Ini yang Harus Diperhatikan Agar Mobil Irit BBM

Ririn Indriani, Insan Akbar Krisnamusi

Senin, 05 Desember 2016 | 18:08 WIB
Ini yang Harus Diperhatikan Agar Mobil Irit BBM
Ilustrasi service mobil secara berkala. (Shutterstock)

Suara.com -
Hal pertama yang harus diperhatikan agar mobil irit BBM adalah ketelatenan dalam servis berkala. Setelah hal itu beres, barulah bicara berbagai tips yang bisa dilakukan pada mobil agar makin irit.

Semua tips tak akan bekerja maksimal jika kondisi mobil tak prima akibat tak melakukan servis berkala.

"Oli dan semua komponen pada mobil punya umur masing-masing. Yang mencapai batas umur harus diganti supaya performa mobil dan mesin tetap terjaga," ujar Nissan College Trainer Sugihendi, 2-3 Desember kemarin dalam Workshop Intelligent Mobility di Bandung, Jawa Barat.

"Mobil yang jarang dipakai tapi juga jarang diservis pun bakal boros. Soalnya, oli akan menjadi kerak dan kerja mesin bakal lebih berat. Servis harus setiap enam bulan atau 10 ribu km," lanjut dia.

Sesudah perawatan diperhatikan, isilah mobil dengan kualitas bahan bakar yang sesuai. Kualitas BBM yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bagi kendaraan akan menggangu efisiensinya.

"Mobil yang harus diisi BBM oktan 92, kalau diisi dengan BBM oktan 88, akan under power. Mobil oktan 92 kalau diisi dengan yang oktannya 98 juga tidak bagus," jelas Sugi.

Hal ini karena semakin tinggi oktan pada BBM, semakin tahan BBM tersebut pada kompresi. "Jadinya, pembakaran tidak sempurna dan ada BBM yang terbuang lewat knalpot," papar dia.

Selanjutnya ialah memastikan tekanan ban sesuai. Jika terlalu kempes, tapak ban akan melebar sehingga usaha yang diperlukan kendaraan untuk melaju menjadi semakin besar. Jika tekanan ban tinggi pun ban akan terlalu mengembang dan tidak sesuai dengan drive train.

"Untuk mengetahui tekanan ban yang sesuai, di pintu sebelah kanan mobil pasti ada stiker petunjuknya," tandas Sugi.

Semakin berat beban yang dibawa kendaraan, semakin boros pula bensinnya. Tinggi-rendahnya suhu AC juga berpengaruh.

AC mengambil tenaga dari kompresor untuk mendinginkam ruangan, dan tenaga kompresor bersumber dari mesin. Karena itu, semakin besar setelan suhu, mobil bakal semakin irit.

Terakhir, jangan membuka jendela pada kecepatan tinggi. "Angin akan masuk dan menghambat laju mobil. Makin besar jendela dibuka, makin terhambat laju mobil. Kecepatan di atas 60 km/jam sudah bisa dikatakan tinggi," tutup Sugi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Mobil Bekas Banjir

Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Mobil Bekas Banjir

Otomotif | Rabu, 28 September 2016 | 19:25 WIB

Lakukan Hal Ini Jika Mobil Ditinggal Mudik Berpekan-pekan

Lakukan Hal Ini Jika Mobil Ditinggal Mudik Berpekan-pekan

Otomotif | Rabu, 22 Juni 2016 | 11:50 WIB

Rawat Mobil Anda Pakai Lima Barang Murah Ini

Rawat Mobil Anda Pakai Lima Barang Murah Ini

Otomotif | Jum'at, 27 Mei 2016 | 19:03 WIB

Terkini

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:42 WIB

DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia

DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:35 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua

Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:13 WIB

Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia

Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:57 WIB

AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok

AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:50 WIB

Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek

Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:50 WIB

Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya

Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:37 WIB

Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?

Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:38 WIB

Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong

Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:05 WIB

TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan

TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:43 WIB