tahun 1900, seorang pengusaha berkebangsaan Jerman yang tinggal di Prancis, Emil Jellinek, meminta Wilhelm Maybach untuk merancang sebuah mobil yang cepat, ringan, dan aman. 

Emil juga ingin bekerja sama dengan DMG untuk mendistribusikan mobil ini, dan dia memutuskan untuk menggunakan nama anaknya, Mercedes, sebagai nama mereknya. Nama "Mercedes" memiliki makna rasa terima kasih dan anugerah dalam bahasa Spanyol dan Prancis, mencerminkan penghargaan Emil terhadap prestasi mobil ini. Pada tahun 1902, nama "Mercedes" resmi dipatenkan sebagai merek dagang.

Logo Mercedes-Benz juga memiliki cerita menarik di baliknya. Awalnya, logo ini diilhami oleh selembar kartu pos yang dikirim oleh Gottlieb Daimler kepada istrinya pada tahun 1970-an. Daimler menggambarkan bintang bersegi tiga pada kartu pos tersebut untuk menunjukkan lokasi rumahnya, tetapi simbol ini juga memiliki makna lain. Bintang bersegi tiga itu diartikan sebagai simbol kemakmuran dan cahaya yang menyinari pabrik Mercedes-Benz.

Kemudian, pada tahun 1926, ketika DMG bergabung dengan Benz & Cie, logo tersebut diperkaya dengan penambahan karangan bunga laurel. Meskipun karangan bunga tersebut kini sudah tidak lagi digunakan, mereka tetap menjadi bagian dari warisan visual merek Mercedes-Benz.

Namun, bintang bersegi tiga yang menggambarkan produksi mesin Mercedes-Benz di darat, udara, dan air tetap menjadi elemen yang konsisten dalam logo mereka.
Menghadapi sejarah yang panjang dan tradisi yang kaya, Mercedes-Benz terus berkomitmen untuk menghasilkan mobil-mobil berkualitas tinggi yang menjaga standar keamanan yang ketat.

Ini adalah merek yang tidak hanya memiliki sejarah yang cemerlang, tetapi juga mencerminkan keunggulan dalam desain, teknologi, dan keamanan. Dengan menggabungkan keunggulan ini dengan warisan dan filosofi yang kuat, Mercedes-Benz tetap menjadi pemimpin dalam dunia otomotif. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobil Grandmax Tiba-tiba Terbakar di Pinggir Jalan Sleman, Diduga Akibat Korsleting AC

Mobil Grandmax Tiba-tiba Terbakar di Pinggir Jalan Sleman, Diduga Akibat Korsleting AC

Jogja | Selasa, 19 September 2023 | 17:13 WIB

Video Kartika Putri Nyupir Pick Up: Definisi Istri Ustad Gak Sombong, Gak Kayak yang Sebelah

Video Kartika Putri Nyupir Pick Up: Definisi Istri Ustad Gak Sombong, Gak Kayak yang Sebelah

Entertainment | Selasa, 19 September 2023 | 14:01 WIB

Terkini

5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan

5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan

Jakarta | Kamis, 23 April 2026 | 23:41 WIB

Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ

Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ

Jakarta | Kamis, 23 April 2026 | 23:15 WIB

Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis

Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis

Sumsel | Kamis, 23 April 2026 | 22:55 WIB

Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga

Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga

Bogor | Kamis, 23 April 2026 | 22:49 WIB

'Saya Bukan Minta Uang', Anggota DPRD Lebak Semprot Kadis yang Cuek Saat Koordinasi

'Saya Bukan Minta Uang', Anggota DPRD Lebak Semprot Kadis yang Cuek Saat Koordinasi

Banten | Kamis, 23 April 2026 | 22:44 WIB

Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi

Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi

Sumsel | Kamis, 23 April 2026 | 22:31 WIB

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?

John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 22:10 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB