Google Diam-diam Bikin Perusahaan Mobil

Liberty Jemadu

Senin, 03 Agustus 2015 | 12:02 WIB
Google Diam-diam Bikin Perusahaan Mobil
Ini rupa mobil autokemudi Google yang diperkenalkan Selasa (27/5) [Reuters/Google Inc].

Suara.com - Google, raksasa teknoogi internet asal Amerika Serikat, rupanya diam-diam telah membentuk sebuah perusahaan mobil, demikian dibeberkan The Guardian berdasarkan sejumlah dokumen yang diperoleh dari pemerintah California, AS.

Google Auto LLC, nama perusahaan itu, dipimpin oleh Chris Urmson, pemimpin proyek mobil autokemudi Google. Uniknya selama ini Urmson dikenal sebagai orang yang mendukung gagasan agar Google bekerja sama dengan produsen mobil yang sudah mapan ketimbang membentuk perusahaan sendiri.

"Membuat mobil sangatlah sukar dan hanya produsen mobil yang cocok untuk ini. Jadi menurut saya, solusinya adalah mencari mitra," kata Urmson saat menghadiri pameran North American International Auto Show pada Januari lalu.

Tetapi sejauh ini belum ada produsen mobil yang bermitra untuk memproduksi mobil dengan Google. Alasannya mungkin karena Google sendiri sudah punya perusahaan otomotif.

Berdasarkan dokumen dari pemerintah California yang diperoleh The Guardian menggunakan undang-undang keterbukaan informasi publik, diketahui bahwa Google sudah mendaftarkan perusahaan Google Auto di California pada 2014 lalu. Perusahaan nasional dan internasional itu disebut akan memproduksi mobil penumpang saja.

Pada Mei 2014 lalu Google menunjuk Urmson sebagai manajer Google Auto. Ia bertugas mengurus operasional harian perusahaan tersebut. Pada bulan yang sama Google mengumumkan akan memproduksi 100 unit purwarupa mobil autokemudi, kendaraan yang tak dilengkapi setir, pedal rem, maupun pedal gas.

Adalah Google Auto yang mendaftarkan nomor rangka kendaraan di setiap mobil nirawak Google, sama seperti yang dilakukan produsen mobil lainnya. Google Auto juga berhubungan dengan badan keselamatan lalu lintas nasional AS (NHTSA), institusi yang mengawasi serta menilai keamanan kendaraan bermotor di AS.

Berdasarkan dokumen yang diserahkan Google Auto ke NHTSA, diketahui bahwa mobil nirawak Google menggunakan mesin berpenggerak roda belakang, yang setiap bannya dilengkapi dengan sistem pengereman. Mobil itu dipacu oleh motor listrik berdaya 20-30kW yang menggunakan baterai lithium ion. Semua mobil Google dirakit di Detroit, Michigan, oleh Roush, sebuah perusahaan perakit kendaraan yang dipilih Google sebagai mitranya.

Adapun Google belum mengomentari temuan dan laporan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berambisi Bikin Mobil Listrik, Apple Dekati BMW

Berambisi Bikin Mobil Listrik, Apple Dekati BMW

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2015 | 05:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya Mobil Autokemudi Google Celakai Manusia

Untuk Pertama Kalinya Mobil Autokemudi Google Celakai Manusia

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2015 | 13:19 WIB

Google Bikin Laporan Bulanan, Beberkan Perkembangan Mobil Nirawak

Google Bikin Laporan Bulanan, Beberkan Perkembangan Mobil Nirawak

Otomotif | Senin, 08 Juni 2015 | 10:34 WIB

Lagi, Mobil Nirawak Google Alami Kecelakaan

Lagi, Mobil Nirawak Google Alami Kecelakaan

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2015 | 12:50 WIB

Mobil Google Akhirnya Kembali Dipasangi Setir dan Pedal Rem

Mobil Google Akhirnya Kembali Dipasangi Setir dan Pedal Rem

Otomotif | Sabtu, 16 Mei 2015 | 06:44 WIB

Mobil Nirawak Google 11 Kali Alami Kecelakaan, Salahkan Manusia

Mobil Nirawak Google 11 Kali Alami Kecelakaan, Salahkan Manusia

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2015 | 10:07 WIB

Mobil Nirawak Google Pakai Airbag di Luar

Mobil Nirawak Google Pakai Airbag di Luar

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2015 | 19:18 WIB

Bos Google Ingin Puteranya Tak Perlu Lagi Belajar Nyetir

Bos Google Ingin Puteranya Tak Perlu Lagi Belajar Nyetir

Otomotif | Kamis, 19 Maret 2015 | 16:20 WIB

Google Ciptakan Android yang Dipasang Langsung pada Mobil

Google Ciptakan Android yang Dipasang Langsung pada Mobil

Otomotif | Jum'at, 19 Desember 2014 | 06:44 WIB

Masih Banyak Kelemahan pada Teknologi Mobil Autokemudi Google

Masih Banyak Kelemahan pada Teknologi Mobil Autokemudi Google

Otomotif | Sabtu, 06 September 2014 | 03:06 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×