Motor Tank Bekas Perang Dunia II Ini Dilelang

Tomi Tresnady | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Selasa, 14 Maret 2017 | 20:36 WIB
Motor Tank Bekas Perang Dunia II Ini Dilelang
Sebuah all-terrain vehicle (ATV) dengan desain mirip tank.

Suara.com - Sebuah all-terrain vehicle (ATV) yang memadukan motor dan tank ini menjadi saksi bisu Perang Dunia II bakal dilelang pada pekan ini. Kendaraan tank itu diperkirakan bakal laku dengan harga fantasistis, yakni sekitar Rp1 miliar.

Kendaraan yang dahulu disebut sebagai Kettenkrad itu, seperti dikutip dari Auto Evolution pada Selasa (14/3/2017), akan dilelang di Goodwood Members’ Meeting pada 19 Maret nanti.

Kettenkrad diprediksi laku antara 70 ribu-90 ribu euro. Jika dirupiahkan, nilainya mencapai Rp936 juta-Rp1,2 miliar.

Kettenkrad sendiri merupakan perpaduan dari bahasa Jerman 'ketten' yang berarti 'jalur' plus 'krafttrad' yang artinya 'motor'. Konsep dari Kettenkrad mirip dengan ATV yaitu kendaraan kecil serupa motor yang mampu melaju di berbagai medan.

Kettenkrad dibuat bagi Angkatan Udara Jerman sebagai moda transportasi ringkas yang bisa digunakan di segala medan dan dapat membawa senjata berat. Kettenkrad diciptakan dengan dimensi yang cukup untuk dimasukkan di pesawat Junkers Ju 52.

Kettenkrad telah mengalami restorasi tanpa menghapus orisinalitas spesifikasinya. Proses restorasi memakan waktu empat tahun, dari 2011-2015.

Transmisi Kettenkrad menggunakan girboks tiga percepatan manual. Pedal koplingnya dioperasikan dengan kaki.

Transmisinya bisa disetel di range rendah atau tinggi, sesuai medan yang dihadapi. Sementara, mesin yang dipanggul berkapasitas 1.478 cc berpendingin cairan milik mobil klasik Opel Olympia.

Suspensi depannya bermodelkan telelever yang sangat identik dengan motor-motor BMW Motorrad. Kendaraan dengan kecepatan maksimal 80 km/jam itu sendiri cuma diproduksi hingga 8.000 unit di masa perang.

Mungkin saja, Kettenkrad yang segera dilelang tersebut adalah yang terakhir dari jenisnya yang masih selamat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cari Pom Bensin, Warga Inggris Nekat Kendarai Tank Baja di Jalan

Cari Pom Bensin, Warga Inggris Nekat Kendarai Tank Baja di Jalan

News | Senin, 06 Februari 2017 | 20:16 WIB

Tank Tempur Jatuh ke Sungai, Tiga Tentara Tewas

Tank Tempur Jatuh ke Sungai, Tiga Tentara Tewas

News | Rabu, 17 Agustus 2016 | 00:01 WIB

Ide Tank Jadi Rumpon Wisata, TNI AD: Dukung Tapi Tak Spontan

Ide Tank Jadi Rumpon Wisata, TNI AD: Dukung Tapi Tak Spontan

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 14:41 WIB

Tank Bekas PD II akan Dijadikan Rumpon, Ini Tanggapan TNI AD

Tank Bekas PD II akan Dijadikan Rumpon, Ini Tanggapan TNI AD

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 13:45 WIB

Alasan Tank Eks Zaman Bung Karno Jadi Rumpon di Kepulauan Seribu

Alasan Tank Eks Zaman Bung Karno Jadi Rumpon di Kepulauan Seribu

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 12:38 WIB

Tank Bekas PD II untuk Rumpon Ditaruh Dekat Pulau Pramuka

Tank Bekas PD II untuk Rumpon Ditaruh Dekat Pulau Pramuka

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 11:40 WIB

Terkini

Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?

Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 21:00 WIB

5 Rekomendasi Jaket Cowok Murah untuk Naik Motor Harian Anti Gerah

5 Rekomendasi Jaket Cowok Murah untuk Naik Motor Harian Anti Gerah

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 19:00 WIB

Tren Mobil Listrik Murah Mulai Gerus Pasar MPV Konvensional di Indonesia

Tren Mobil Listrik Murah Mulai Gerus Pasar MPV Konvensional di Indonesia

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:45 WIB

5 Mobil Listrik Termurah di Bawah Harga Brio RS: AC Sejukkan si Kecil, Peneduh dari Bara El Nino

5 Mobil Listrik Termurah di Bawah Harga Brio RS: AC Sejukkan si Kecil, Peneduh dari Bara El Nino

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:23 WIB

Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru

Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:10 WIB

Dominasi Daihatsu Gran Max di Pasar Mobil Niaga Indonesia Kian Tak Terbendung Kompetitor

Dominasi Daihatsu Gran Max di Pasar Mobil Niaga Indonesia Kian Tak Terbendung Kompetitor

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 17:45 WIB

5 Rekomendasi Jaket Murah Bisa Dipakai Harian untuk Pemotor Cewek, Anti Gerah Sepanjang El Nino

5 Rekomendasi Jaket Murah Bisa Dipakai Harian untuk Pemotor Cewek, Anti Gerah Sepanjang El Nino

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 17:14 WIB

Kena Regulasi Baru, Segini Itung-itungan Pajak BYD Atto 1: Masih Worth It?

Kena Regulasi Baru, Segini Itung-itungan Pajak BYD Atto 1: Masih Worth It?

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 16:26 WIB

Indef: Realisasi Mobil Listrik Baru 104.000 Unit, Transisi Energi Jauh dari Target

Indef: Realisasi Mobil Listrik Baru 104.000 Unit, Transisi Energi Jauh dari Target

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 16:07 WIB

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 15:15 WIB