Rolls-Royce Akan Pindahkan Teknologi Swakemudi Mobil ke Kapal

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 15 September 2017 | 15:05 WIB
Rolls-Royce Akan Pindahkan Teknologi Swakemudi Mobil ke Kapal
Kapal Rolls-Royce. [Rolls-Royce]

Suara.com - Rolls-Royce baru-baru ini mengumumkan sebuah rencana fantastis. Mereka ingin memindahkan teknologi swakemudi ke kapal laut yang bisa dipergunakan untuk keperluan militer maupun logistik.

Rolls-Royce, seperti dikutip dari laman daring resmi mereka, percaya diri mampu membuat kapal swakemudi berbobot hingga 700 ton. Kapal sepanjang 60 meter ini diproyeksikan dapat beroperasi secara otonom selama 100 hari, berjarak tempuh 3.500 nautical mile (6.482 km), dengan kecepatan di atas 25 knot.

Kapal ini diyakini dapat berguna bagi industri logistik dan terutama angkatan laut. Kapal swakemudi Rolls-Royce kelak bisa dipakai dalam misi patroli, pengintaian, pengawalan kapal konvensional, atau untuk membawa berbagai perangkat mata-mata lainnya seperti drone.

Kapal tersebut di tengah misi dapat berubah fungsi menjadi kapal patroli menjadi kapal pengintai jika mendeteksi adanya kendaraan mencurigakan seperti kapal selam. Saat dalam mode pengintai, sistem propulsi dan tenaga bakal beradaptasi menjadi mode hening.

"Rolls-Royce melihat ketertarikan Angkatan Laut-Angkatan Laut besar dunia terhadap kapal swakemudi, dibandingkan kapal dengan kontrol jarak jauh. Kapal semacam ini dianggap dapat meningkatkan kemampuan operasi militer, menurunkan risiko hilangnya nyawa manusia, dan mereduksi ongkos produksi dan perawatan kapal," kata GM Naval Electrics, Automation, and Control Rolls-Royce, Benjamin Thorp.

Rolls-Royce percaya bahwa produksi kapal swakemudi tersebut sudah dapat dilakukan dalam waktu sekitar 10 tahun dari sekarang. Hal ini karena teknologi-teknologi untuk membuat kapal swakemudi menjadi sebuah realita sudah dipunyai oleh Rolls-Royce.

Kapal Rolls-Royce. [Rolls-Royce]

Teknologi-teknologi itu misalnya adalah Intelligent Awareness System yang menggunakan kecerdasan artifisial. Ada pula Intelligent Asset Management, Energy Management, Equipment Health Monitoring.

Kapal swakemudi Rolls-Royce bakal menggunakan sistem propulsi 100 persen bertenaga listrik. Sistem ini antara lain didukung genset MTU 4000 Series yang menyediakan listrik 4MW ke propulsi 1.5MW.

baca juga

Ada pula sistem penyimpanan tenaga tambahaan 3.000 kWh dan panel surya yang dapat mengonversi tenaga matahari menjadi tenaga listrik saat kapal dalam mode standby.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobil Ini Digadang Jadi Termahal di Dunia

Mobil Ini Digadang Jadi Termahal di Dunia

Otomotif | Senin, 29 Mei 2017 | 07:37 WIB

Wow, Rolls-Royce Bikin Mobil dengan Cat dari Debu Berlian

Wow, Rolls-Royce Bikin Mobil dengan Cat dari Debu Berlian

Otomotif | Sabtu, 18 Maret 2017 | 19:59 WIB

Rolls-Royce Positif Bikin SUV

Rolls-Royce Positif Bikin SUV

Otomotif | Selasa, 06 Desember 2016 | 08:52 WIB

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×