- Suzuki Carry Pick Up membukukan penjualan 6.554 unit pada Februari 2026, melonjak signifikan dari Januari 2026.
- Peningkatan permintaan kuat didorong oleh konsumen *fleet* swasta dan proyek pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis.
- Kinerja impresif ini ditopang oleh produksi lokal di pabrik Suzuki Tambun, Jawa Barat untuk pasar domestik dan ekspor.
Suara.com - Performa luar biasa ditunjukkan oleh Suzuki Carry Pick Up yang mengawali tahun 2026 dengan catatan penjualan sangat impresif. Kendaraan niaga ringan andalan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ini membukukan lonjakan penjualan signifikan pada periode Februari lalu.
Berdasarkan data penjualan perusahaan Suzuki Carry Pick Up berhasil terjual sebanyak 6.554 unit selama Februari 2026.
Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan perolehan Januari 2026 yang hanya mencapai 549 unit.
Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W SIS Dony Ismi Himawan Saputra menyebut lonjakan ini sudah diprediksi sejak akhir tahun lalu.
“Jadi kami memang sudah antisipasi dari akhir tahun lalu bahwa kemungkinan besar peak permintaan ini akan terjadi di Februari. Kami mempersiapkannya dengan baik, menawarkan sales program menarik serta melakukan banyak aktivitas di bulan Februari sehingga hasilnya sesuai bahkan lebih dari ekspektasi kami,” ujar Dony di Jakarta Rabu malam.
Faktor utama pendorong tren positif ini adalah tingginya permintaan dari segmen konsumen fleet baik dari pihak swasta maupun proyek pemerintah.
![Suzuki Carry hadir dengan pilihan warna baru. Diperkenalkan di GIIAS Surabaya 2025. [Dok SIS]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/28/77530-suzuki-carry.jpg)
Banyak perusahaan mulai melakukan peremajaan armada logistik mereka di awal tahun 2026 untuk memperkuat operasional bisnis.
“Di bulan Februari kami banyak mendapatkan konsumen fleet, baik dari perusahaan-perusahaan maupun beberapa proyek yang memang dilakukan untuk mendukung pemerintah,” jelas Dony.
Salah satu motor penggerak utama dalam kenaikan ini adalah program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Baca Juga: 5 Mobil Mungil Mesin Reliabel Cocok untuk Dipakai Lama oleh Kaum Hawa: Irit, Murah, Pajak Enteng!
Program nasional tersebut memerlukan dukungan kendaraan operasional yang tangguh untuk kelancaran distribusi logistik ke berbagai wilayah Indonesia.
“Kalau kita lihat kontribusinya lumayan besar dari proyek MBG itu. Selain itu, kami juga mendapatkan pemesanan dari perusahaan swasta yang memang sudah waktunya melakukan peremajaan armada di awal 2026 ini,” tambahnya.
Keberhasilan ini didukung penuh oleh basis produksi lokal di pabrik Suzuki Tambun Jawa Barat. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik kendaraan niaga ringan ini juga diekspor ke mancanegara.
Dengan ketersediaan unit yang terjaga Suzuki optimistis Carry Pick Up tetap menjadi tulang punggung kendaraan komersial di Indonesia sepanjang tahun 2026.