Riset Teknologi Autokemudi, Toyota Gandeng Dua Universitas Top AS

Liberty Jemadu

Senin, 07 September 2015 | 11:42 WIB
Riset Teknologi Autokemudi, Toyota Gandeng Dua Universitas Top AS
FV2 Concept, salah satu konsep mobil masa depan Toyota dipajang dalam ajang pameran otomotif IIMS 2014 di Kemayoran, Jakarta, Kamis (18/9), [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Raksasa industri otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corp, menggandeng dua universitas top Amerika Serikat untuk mengembangkan teknologi mobil autokemudi memanfaatkan riset-riset robotik dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Toyota pada akhir pekan kemarin mengatakan akan menggelontorkan 50 juta dolar AS (sekitar Rp712 miliar) untuk menggelar riset terkait selama lima tahun bersama dengan Standford University di California dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Dua kampus itu memang dikenal menghasilkan insinyur dan pakar ilmu komputer yang banyak dipakai oleh industri otomotif di seluruh dunia.

Adapun Toyota termasuk terlambat masuk dalam perlombaan teknologi mobil autokemudi dan tertinggal dari sejumlah saingannya di industri otomotif.

Produsen mobil listrik AS, Tesla Motor Inc, saat ini sudah memasuki tahap akhir dari pengujian mobil semi-autokemudinya. Teknologi itu rencananya akan dipasang pada sedan Tesla Model S yang mulai dijual pada akhir 2015.

Sementara dua saingan senegaranya, Nissan dan Honda sama-sama sedang mengembangkan teknologi mobil autokemudinya di AS. Nissan menggandeng laboratorium pusat riset Ames milik badan antariksa AS (NASA) untuk menciptakan teknologi mobil nirawak. Sementara Honda dikabarkan tengah menguji sistem autokemudi di salah satu bekas fasilitas angkatan laut AS di California.

Saingan asal Eropa seperti Volkswagen diketahui juga tengah bekerja sama dengan Stanford dan General Motors dari AS telah mengikat kemitraan dengan Carnegie Mellon University, di Pittsburgh, AS untuk mengembangkan mobil nirawak.

Toyota sebenarnya adalah salah satu produsen mobil yang pertama kali bergerak ke arah mobil autokemudi. Pada 2003 ia menjadi salah satu produsen yang memasang teknologi sistem parkir otomatis pada mobilnya (Prius hybrid). Tetapi sejak itu tak banyak yang dilakukan Toyota untuk mengembangkan teknologi autokemudi.(Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascaledakan Kimia Tianjin, Toyota Kembali Bangun Pabrik

Pascaledakan Kimia Tianjin, Toyota Kembali Bangun Pabrik

Otomotif | Rabu, 26 Agustus 2015 | 15:46 WIB

Penampakan Toyota Vellfire Terbaru

Penampakan Toyota Vellfire Terbaru

Foto | Minggu, 23 Agustus 2015 | 15:10 WIB

Toyota Kenalkan Hilux 1,5 Cabin di GIIAS 2015

Toyota Kenalkan Hilux 1,5 Cabin di GIIAS 2015

Autoshow | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 11:05 WIB

Apple Akan Uji Mobil Nirawak di Kompleks yang Sama dengan Honda

Apple Akan Uji Mobil Nirawak di Kompleks yang Sama dengan Honda

Otomotif | Minggu, 16 Agustus 2015 | 15:09 WIB

Toyota Optimistis Pimpin Pasar dengan Grand New Avanza

Toyota Optimistis Pimpin Pasar dengan Grand New Avanza

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2015 | 09:17 WIB

Ini Harga Toyota Avanza dan Veloz baru

Ini Harga Toyota Avanza dan Veloz baru

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2015 | 18:32 WIB

Toyota Grand New Veloz Kini Punya Pilihan Mesin 1.3 L

Toyota Grand New Veloz Kini Punya Pilihan Mesin 1.3 L

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2015 | 17:03 WIB

Google Diam-diam Bikin Perusahaan Mobil

Google Diam-diam Bikin Perusahaan Mobil

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2015 | 12:02 WIB

Paruh Pertama Tahun Ini, Volkswagen Kalahkan Penjualan Toyota

Paruh Pertama Tahun Ini, Volkswagen Kalahkan Penjualan Toyota

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2015 | 12:51 WIB

Avanza Model Baru Bisa Dipesan dengan Rp10 Juta

Avanza Model Baru Bisa Dipesan dengan Rp10 Juta

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2015 | 16:31 WIB

Terkini

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×