Motor Bebek Diprediksi Makin Terpinggirkan di 2017

Ririn Indriani | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Sabtu, 11 Februari 2017 | 13:39 WIB
Motor Bebek Diprediksi Makin Terpinggirkan di 2017
Ilustrasi sepeda motor di Tanah Air (Shutterstock).

Suara.com - Motor underbone atau biasa disebut sebagai motor bebek, pernah jadi raja di jalanan Indonesia. Akan tetapi, sejak kedatangan skuter otomatis (skutik), posisi motor bebek dari tahun ke tahun makin terpinggirkan, termasuk tahun ini.

Di 2017, motor bebek tak hanya disikut oleh skutik. Perkembangan pasar motor sport yang bagus pun bisa makin membuat nasib motor bebek mengenaskan.

Direktur Pemasaran PT. Astra Honda Motor Margono Tanuwijaya mengatakan motor bebek memiliki tendensi untuk turun lagi volume penjualan dan pangsa pasarnya di tahun bershio ayam api ini, meski ia mengaku belum mampu memprediksi seberapa besar penurunannya secara tepat. Sementara itu, skutik tetap berjaya dan prospek motor sport makin cerah.

"Sekarang ini segmen motor bebek adalah orang-orang yang memang lebih cenderung beli motor secara fungsional. Mereka konsumen-konsumen konservatif, cari motor irit, hanya dipakai kerja, tidak terlalu peduli terhadap gaya hidup, model motor," ucap Margono, beberapa waktu lalu di JI Expo Kemayoran, Jakarta.

Menurut dia, segmen konsumen seperti ini akan tetap ada, tetapi jumlahnya akan terus mengecil hingga mencapai titik tertentu di masa depan.

"Dengan berkembangnya generasi baru yang berubah dan income per kapita yang beberapa tahun terakhir ini naik, hal itu akan berubah. Orang-orang akan cenderung membeli motor dengan mempertimbangkan gaya hidup. Itu kan terlihat dari angka penjualan motor bebek yang turun sangat signifikan," tutur Margono.

Menilik data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), transaksi jual-beli motor bebek di 2016 merosot paling dalam jika dibandingkan dengan skutik atau pun motor sport. Pasar motor bebek turun 30,14 persen jika dikomparasikan dengan capaian 2015 menjadi 599.542 unit. Pangsa pasar motor bebek kini hanya sekitar 10 persen di jagad sepeda motor nasional.

Pasar motor sport, di sisi lain, minus 13,5 persen menjadi 643.739 unit di 2016. Adapun pasar skutik cuma tereduksi 3,89 persen menjadi 4.688.004 unit.

Margono mengatakan harapan bagi motor bebek adalah konsumen di beberapa daerah perkebunan yang memfungsikannya sebagai kendaraan. "Di Jakarta juga masih ada perusahaan-perusahaan jasa kurir yang masih tetap butuh sepeda motor yang irit dan tak butuh desain model."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Honda Berikan Warna Baru pada 'Moge' CB500F

Honda Berikan Warna Baru pada 'Moge' CB500F

Otomotif | Kamis, 09 Februari 2017 | 19:23 WIB

Tunggangi "Bebek Tua", Lelaki Ini Coba Keliling Dunia

Tunggangi "Bebek Tua", Lelaki Ini Coba Keliling Dunia

Otomotif | Rabu, 02 Juli 2014 | 17:15 WIB

Ketika Dani Pedrosa Tak Lagi "Memacu" Honda di Lintasan

Ketika Dani Pedrosa Tak Lagi "Memacu" Honda di Lintasan

News | Jum'at, 25 April 2014 | 19:22 WIB

Terkini

Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas

Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 20:05 WIB

Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis

Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 18:50 WIB

Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas

Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 18:00 WIB

5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang

5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 17:20 WIB

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 17:10 WIB

Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama

Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 16:58 WIB

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:56 WIB

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:49 WIB

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:35 WIB

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 14:55 WIB