Industri Otomotif Calon 'Jagoan' Ekspor Indonesia

Ardi Mandiri, admin

Senin, 20 Oktober 2014 | 03:11 WIB
Industri Otomotif Calon 'Jagoan' Ekspor Indonesia

Suara.com - Dalam waktu dekat, sekira tiga sampai lima tahun ke depan, industri otomotif diyakini akan menjadi andalan ekspor Indonesia.

Keyakinan itu pernah disampaikan Menteri Perdagangan M Lutfi pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pertengahan September 2014.

"Dalam lima tahun ke depan, industri otomotif akan menjadi penyumbang ekspor ketiga terbesar setelah kelapa sawit dan alas kaki," katanya di hadapan para duta besar, pemegang merek dan agen tunggal, serta pengusaha nasional yang hadir pada pembukaan pameran terbesar otomotif di Indonesia.

Ia memperkirakan dalam lima tahun tersebut ekspor otomotif akan tumbuh menjadi 11 miliar dolar AS.

Keyakinan yang sama dikemukakan Menko Perekonomian Chairul Tanjung baru-baru ini. Bahkan, Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) itu meyakini dalam tiga tahun mimpi itu bakal terwujud.

"Dalam tiga tahun, Indonesia akan menjadi net-eksportir otomotif," kata pengusaha nasional itu optimistis.

Hal itu bukan sesuatu yang mustahil tampaknya jika melihat kinerja industri otomotif beberapa tahun terakhir ini.

Berdasarkan data Biro Pusat Statistik Indonesia (BPS), ekspor industri otomotif mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, seiring dengan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, nilai impor turun.

Sepanjang Januari--Agustus 2014, total ekspor kendaraan dan komponen tercatat sudah mencapai 3,269 miliar dolar AS atau naik sekitar 12,36 persen dibandingkan periode yang sama pada 2013 sebesar 2,910 miliar dolar AS.

Sementara itu, impornya turun 22,40 persen dari 5,461 miliar menjadi 4,238 miliar dolar AS. Dengan demikian, defisit neraca perdagangan di sektor ini turun drastis, yaitu 163,2 persen.

Andalan Dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) industri otomotif atau yang masuk kelompok industri alat angkut masuk dalam salah satu industri andalan Indonesia untuk menjadi negara industri tangguh pada tahun 2035.

Selain industri alat transportasi, ada lima lagi kelompok yang menjadi andalan, yaitu industri pangan, industri farmasi, dan kosmetik, industri tekstil, alas kaki, dan aneka, kemudian industri elektronika dan telematika serta industri pembangkit listrik.

Keenam kelompok industri tersebut menjadi andalan dan fokus pengembangan industri nasional ke depan. Tidak hanya memenuhi pasar domestik, keenam kelompok industri itu juga diharapkan mampu bersaing di pasar global.

"Industri-industri tersebut tidak hanya menjadi substitusi impor, tetapi juga diharapkan mampu bersaing pada era perdagangan bebas," kata Sekjen Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Anshari Bukhari.

Apalagi, Indonesia merupakan negara dengan potensi pasar yang besar, termasuk di sektor otomotif. Dengan pendapatan per kapita yang terus meningkat dan kelas menengah yang bertambah, permintaan produk otomotif terus tumbuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Tak Mau Disetir Asing, Prabowo Bentuk Bursa Mineral dan Komoditas 1 Januari 2027

Tak Mau Disetir Asing, Prabowo Bentuk Bursa Mineral dan Komoditas 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8%, Tembus 2,17 Juta TEUs hingga Juli 2026

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8%, Tembus 2,17 Juta TEUs hingga Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB

Sari Yuliati: Motor Listrik Nasional Jadi Langkah Strategis Menuju Kemandirian Industri Indonesia

Sari Yuliati: Motor Listrik Nasional Jadi Langkah Strategis Menuju Kemandirian Industri Indonesia

DPR | Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit

Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026

Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Terkini

Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI

Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI

Kaltim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:45 WIB

5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?

5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:40 WIB

BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi

BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun

Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK

Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:35 WIB

BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional

BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional

Sumbar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI

Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:34 WIB

BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton

BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton

Jogja | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas

Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?

Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:25 WIB

×