Datsun Go+ Panca Ramaikan Pasar Mobil Murah

Doddy Rosadi

Sabtu, 24 Mei 2014 | 13:42 WIB
Datsun Go+ Panca Ramaikan Pasar Mobil Murah
Pekerja tengah menginspeksi pembuatan Datsun Go di pabrik Nissan Indonesia di Purwakarta. (Reuters/Beawiharta)

Suara.com - Pilihan varian mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) semakin banyak dengan hadirnya Datsun Go+ Panca, kendaraan penumpang berkapasitas 5+2 bermesin 1200 cc yang harganya hanya Rp85 juta hingga Rp103 juta per unit.

Menurut Head of Datsun, Indriani Hadiwidjaja, mobil ini menyasar keluarga kecil pemilik baru kendaraan atau yang mereka sebut dengan Risers. Dia bahkan menyebut keluarga berpenghasilan Rp12juta per bulan sudah bisa memiliki mobil tersebut.

"Mobil ini bisa dicicil Rp1 juta per bulan," kata Indri.

Semua varian mobil lima pintu ini, tipe A, D dan T, menggunakan transmisi manual lima percepatan. Konsol transmisi pun berada di tengah panel dashboard berdekatan dengan rem tangan sehingga bangku barisan pertama dibuat menyambung.

Penyambungan bangku ini, memberikan nilai lebih tersendiri terutama untuk keluarga yang memiliki anak. Selain bisa ikut duduk di bangku barusan depan, panel transmisi serta rem tangan juga cukup jauh dari jangkauan anak.

Namun penempatan panel ditengah ini bukan tanpa cela, lebar ruang kaki baik di kursi pengemudi maupun penumpang lebih sempit dibandingkan dengan kendaraan minivan lainnya.

Kursi baris depan Datsun Go+Panca, menurut  Assistant Chief Vehicle Engineer Renault Nissan Technology Business Centre (RNTBCI) Krishnan Sundararajan, menggunakan teknologi spinal support serta tebal cukup mampu mengurangi rasa letih karena terlalu lama berkendara.

Sedangkan pada bangku baris kedua, memberikan ruang kaki yang jauh lebih nyaman untuk ukuran penumpang dengan tinggi lebih dari 160 cm. Dengan ground clearance yang tidak terlalu tinggi, layaknya city car, membuat akses masuk baris kedua menjadi lebih mudah dan nyaman.

Berbeda dengan bangku baris ketiga yang memang berada tepat di atas ban, sehingga hanya penumpang dengan ukuran tinggi kurang dari 150 cm bisa masuk ke dalam.

Menurut Vice President After Sales, Product and Accessories Planning Nissan Motor Indonesia Teddy Irawan, konsep kursi 5+2 dibuat untuk anak kecil. Jika mobil dipakai untuk penggunaan harian, pemilik kendaraan bisa melipat baris ketiga agar mendapat kapasitas bagasi yang semula hanya 48 liter menjadi 347 liter.

"Ya kalau enggak terpakai dilipat, bangku belakang memang bukan untuk orang dewasa," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Permintaan Mobil Ramah Lingkungan Melesat

Permintaan Mobil Ramah Lingkungan Melesat

Otomotif | Selasa, 20 Mei 2014 | 11:52 WIB

Indonesia Serius Kembangkan Mobil Murah Ramah Lingkungan

Indonesia Serius Kembangkan Mobil Murah Ramah Lingkungan

Bisnis | Minggu, 27 April 2014 | 19:21 WIB

Tambah Konsumsi BBM Subsidi, Hapus Program Mobil Murah

Tambah Konsumsi BBM Subsidi, Hapus Program Mobil Murah

Bisnis | Selasa, 08 April 2014 | 12:10 WIB

Terkini

Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda

Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda

Otomotif | Minggu, 14 Juni 2026 | 06:45 WIB

Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?

Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00 WIB

Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini

Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00 WIB

Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?

Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09 WIB

IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif

IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:05 WIB

Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo

Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:45 WIB

Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026

Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55 WIB

Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite

Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:43 WIB

Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan

Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:21 WIB

Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga

Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:19 WIB