Luar Biasa! Motor Listrik Mungil Ini Bikinan Dokter Hewan

Senin, 11 September 2017 | 12:18 WIB
Luar Biasa! Motor Listrik Mungil Ini Bikinan Dokter Hewan
Inilah motor listrik bikinan Alan Cross, dokter spesialis bedah tulang hewan yang juga punya gelar di bidang teknik. (Foto: dok.Silodrome)

Suara.com - Alan Cross, seorang warga Atlanta, Amerika Serikat (AS), sehari-hari berkarier sebagai seorang spesialis bedah tulang hewan (veterinarian orthopedic surgeon). Namun, siapa sangka, ia berhasil membuat motor mungil bertenaga listrik yang benar-benar berfungsi.

Cross, menurut laman daring Silodrome belum lama ini, ternyata memang memiliki juga gelar di bidang teknik (engineering). Namun, keberhasilannya membuat motor listrik seorang diri tetap saja luar biasa.

Motor listrik tersebut ia namakan Exodyne. Cross membutuhkan waktu sembilan bulan untuk membangun 'kuda besi' ini dan semuanya dia lakukan di dalam garasi rumahnya.

Hampir seluruh proses, mulai dari riset, desain, sampai pabrikasi ia kerjakan sendiri. Ia cuma meminta bantuan orang lain untuk menggarap bagian seat upholstery, serta powdercoating.

Rangka Exodyne berfungsi ganda sebagai boks baterai ion-lithium. Boks baterai ini, seperti bisa dilihat pada gambar, diposisikan dalam satu garis lurus diagonal yang menghubungkan steering head berpanel instrumen digital dengan swingarm pivot.

Boks baterai Exodyne mengandung 48 baterai ion-lithium. Baterai-baterainya disusun dengan konfigurasi 100V 32 Ah. Gelontoran daya baterai secara total sebenarnya mampu mencapai 600 A, tapi Cross membatasinya hingga cuma 200 A.

Sementara itu, sistem penggerak pada roda belakangnya disokong motor listrik dari EnerTrac, yang menggunakan motor controller Sevcon Gen 4. Roda-rodanya sendiri bermerek Warp 9.

Cross mengatakan, semua perangkat keras yang vital menggunakan titanium dari ProBolt sebagai materialnya. Adapun perangkat-perangkat keras yang non-vital memakai aluminium dari ProBolt.

Beberapa aspek, seperti boks baterai ion-lithium, juga menggunakan serat karbon agar kokoh dan ringan. Itulah alasan mengapa bobot Exodyne secara menyeluruh kurang dari 250 pound (113 kg).

Cross juga mengakui, komponen-komponen Exodyne semisal suspensi, swingarm, rem dicomot dari suku cadang motor lain. Ia mencontohkan, fork depan diambil dari Suzuki RMZ 25 keluaran 2005, sedangkan rem depan Brembo ia ambil pula dari Suzuki.

Exodyne memiliki jarak tempuh 20 mil (32 km) sebelum baterainya meminta diisi kembali. Adapun kecepatan dapat digeber hingga 100 km/jam.

Cross mengatakan, saat ini ia sedang mempertimbangkan untuk membuka pemesanan dan menjualnya. Jika jadi dijual, Anda mau?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI