Ford Umumkan Tutup Operasi di Indonesia dan Jepang

Senin, 25 Januari 2016 | 20:19 WIB
Ford Umumkan Tutup Operasi di Indonesia dan Jepang
Ilustrasi merek Ford. (Shutterstock)

Suara.com - Pabrikan otomotif ternama asal Amerika Serikat (AS), Ford, resmi menyatakan segera berhenti beroperasi di Jepang dan juga Indonesia. Sebagaimana diberitakan Reuters, khusus di Indonesia, hal ini seakan mengikuti jejak General Motors Co (GM) yang sejak tahun lalu juga sudah berhenti memproduksi mobilnya di Indonesia.

Pengumuman itu sendiri bisa ditemukan antara lain di situs resmi Ford Indonesia, ford.co.id, tertanggal 25 Januari 2016 ini. Dalam pengumuman itu antara lain disebutkan bahwa pihak Ford harus mengumumkan keputusan bisnis yang sulit tersebut, yakni untuk menghentikan semua operasi di Indonesia mulai paruh kedua tahun ini.

"Ini termasuk menutup jaringan diler Ford dan menghentikan impor dan penjualan resmi semua kendaraan Ford," ungkap pernyataan yang mencantumkan nama Bagus Susanto, Managing Director Ford Motor Indonesia itu.

"Kami ingin memastikan kepada Anda bahwa Anda masih bisa mengunjungi diler Ford terkait semua dukungan penjualan, servis dan garansi, sampai menjelang akhir tahun ini," sambung pernyataan itu pula.

Sementara itu, sebagaimana dilansir Reuters, sebuah email kepada seluruh karyawan Ford di kawasan Asia-Pasifik yang dikirimkan oleh Asia Pacific President, Dave Schoch, juga mengonfirmasi kabar tersebut. Dikatakan pula di sana bahwa selain penutupan, program pengembangan produk yang dilakukan di Jepang akan dipindahkan ke tempat lain.

"Sayangnya, ini juga berarti bahwa anggota tim kami yang berbasis di Jepang dan Indonesia, tidak lagi akan bekerja di bawah Ford Jepang maupun Ford Indonesia, menyusul penutupan tersebut," ungkap Schoch dalam email-nya tersebut.

Ford diketahui telah beroperasi di Jepang sejak 1974, hingga memiliki 42 diler di negara itu dan mempekerjakan 292 orang. Tahun lalu, Ford tercatat menjual hanya sekitar 5.000 kendaraan di Jepang, dengan market share sekitar 1,5 persen dari pasar mobil baru impor.

Sementara di Indonesia, Ford yang tercatat mulai beroperasi pada 2002, terakhir diketahui memiliki sekitar 35 staf, dengan jumlah diler (franchise) mencapai 44. Angka penjualan produk Ford tahun lalu di Indonesia tercatat sekitar 6.000 mobil, dengan market share hanya 0,6 persen di tengah persaingan ketat pada periode perekonomian yang juga melambat.

"Di Indonesia, tanpa pabrik (perakitan) lokal... tidak ada jalan bagi produsen mobil untuk bisa bersaing di pasar seperti itu, dan kami (memang) tidak punya pabrik lokal," jelas seorang jurubicara Ford yang berbasis di Shanghai, tanpa disebutkan namanya. [Ford/Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI