18 Motor Modifikasi Perebutkan Satu Tempat di Kejuaraan Dunia

Arsito Hidayatullah, Insan Akbar Krisnamusi

Sabtu, 01 April 2017 | 15:30 WIB
18 Motor Modifikasi Perebutkan Satu Tempat di Kejuaraan Dunia
Deretan sepeda motor hasil modifikasi di ajang kontes Oto Plus Showbike Fighting Affiliated with AMD di Senayan, Jakarta, Sabtu (1/4/2017). [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Sebanyak 18 motor modifikasi kategori Freestyle bertarung di ajang "Oto Plus Showbike Fighting Affiliated with AMD". Di kontes modifikasi ini, pemenang untuk aliran Freestyle akan dikirim ke ajang kejuaraan dunia modifikasi sepeda motor di Jerman.

"Oto Plus Showbike Fighting Affiliated with AMD" menjadi salah satu pertunjukan yang paling menarik minat pengunjung di Otobursa Tumplek Blek 2017, yang digelar sepanjang 1-2 April di kawasan Senayan, Jakarta. Managing Editor Oto Plus, Indramawan mengatakan, inilah kontes modifikasi sepeda motor pertama di Indonesia yang berafiliasi dengan American Motorcycle Dealers (AMD).

"AMD punya program World Championship of Custom Bike Building, kontes modifikasi dua tahunan yang diikuti builder dari seluruh dunia. Khusus pemenang kategori Freestyle akan mewakili Indonesia di kejuaraan dunia modifikasi sepeda motor itu, Oktober 2018 di Koln, Jerman," papar Indramawan.

Kontes kategori Freestyle membebaskan modifikator merombak total sepeda motornya, mulai dari rangka, mesin, hingga komponen terkecil. Motor-motor modifikasi di kategori ini pastinya tidak akan terlihat lagi bentuk aslinya.

"Tapi kami tetap ada proses running test, jadi tetap mengedepankan fungsionalitas. Di kejuaraan dunia yang dilakukan AMD sendiri, peserta Freestyle wajib memberikan video dulu yang memperlihatkan motornya bisa dipakai," papar Indramawan.

Ajang "Oto Plus Showbike Fighting Affiliated with AMD" sendiri secara total mempertandingkan delapan kategori. Selain Freestyle, ada kategori Cafe Racer, Street Fighter, Old and Retro, Chopper Bobber, Choppy Cup, Sports Bike, Street Tracker, hingga Custom Scooter.

"Secara total ada 86 peserta yang teregistrasi. Satu peserta satu motor," ucap Indramawan.

Adapun sistem penjurian di kontes modifikasi ini dilakukan dengan mengikuti sistem yang diterapkan AMD yakni Competitor Judging System. Dalam sistem ini, para pesertalah yang menilai dan mengkategorikan para pesaingnya, dari yang terbaik sampai yang terburuk. Setiap posisi, dari nomor satu sampai nomor paling buncit, akan memiliki poin.

Poin para modifikator yang diberikan oleh para kompetitornya lalu dijumlah. Modifikator yang mendapatkan poin terbanyaklah yang menang.

"AMD menyebut cara ini 'Survey by Experts'," tutur Indramawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

THUG Juarai Kontes Modifikasi

THUG Juarai Kontes Modifikasi

Otomotif | Sabtu, 03 Desember 2016 | 08:23 WIB

Biaya Modifikasi Mobil LCGC Ini Seharga Satu Unit Mobil

Biaya Modifikasi Mobil LCGC Ini Seharga Satu Unit Mobil

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2015 | 21:01 WIB

Datsun Indonesia Gelar Kontes Modifikasi

Datsun Indonesia Gelar Kontes Modifikasi

Otomotif | Selasa, 16 Desember 2014 | 11:39 WIB

Terkini

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Jetour T2 i-DM Padukan Desain Boxy Ikonik dengan Teknologi PHEV Modern

Jetour T2 i-DM Padukan Desain Boxy Ikonik dengan Teknologi PHEV Modern

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak

Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:15 WIB

×