20 Tahun Lagi, Tak Ada Orang yang Menyetir Mobil?

Chaerunnisa, Insan Akbar Krisnamusi

Rabu, 08 November 2017 | 15:49 WIB
20 Tahun Lagi, Tak Ada Orang yang Menyetir Mobil?
Mobil swakemudi Nissan diuji di jalan umum Tokyo, Jepang. (Foto: dok.Nissan)

Suara.com - Seorang veteran industri otomotif Amerika Serikat memprediksi 20 tahun dari sekarang, teknologi mobil swakemudi akan menyebabkan tidak akan ada lagi orang yang menyetir mobil. Selain itu, ride sharing atau taksi online makin menjadi pilihan sehingga memiliki mobil sendiri adalah sesuatu yang tak lumrah.

Mantan Vice Chairman and Head of Product Development General Motors, Bob Lutz, memperkirakan teknologi mobil swakemudi serta taksi online kelak mengubah drastis sistem, cara, dan kebiasaan orang dalam bertransportasi, demikian pula industrinya. Lutz bahkan menilai dua hal ini nantinya mengakibatkan apa yang dia sebut sebagai 'akhir dari era otomotif'.

Menurut Lutz, industri otomotif kini sedang dalam kurva perubahan yang sangat pesat. Akhir dari kurva perubahan tersebut ialah kendaraan dengan modul yang serba terstandardisasi dan akan terjadi dalam dua dekade ke depan.

"Akhir dari perubahan adalah kendaraan dengan modul swakemudi penuh. Penumpang tidak bisa lagi memberikan komando bagaimana kendaraan berjalan," ucapnya, seperti diwartakan Automotive News pada Rabu (7/11/2017).

Mobil-mobil swakemudi ini tidak akan bisa dikendalikan secara manual. Selain karena semua serba otomatis, mengemudi juga tidak lagi diizinkan, bahkan ilegal.

"Titik baliknya ada saat mobil swakemudi menyumbangkan 20-30 persen penjualan. Negara-negara akan melihat statistik kecelakaan dan sepakat manusia adalah 99,9 persen penyebab insiden lalu lintas," terang Lutz.

Tidak hanya itu saja. Preferensi masyarakat di masa tersebut yang lebih condong ke taksi online membuat pabrikan-pabrikan menjual kendaraan ke perusahaan-perusahaan taksi online atau logistik.

Penjualan ke korporasi menjadi aktivitas utama. Mobil-mobil swakemudi itu kelak dimiliki dan dioperasikan oleh Uber, Lyft, UPS, Federal Express, atau siapa pun pesaing mereka nanti.

Diler kendaraan, yang jumlahnya makin sedikit, melayani konsumen individu dari kaum elitis dalam jumlah kecil yang benar-benar ingin mobil dengan modul berbeda atau kendaraan klasik hasil reproduksi. Sisanya, naik taksi online.

baca juga

"Anda akan memanggil (moda transportasi Anda), mobil swakemudi mendatangi, Anda memasukkan lokasi, dan mobil melaju ke sana," kata dia.

"Saat hampir tiba di lokasi, tumpangan Anda melambat. Anda sampai di tujuan, diberikan tagihan, lalu Anda memasukkan nomor kartu kredit atau memberikan sidik jari atau apa pun caranya nanti untuk membayar," sambungnya.

Modul yang sama membuat kendaraan di tiap segmen serupa. Tidak ada lagi adu performa dan akibatnya tidak ada lagi kontestasi antar mobil untuk adu kemampuan.

Akan tetapi, setiap mobil masih ditawarkan pilihan peningkatan fitur hiburan karena mereka tak wajib lagi memperhatikan jalan, apalagi berkendara. Fitur-fitur hiburan ini juga kelak menjadi pembeda bagi taksi online kelas bawah, menengah, dan atas.

