Iklan Audi Ini Dinilai Kontroversial dan Menuai Kritik, Mengapa?

Dythia Novianty

Rabu, 19 Juli 2017 | 09:27 WIB
Iklan Audi Ini Dinilai Kontroversial dan Menuai Kritik, Mengapa?
Iklan Audi yang kontroversial. [YouTube]

Suara.com - Sebuah iklan Audi yang disiarkan di bioskop dan online di Cina, memicu kemarahan banyak pihak. Pasalnya, iklan berdurasi kurang dari menit ini membandingkan perempuan dengan mobil bekas dalam sebuah resepsi pernikahan.

Iklan ini menjadi sandungan pabrikan asal Jerman itu, yang pernah menikmati pertumbuhan yang nyaris tak terbatas di negara ini.

Iklan yang menggambarkan suasan resepsi pernikahan di taman, dengan mempelai perempuan dan mempelai lelaki hendak mengucapkan sumpah mereka. Tiba-tiba, ibu mempelai lelaki dengan panik menyela, bergegas ke lorong untuk "memeriksa" calon menantunya.

Sang ibu mencubit hidung, menarik telinga dan kemudian memeriksa bagian dalam mulut si pengantin perempuan.

"Apa yang Ibu lakukan?" tanya pengantin lelaki dalam bahasa Mandarin, sambil menarik ibunya pergi.

Sang ibu kemudian mulai berjalan kembali ke tempat duduknya, lalu berbalik dan memberikan kode di tangannya dengan tanda "A-Okay".

Sepasang pengantin mendesah lega. Tapi kelegaannya berumur pendek karena ibu mempelai lelaki memusatkan perhatiannya pada pengantin perempuan, kali ini melirik payudaranya. Pengantin yang cemas itu dengan cepat menutupi daerah dadanya dengan tangannya.

Komersial itu kemudian memotong rekaman dengan menampilkan gambar sedan merah Audi, yang melesat di sepanjang jalan raya yang kosong. Suara seorang lelaki kemudian menyatakan, "Keputusan penting harus dilakukan dengan hati-hati".

Animasi mendorong pemirsa untuk mengunjungi situs web yang menjual mobil bekas "Audi-approved".

baca juga

 

"Hanya dengan sertifikasi resmi Anda bisa beristirahat dengan mudah," kata seorang lelaki.

Sontak saja, iklan ini menuai banyak komentar di media sosial. Seorang pengguna Twitter memposting sebuah cerita tentang iklan tersebut, berkomentar, "Bagaimana membuat iklan yang akan mematikan konsumen."

Di Weibo, sebuah platform media sosial Cina mirip dengan Twitter, orang-orang mengkritik iklan tersebut sebagai diskriminasi dan "menjijikkan".

Beberapa pengguna meminta Audi untuk minta maaf, sementara beberapa orang mendesak pemboikotan produsen mobil tersebut.

Seorang juru bicara Audi mengatakan kepada South China Morning Post bahwa pabrikan sedang menyelidiki iklan tersebut dan diproduksi oleh mitra usaha patungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Audi Bocorkan Rencana Produksi Supercar Listrik

Audi Bocorkan Rencana Produksi Supercar Listrik

Otomotif | Jum'at, 07 Juli 2017 | 20:09 WIB

Spiderman Belajar Nyetir di Iklan All-New Audi A8

Spiderman Belajar Nyetir di Iklan All-New Audi A8

Otomotif | Kamis, 22 Juni 2017 | 14:53 WIB

All-New Audi A8 Bakal 'Bintangi' Film Spiderman: Homecoming

All-New Audi A8 Bakal 'Bintangi' Film Spiderman: Homecoming

Otomotif | Rabu, 14 Juni 2017 | 14:34 WIB

Terkini

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:14 WIB

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:13 WIB

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:11 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:06 WIB

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:05 WIB

×