Mahasiswa Lampung Ciptakan Sistem Canggih Helm Anti-Maling

Tomi Tresnady

Kamis, 23 Maret 2017 | 04:34 WIB
Mahasiswa Lampung Ciptakan Sistem Canggih Helm Anti-Maling
Seekor anjing mengenakan helm. [shutterstock]

Suara.com - Mahasiswa Lampung Vincentius Bagus W merancang sistem keamanan helm sepeda motor untuk mencegah kehilangan saat memarkirkan kendaraan di tempat umum.

Menurut Vincentius, mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya di Bandarlampung, Rabu, rancangan sistem keamanan helm menggunakan sensor magnetic reed switch berbasis arduino.

Ia menjelaskan, sistem itu dapat memberikan informasi adanya tindakan pencurian helm di sekitar lokasi dengan bunyi alarm yang dihasilkan oleh buzzer.

Penelitian itu dilakukan Vincentius sebagai tugas skripsinya untuk meraih gelar sarjana pada Jurusan Sistem Komputer Darmajaya.

Dia menerangkan, cara kerja sistem tersebut, helm diletakkan pada kaca spion sepeda motor yang telah dipasang sensor magnetic reed switch. Sensor dapat mendeteksi keberadaan helm dengan menggunakan daya medan magnet.

Jarak sensor dengan magnet di antara 1-4,5 cm, maka buzzer akan mati, apabila jarak sensor dengan magnet 5,5cm atau lebih maka buzzer akan berbunyi.

"Jika pencuri melepaskan helm dari spion motor, maka jarak sensor dengan magnet lebih dari 5,5 cm, maka 10 detik kemudian, buzzer yang terpasang tepat pada bagian telinga di helm akan membunyikan alarm," ujarnya, seperti dilaporkan Antara.

Ia menjelaskan, alarm akan terus berbunyi jika helm tidak kembali diletakkan di spion dan jika saklar tersembunyi yang terpasang pada helm masih dalam keadaan on.

Alarm yang terus berbunyi tersebut diharapkan dapat membantu petugas jaga area parkir atau satpam untuk mencurigai pelaku pencurian helm.

"Hanya pemiliknya yang mengetahui letak saklar tersembunyi pada helm, sehingga alarm tidak berbunyi jika saklar dalam keadaan off. Mudah-mudahan alat ini dapat meminimalkan terjadi kehilangan helm di area parkir, dan memberikan efek jera bagi pelaku pencurian," katanya.

Menanggapi alat tersebut, Ketua Jurusan Sistem Komputer Zaidir Jamal ST MEng mengapresiasi para mahasiswanya yang aktif dan kreatif melakukan penelitian.

Sistem pengaman helm rancangan Vincentius masih terdapat kekurangan sehingga perlu dilakukan pengembangan seperti menambahkan bluetooth dan perangkat lunak android sebagai saklar sehingga lebih mudah on/off tanpa harus membuka kain lapisan busa pada helm.

"Alat ini juga dapat dikembangkan dengan menambahkan GSM shield untuk mengirimkan short message service ke nomor pemilik helm sehingga pemilik helm lebih mudah mengetahui dan segera ke area parkir apabila terjadi pencurian," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dengan Helm Cerdas Ini Anda Tak Butuh Kaca Spion

Dengan Helm Cerdas Ini Anda Tak Butuh Kaca Spion

Otomotif | Minggu, 19 Maret 2017 | 19:27 WIB

"Buzzer" Helm Antingantuk Ciptaan Mahasiswa UI

"Buzzer" Helm Antingantuk Ciptaan Mahasiswa UI

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 19:09 WIB

Helm Ini Bisa Panggil Ambulan Meski Pengendara Pingsan

Helm Ini Bisa Panggil Ambulan Meski Pengendara Pingsan

Otomotif | Minggu, 12 Juni 2016 | 14:07 WIB

Arai Luncurkan Helm Balap Mobil di Indonesia

Arai Luncurkan Helm Balap Mobil di Indonesia

Otomotif | Kamis, 21 Januari 2016 | 20:03 WIB

Perhatikan Anatomi Helm Sebelum Membeli

Perhatikan Anatomi Helm Sebelum Membeli

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2015 | 06:29 WIB

Terkini

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

×