Toyota Berharap Pemerintah Dukung Mobil Hibrida dengan Insentif

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Sabtu, 05 Agustus 2017 | 17:43 WIB
Toyota Berharap Pemerintah Dukung Mobil Hibrida dengan Insentif
Logo Toyota. [Shutterstock]

Suara.com - Toyota melihat teknologi mobil hibrida sebagai jalan keluar termudah jika pemerintah ingin mempromosikan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Toyota pun berharap pemerintah mendukung tumbuh-kembang pasar mobil hibrida di Indonesia melalui regulasi low carbon emission vehicle (LCEV).

Pemerintah saat ini memang sedang menyusun regulasi LCEV untuk mendorong pasar mobil berbahan bakar alternatif. Melalui peraturan LCEV, negara bakal memberikan paket insentif pajak bagi berbagai teknologi kendaraan rendah emisi gas buang.

Merespons hal ini, Presiden Direktur PT. Toyota Astra Motor (TAM), Henri Tanoto, menilai bahwa pemerintah sebaiknya menerapkan teknologi yang tidak membutuhkan infrastruktur tambahan terlalu banyak.

"Mana (teknologi) yang memerlukan infrastruktur paling sedikit. Kami harapkan hal itu dipertimbangkan juga," ucap dia saat ditemui belum lama ini di Jakarta.

Adapun teknologi itu, menurut Henri, ialah mobil hibrida yang menggabungkan mesin konvensional dengan sistem penggerak bertenaga listrik.

"Kalau kami ditanya, yang kebutuhan infrastrukturnya lebih sedikit, kan, mobil hibrida. Teknologi hibrida ini ramah lingkungan dan efisien bahan bakar. Besar harapan kami, hibrida ini bisa didukung pemerintah juga," papar Henri.

Toyota sendiri tahun ini makin rajin memamerkan teknologi hibrida mereka kepada masyarakat Indonesia. Di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017, April kemarin, mereka memiliki sudut khusus untuk menjelaskan teknologi ini kepada pengunjung pameran otomotif tersebut.

Di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, 10-20 Agustus nanti, hal yang sama kembali dilakukan pabrikan asal Jepang ini. Bahkan, selain mempunyai sudut khusus, Toyota memboyong pula Prius Hybrid sebagai mobil eksebisi.

Terkait soal itu, Executive General Manager TAM, Fransiskus Soerjopranoto, mengingatkan bahwa saat Chief Executive Officer Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda, bertemu Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, sudah ada kesepakatan Toyota di masa depan akan menjual mobil listrik di Indonesia.

baca juga

"Tapi kami, kan, butuh melakukannya secara bertahap. Kami akan mulai dari mobil yang efisien bahan bakar. Kalau ditanya, salah satu teknologinya itu hibrida. Itu kenapa kami saat ini sibuk mengedukasi pasar," tandas Soerjopranoto.

"Teknologi yang paling dekat adalah hibrida tapi tujuan akhir kami adalah mobil listrik," tegas Soerjopranoto lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Toyota Rilis 3 Model Baru di GIIAS, Salah Satunya 'Adik' Alphard

Toyota Rilis 3 Model Baru di GIIAS, Salah Satunya 'Adik' Alphard

Otomotif | Rabu, 02 Agustus 2017 | 18:35 WIB

Toyota: Mobil Hibrida Paling Realistis untuk Indonesia

Toyota: Mobil Hibrida Paling Realistis untuk Indonesia

Otomotif | Sabtu, 29 Juli 2017 | 21:32 WIB

Toyota Sumbang Mobil, Mesin, Transmisi ke 39 SMK Jawa Barat

Toyota Sumbang Mobil, Mesin, Transmisi ke 39 SMK Jawa Barat

Otomotif | Jum'at, 28 Juli 2017 | 15:36 WIB

Terkini

Kritik Tajam di Buku Kita Lebih Bodoh dari Generasi Soekarno-Hatta

Kritik Tajam di Buku Kita Lebih Bodoh dari Generasi Soekarno-Hatta

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Singapura Lawan Brasil Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Cuma Hadapi Yordania

Singapura Lawan Brasil Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Cuma Hadapi Yordania

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Perubahan Iklim Bisa Bikin Penyakit yang Ditularkan Nyamuk Makin Sulit Dikendalikan

Perubahan Iklim Bisa Bikin Penyakit yang Ditularkan Nyamuk Makin Sulit Dikendalikan

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:12 WIB

812 Situs PBK Ilegal Diblokir, Pemerintah Ingatkan Trader Jangan Tergiur Cuan

812 Situs PBK Ilegal Diblokir, Pemerintah Ingatkan Trader Jangan Tergiur Cuan

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:11 WIB

He's Just Not That Into You: Ketika Kita Terlalu Sibuk Mencari Alasan

He's Just Not That Into You: Ketika Kita Terlalu Sibuk Mencari Alasan

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Set Makeup Viva Murah Under Rp50 Ribu, Hasil Natural untuk Pemula

Set Makeup Viva Murah Under Rp50 Ribu, Hasil Natural untuk Pemula

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu, Produksi Turun Jadi Biang Kerok

Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu, Produksi Turun Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:09 WIB

GWM Tank Tabrak Gerobak dan Motor di Palmerah, Pemotor Tewas di Lokasi

GWM Tank Tabrak Gerobak dan Motor di Palmerah, Pemotor Tewas di Lokasi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:09 WIB

Prabowo: Tiap Bulan Indonesia Diramalkan Akan Kolaps

Prabowo: Tiap Bulan Indonesia Diramalkan Akan Kolaps

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:09 WIB

Mengapa Sinar Matahari Menjadi Sumber Energi Utama dalam Ekosistem?

Mengapa Sinar Matahari Menjadi Sumber Energi Utama dalam Ekosistem?

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:08 WIB

×