Tesla Gagal Penuhi Target Penjualan 80 Ribu Mobil di 2016

Dythia Novianty | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Kamis, 05 Januari 2017 | 14:01 WIB
Tesla Gagal Penuhi Target Penjualan 80 Ribu Mobil di 2016
Ilustrasi mobil listrik Tesla Model S (Shutterstock).

Suara.com - Tesla tak berhasil memenuhi target penjualan 80 ribu mobil secara global di 2016. Salah satu alasan utamanya adalah keterlambatan produksi dan distribusi yang masih belum bisa mereka atasi.

Tesla, seperti diwartakan Wall Street Journal belum lama ini, cuma berhasil menjual 76.230 kendaraan sepanjang Januari-Desember tahun lalu. Angka itu didapat dari dua model yang kini dipasarkan yaitu Model S plus Model X.

Performa bagus di kuartal keempat yang dialami oleh pabrikan asal Amerika Serikat itu ternyata tak cukup membantu. Pada Oktober-Desember 2016, transaksi jual-beli Tesla naik 27 persen menjadi 22.200 unit, dibanding dengan periode yang sama pada 2015.

Produsen mobil listrik yang dikomandani oleh Elon Musk itu mengklaim bahwa sebenarnya permintaan di tiga bulan terakhir tahun lalu sangat tinggi. Akan tetapi, bagian produksi dan distribusi kewalahan memenuhinya setelah penundaan yang dilakukan demi memperkenalkan peranti keras autokemudi yang baru di akhir Oktober.

Akhirnya, Tesla gagal mengirim 2.750 pesanan kendaraan pada waktunya. Pengiriman yang banyak tertunda ialah untuk pasar Eropa dan Asia.

Fitur autokemudi Tesla memang menjadi tantangan sekaligus hambatan penjualan Tesla tahun ini, khususnya setelah seorang pengemudi meninggal dalam kecelakaan mengenaskan dengan sebuah truk pada tahun lalu. Otoritas AS pun melakukan investigasi dan Tesla mati-matian berusaha menyempurnakan fitur autokemudi demi mendapatkan kepercayaan konsumen kembali.

Lebih lanjut, leletnya produksi serta distribusi Tesla membuat analis pesimistis pabrikan ini dapat memperkenalkan dan mendistribusikan kendaraan terbaru mereka, Model 3, pada tahun ini. Analis meyakini Model 3 baru memungkinkan untuk dirilis pada akhir 2018.

"Kami memilih mengambil pendekatan konservatif dan melihat bahwa Tesla akan lebih mendahulukan kualitas, biaya, performa, dan teknologi keamanan dari mobil-mobilnya," ucap Analis dari Morgan Stanley, Adam Jonas.

CEO Tesla Elon Musk menargetkan Tesla mampu memproduksi 500 ribu unit pada akhir 2018 dan 1 juta unit pada 2020. Akan tetapi, jika melihat bahwa pada 2016 Tesla baru mampu memproduksi sekitar 84 ribu unit, bisa jadi akan ada satu target lagi yang meleset di masa depan.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stasiun Supercharger Tesla Kerap Dijadikan Tempat Parkir Gratis

Stasiun Supercharger Tesla Kerap Dijadikan Tempat Parkir Gratis

Otomotif | Rabu, 28 Desember 2016 | 13:56 WIB

Tesla Terima Suntikan Investasi dari Panasonic Rp3,4 M

Tesla Terima Suntikan Investasi dari Panasonic Rp3,4 M

Otomotif | Rabu, 28 Desember 2016 | 11:36 WIB

Stasiun Supercharger Tesla Tak Lagi Gratis Tahun Depan

Stasiun Supercharger Tesla Tak Lagi Gratis Tahun Depan

Otomotif | Rabu, 09 November 2016 | 09:54 WIB

Ini Tanggapan NASA Soal Autokemudi Tesla

Ini Tanggapan NASA Soal Autokemudi Tesla

Otomotif | Kamis, 01 September 2016 | 19:05 WIB

Tahun Depan Tesla Punya Kendaraan Baru Tapi Bukan Mobil?

Tahun Depan Tesla Punya Kendaraan Baru Tapi Bukan Mobil?

Otomotif | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 16:55 WIB

Terkini

Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini

Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal

Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:45 WIB

Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?

Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:25 WIB

Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi

Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50 WIB

Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah

Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini

Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:41 WIB

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:25 WIB

Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai

Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:54 WIB

Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?

Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:41 WIB

Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar

Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:35 WIB