Suara.com - Setiap penunggang motor sport full fairing pastilah ingin merasakan aura racing dari 'kuda besi' yang dikendarainya. Aura inilah yang dirasakan Suara.com saat menjajal All-New Yamaha R15 di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Bahkan, bisa dibilang aura racing pada generasi termutakhir dari R15 ini benar-benar kian kental terasa.
Kesan itu tak hanya timbul dari tampilannya yang sangat berubah, tapi juga dari handling plus performa All-New R15. Dari sisi tampang, perubahan paling kentara ada pada R-Series signature face, lampu depan dan belakang LED, hingga racing short tail yang lebih 'menungging'.
All-New Yamaha R15 berdimensi panjang 1.990 mm, lebar 725 mm, tinggi 1.135 mm. Adapun jarak sumbu roda ialah 1.325 mm. Dengan tinggi jok 815 mm dan riding position dibuat lebih menungging, Suara.com yang berpostur 171 cm harus sedikit berjinjit saat menaiki All-New Yamaha R15.
Setangnya yang bergaya underyoke pun membuat rising position All-New Yamaha R15 lebih menunduk dibanding R15 lawas. Justru hal inilah yang membuat aura racing kian terasa.
Tarikan awal All-New Yamaha R15 responsif. Tarikannya semakin enak saat putaran mesin berada di 7.000 rpm.
Di putaran mesin itu, teknologi Variable Valve Actuation (VVA) pada mesin baru SOHC 155 cc, empat langkah, satu silinder, berpendingin cairan, memberikan dorongan tenaga serta torsi lebih bagi kompetitor Honda CBR150R tersebut.

VVA secara prinsip bekerja dengan mengatur cam (noken as) untuk membuka dan menutup katup secara lebih gesit demi menyuplai oksigen dan bahan bakar yang dibutuhkan motor untuk dapat 'berlari' dengan tenaga memadai.
Adapun gelontoran tenaga dan torsi maksimal All-New Yamaha R15 diklaim meningkat 20 persen dibanding R15 sebelumnya. Daya puncaknya ialah 14.2 kW di 10.000 rpm, sedangkan torsi terbesarnya 14.7 Nm di 8.500 rpm.
Teknologi baru lain pada mesin yang mendukung All-New Yamaha R15 lebih enak dibawa kebut-kebutan ialah Assist and Slipper Clutch.
Teknologi tersebut membuat ban tidak selip dan amat minim hentakan meskipun gigi diturunkan langsung dari enam ke empat di tikungan sirkuit. Perpindahan gigi juga terasa sangat halus.

Liukan All-New Yamaha R15 di tikungan 'S besar' maupun 'S kecil' Sirkuit Sentul terasa lebih stabil. Ini terjadi berkat perpaduan ban bertapak terlebar di kelasnya (100/80-17 di depan serta 140/70-17 di belakang), suspensi depan upside-down berdiameter inner tube 37 mm yang rigid, swing arm aluminium, delta box frame, hingga distribusi bobot depan-belakang yang kini dibuat makin berimbang 50:50.
Meski 'berbadan' besar lagi kekar, All-New Yamaha R15 nyatanya ringan dan 'patuh' dimiringkan ke kiri dan ke kanan untuk meliuk-liuk. Berat kotornya ternyata cuma 137 km.