Lutz tentunya memiliki pemahaman dan daya analisa sangat dalam mengenai industri otomotif. Analisanya mungkin saja benar. Namun, apakah semua itu bakal terjadi dalam waktu sesingkat 20 tahun?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Google Mulai Tes Mobil Swakemudi Tanpa Sertakan 'Sopir Darurat'

Google Mulai Tes Mobil Swakemudi Tanpa Sertakan 'Sopir Darurat'

Otomotif | Rabu, 08 November 2017 | 09:55 WIB

Toyota Ingin Regulasi Mobil Swakemudi Tiap Negara Seragam

Toyota Ingin Regulasi Mobil Swakemudi Tiap Negara Seragam

Otomotif | Kamis, 02 November 2017 | 15:56 WIB

Lexus dengan Fitur Swakemudi Level 4 Bakal Meluncur pada 2020

Lexus dengan Fitur Swakemudi Level 4 Bakal Meluncur pada 2020

Otomotif | Rabu, 01 November 2017 | 10:02 WIB

Penumpang Mobil Swakemudi Mudah Tertidur, Google Kok Khawatir?

Penumpang Mobil Swakemudi Mudah Tertidur, Google Kok Khawatir?

Otomotif | Selasa, 31 Oktober 2017 | 21:18 WIB

Wow, Mobil Tanpa Supir Nissan Diuji di Jalan Umum Tokyo

Wow, Mobil Tanpa Supir Nissan Diuji di Jalan Umum Tokyo

Otomotif | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 15:19 WIB

Mobil Toyota di 2020 Bisa Berbicara dengan Pengemudinya

Mobil Toyota di 2020 Bisa Berbicara dengan Pengemudinya

Otomotif | Senin, 16 Oktober 2017 | 20:56 WIB

Lelaki Ini Biarkan Bocah Nyetir Land Rover di Sirkuit Nurburgring

Lelaki Ini Biarkan Bocah Nyetir Land Rover di Sirkuit Nurburgring

Otomotif | Jum'at, 28 Juli 2017 | 16:56 WIB

Gara-gara Dua Bocah, Mobil Masuk Selokan

Gara-gara Dua Bocah, Mobil Masuk Selokan

Otomotif | Senin, 24 Juli 2017 | 08:00 WIB

Terkini

Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta

Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:41 WIB

Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya

Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:30 WIB

CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta

CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:10 WIB

Gaya Modifikasi Yamaha Gear Garapan Ghofar Hilman Jadi Sorotan di JFK 2026

Gaya Modifikasi Yamaha Gear Garapan Ghofar Hilman Jadi Sorotan di JFK 2026

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:45 WIB

Strategi Mobil Murah Daihatsu Dominasi Segmen Harga di Bawah Rp 300 Juta

Strategi Mobil Murah Daihatsu Dominasi Segmen Harga di Bawah Rp 300 Juta

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:10 WIB

Apa Itu BBM B50? Bahan Bakar Baru yang akan Diperkenalkan 1 Juli 2026

Apa Itu BBM B50? Bahan Bakar Baru yang akan Diperkenalkan 1 Juli 2026

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:12 WIB

Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control

Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:09 WIB

GAC Indonesia Tunda Peluncuran Dua Produk Baru Dampak Kenaikan Harga BBM Serta Rupiah Melemah

GAC Indonesia Tunda Peluncuran Dua Produk Baru Dampak Kenaikan Harga BBM Serta Rupiah Melemah

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:54 WIB

5 Hatchback Bekas di Bawah Rp100 Juta, Cocok Buat Belajar Nyetir dan Harga Jual Tetap Stabil

5 Hatchback Bekas di Bawah Rp100 Juta, Cocok Buat Belajar Nyetir dan Harga Jual Tetap Stabil

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:25 WIB

GAC Aion KS Tubun Hadirkan Fasilitas Istirahat Driver Online dan Gratis Pengisian Daya

GAC Aion KS Tubun Hadirkan Fasilitas Istirahat Driver Online dan Gratis Pengisian Daya

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:57 WIB