- Pemilik motor listrik wajib melakukan servis rutin komponen ban, suspensi, dan sistem rem demi menjaga keamanan berkendara.
- Pengecekan rutin terhadap baterai, sistem pendingin, serta pembaruan perangkat lunak sangat penting untuk menjaga performa motor listrik.
- Penggantian komponen pendukung seperti filter kabin perlu dilakukan secara berkala sesuai jadwal rekomendasi resmi dari pihak pabrikan.
Suara.com - Motor listrik memang lebih sederhana dibanding motor bensin, tapi bukan berarti bebas servis.
Ada beberapa komponen penting yang tetap harus dirawat secara rutin agar performa, keamanan, dan umur pakai tetap terjaga.
Apa saja komponen yang butuh servis rutin? Berikut Suara.com rangkum buat kamu!
Ban dan Kaki-Kaki
Bobot baterai motor listrik biasanya lebih berat dibanding motor konvensional. Akibatnya, ban lebih cepat aus dan suspensi bekerja ekstra. Rotasi ban, pengecekan tekanan, serta pemeriksaan shock absorber dan bushing wajib dilakukan secara berkala.
Jika terasa limbung atau muncul bunyi aneh, segera lakukan servis.
Sistem Rem
Meski motor listrik punya fitur regenerative braking, rem konvensional tetap bekerja. Kampas rem bisa aus karena beban kendaraan lebih berat. Minyak rem juga harus diganti setiap 2–3 tahun agar sistem tetap responsif.
Baterai dan Sistem Pendingin
Baterai adalah jantung motor listrik. Servis rutin meliputi pengecekan kondisi baterai, soket, dan kabel.
Jika motor menggunakan sistem pendingin cair, cairan harus diganti setiap 3–5 tahun sesuai rekomendasi pabrikan.
Baterai yang terlalu panas bisa memperpendek umur pakai.
Sistem Elektronik dan Software
Motor listrik sangat bergantung pada software dan sensor. Update perangkat lunak dari pabrikan penting untuk menjaga efisiensi dan keamanan.
Selain itu, sistem elektronik seperti kontroler, display, dan sensor harus diperiksa agar tidak terjadi error saat berkendara.