Array

Ferrari Indonesia 'Lepaskan' 488 Spider, Inden Minimal 4 Bulan

Rabu, 21 September 2016 | 13:40 WIB
Ferrari Indonesia 'Lepaskan' 488 Spider, Inden Minimal 4 Bulan
Ferrari 488 Spider resmi mengaspal di Indonesia, Rabu (21/9/2016). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Setelah diluncurkan secara global pada November 2015, Ferrari 488 Spider akhirnya 'dilepaskan' di rimba otomotif Nusantara. Meskipun begitu, para konglomerat Indonesia yang membeli 488 Spider perlu menunggu paling cepat empat bulan untuk mendapatkannya.

"Ferrari membutuhkan 6-8 bulan untuk memproduksi versi setir kiri. Setelah itu, baru versi untuk negara-negara setir kanan," papar Chief Executive Officer Ferrari Jakarta Arie Christopher dalam peluncuran supercar ini, Rabu (21/9/2016) di Jakarta.

488 Spider merupakan versi atap terbuka (convertible) dari 488 GTB dan suksesor dari convertible Ferrari sebelumnya, 458 Spider. Dapur pacunya dipercayakan pada mesin bensin V8 3.9 l turbocharged.

Penggunaan turbocharger membuat Ferrari dapat menurunkan kapasitas mesin 4.5 l yang dimiliki 458 Spider. Dengan begitu, emisi gas buangnya pun berkurang dari 0.48 gram CO2 per km menjadi 0.38 gram per km.

Meski demikian, tenaganya diklaim lebih besar 100hp menjadi 670hp. Adapun torsinya meningkat 40 persen menjadi 760 Nm.

"Akselerasi 0-100 km/jam membutuhkan 3 detik, lebih cepat 0,4 detik (dibanding 458 Spider. Akselerasi 0-200 adalah 8,7 detik dari sebelumnya 10,8," ucap Arie.

488 Spider memperkenalkan Retractable Hard Top (RHT) dengan mekanisme buka-tutup dari aluminium yang membuat atapnya lebih ringan 25 kg dibanding pendahulunya. Waktu buka-tutup hanya 14 detik di kecepatan maksimal 45 km/jam.

Performa itu antara lain didukung sasis aluminium, plus sistem elektronik yang terintegrasi dengan SSC2 Slip Angle Control System sehingga akselerasinya 12 persen lebih cepat kala keluar tikungan.

Untuk 488 Spider dengan BeSpoke standar, Arie mengungkapkan inden yang dibutuhkan bisa 4-5 bulan.

"Kalau mengingingkan yang 'Tailor Made', tergantung tingkat kesulitannya. Yang paling lama yang pernah kami alami adalah lebih dari setahun," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI