Lima Masalah yang Sering Terjadi Pada Suspensi Mobil

Ririn Indriani | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Senin, 24 April 2017 | 14:12 WIB
Lima Masalah yang Sering Terjadi Pada Suspensi Mobil
Ilustrasi tenaga mekanik tengah memperbaiki suspensi mobil. (Shutterstock)

Suara.com - Jalan-jalan Jakarta sangatlah 'menggemaskan', karena banyak lubang atau aspal yang buruk. Suspensi mobil akhirnya menjadi salah satu bagian yang kerap menderita.

Suspensi adalah sektor yang langsung merasakan efek dari kondisi jalan. Komponen-komponen suspensi seperti per, shock absorber, anti-roll bar, atau control arm bekerja keras saban hari agar pengemudi dan penumpang merasakan dampak guncangan dari jalan seminimal mungkin.

Komponen-komponen suspensi ini pulalah yang langsung terdampak oleh kondisi jalan yang jelek, berlumpur, berdebu, banyak kerikil, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak kerusakan yang terjadi di suspensi, ada beberapa yang paling sering dialami. Berikut lima di antaranya, seperti diulas oleh laman daring Cars.com beberapa waktu lalu.

1. Kaki-kaki Tidak Lurus
Seringnya suspensi menghantam lubang, apalagi jika mobil dibawa dalam keadaan kencang, lambat laun berpotensi membuat kaki-kaki tak lurus. Hal ini, selain membuat menyetir terasa tak nyaman, juga membuat ban cepat aus. Rutin lah spooring dan balancing minimal tiap 20 ribu km atau saat mobil terasa 'mencong' atau bergetar di jalur lurus.

2. Oli Shock Breaker Bocor
Shock breaker dialiri oli untuk membantu komponen ini menahan serta menyerap guncangan jalan. Oli shock breaker kerap bocor jika mobil sering dibawa ugal-ugalan saat menghantam lubang.

Salah satu pertanda oli shock breaker bocor adalah ketika pengemudi dan penumpang merasakan getaran, guncangan, dan kelimbungan lebih banyak dari biasanya di kabin karena shock breaker menjadi lebih keras. Tanda lainnya yang memperkuat adalah jika keausan ban tak merata.

3. Bantalan Per Mobil Menipis
Bantalan per akan menipis seiring umur atau jika mobil jarang dibawa perlahan melewati jalan berlubang. Kerusakan ini ditandai bunyi berdecit setiap ada guncangan. Kalau dibiarkan dan tidak diperbaiki, kemungkinan per dapat patah. Ketinggian mobil yang tak rata di satu sisi jika bisa menjadi pertanda ada masalah dengan per, karena per berfungsi menahan bobot mobil.

4. Ball Joint Rusak
Ball joint adalah penghubung suspensi dengan ban, penyerap sebagian guncangan, dan titik rotasi ketika setir kemudi dibelokkan. Anda bisa mengetahui ball joint perlu diganti saat mendengar bunyi besi beradu terutama saat mobil sedang belok.

Untuk lebih memastikan, dongkraklah mobil dan goyangkan tiap ban menyilang seperti huruf 'X'. Jika ada ban yang bisa digoyangkan seperti itu, maka ball joint di ban tersebutlah yang rusak.

5. Bantalan Control Arm Rusak
Control arm menghubungkan roda dengan rangka, juga mengoneksikan setir kemudi dengan ban. Bantalan control arm atau control arm yang bengkok bisa membawa masalah pada handling plus ban cepat aus. Tanda-tanda control arm perlu dicek dan diperbaiki adalah timbulnya bunyi saat mobil berakselerasi atau direm. Selain itu, handling juga jadi kurang presisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Era Mobil Terbang Kian Dekat, Konsumen Banyak yang Takut, Kenapa?

Era Mobil Terbang Kian Dekat, Konsumen Banyak yang Takut, Kenapa?

Otomotif | Senin, 24 April 2017 | 11:23 WIB

Dokumen Ini Bongkar Rahasia Apple soal Mobil Swakemudi

Dokumen Ini Bongkar Rahasia Apple soal Mobil Swakemudi

Otomotif | Senin, 24 April 2017 | 05:32 WIB

BMW Isyaratkan Buat Supercar Hibrida di Masa Depan

BMW Isyaratkan Buat Supercar Hibrida di Masa Depan

Otomotif | Minggu, 23 April 2017 | 17:58 WIB

Memproduksi Mobil Hibrida di Indonesia Butuh Studi Mendalam

Memproduksi Mobil Hibrida di Indonesia Butuh Studi Mendalam

Otomotif | Minggu, 23 April 2017 | 14:59 WIB

Terkini

5 EV dengan Jarak Tempuh Terjauh di Indonesia, Ada Mobil Listrik Buatan Lokal

5 EV dengan Jarak Tempuh Terjauh di Indonesia, Ada Mobil Listrik Buatan Lokal

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 20:22 WIB

Berkat Subsidi, Penjualan Mobil Listrik Toyota Kalahkan BYD

Berkat Subsidi, Penjualan Mobil Listrik Toyota Kalahkan BYD

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 20:08 WIB

Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih

Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 18:42 WIB

Lupakan eSAF, Penantang Honda PCX Ini Punya Fitur Ala Moge dan Bobot 30 Kg Lebih Ringan

Lupakan eSAF, Penantang Honda PCX Ini Punya Fitur Ala Moge dan Bobot 30 Kg Lebih Ringan

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram

Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 17:04 WIB

Bukan Gran Max atau Carry, Mobil MBG di Garut Ini Bikin Off-Roader Melongo

Bukan Gran Max atau Carry, Mobil MBG di Garut Ini Bikin Off-Roader Melongo

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:45 WIB

Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua

Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:43 WIB

5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa

5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:25 WIB

Solar di Indonesia dengan Malaysia Mahal Mana? Intip Perbandingan Harganya yang Bikin Kaget

Solar di Indonesia dengan Malaysia Mahal Mana? Intip Perbandingan Harganya yang Bikin Kaget

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:06 WIB

Tinggalkan Jauh Pesaingnya, Veda Ega Naik Level dari Status 'Rookie' Jadi Ancaman Papan Atas

Tinggalkan Jauh Pesaingnya, Veda Ega Naik Level dari Status 'Rookie' Jadi Ancaman Papan Atas

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:03 WIB