Usai Diguyur Astra, Go-Jek Sasar Pasar Ojek Online India

Dythia Novianty | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Rabu, 14 Februari 2018 | 12:31 WIB
Usai Diguyur Astra, Go-Jek Sasar Pasar Ojek Online India
Layanan GO-JEK. [GO-JEK Indonesia]

Suara.com - Usai mendapat pendanaan dari Astra dan berbagai korporasi lainnya, Go-Jek dikabarkan sedang membidik pasar ojek online India. Bahkan startup unicorn Indonesia ini berencana masuk ke India dalam waktu dekat.

Go-Jek, menurut beberapa sumber yang mengetahui permasalahan seperti diwartakan Economic Times baru-baru ini, berniat mempenetrasi India pada semester kedua 2018. Para sumber mengatakan, Go-Jek sedang mengevaluasi beberapa kota di Selatan India.

Perusahaan ojek dan taksi online yang didirikan Nadiem Makarim ini kemungkinan meluncurkan proyek percobaan di salah satu kota pada akhir 2018.

"Sepengetahuan saya, ada porsi dari pendanaan senilai total 1,2 miliar dollar AS (Rp16,37 triliun) yang akan dialokasikan untuk mengekspansi pasar di negara-negara berkembang, di antaranya India," kata salah satu sumber.

Ia menjelaskan, Go-Jek mempertimbangkan kerja sama dengan pemerintah daerah di kota yang regulasi ojek online-nya tak terlalu ketat.

Seperti diberitakan Suara.com sebelumnya, Go-Jek baru saja mendapatkan pendanaan dari beragam korporasi dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri, ada perusahaan raksasa PT.Astra International dan grup Djarum, sementara dari daftar investor asing terdiri antara lain dari Google dan Temasek.

Go-Jek diketahui menyasar secara spesifik pasar ojek online.

"Dengan Ola dan Uber yang fokusnya tidak di ojek online India, Go-Jek punya ruang untuk masuk dan mendominasi pasar di masa mendatang. Perusahaan ini sedang mengevaluasi rencana merambah India di penghujung tahun ini," ujar sumber kedua.

Sedangkan sumber-sumber lain menjelaskan Go-Jek tak punya kesempatan yang cukup besar untuk mendominasi India. Namun 'Negeri Hindustan' tetap dilihat sebagai pasar yang amat besar.

Pasar ojek online hingga kini kurang berkembang di India. Para analis menilai penyebabnya karena hanya beberapa pemerintah daerah yang mengeluarkan izin ojek online. Di samping itu, ada ketidakjelasan regulasi.

Dalam dua tahun terakhir, jasa-jasa ojek online kecil semisal HeyBob, Zingo, Rideji, dan Dot hadir di Bengaluru dan beberapa kota di wilayah Haryana. Tapi mereka harus menutup bisnis karena isu regulasi dan kurangnya pendanaan.

Setelah menghadapi berbagai tantangan dari sisi peraturan, sejak 2016, ada dua pemain di di sektor taksi roda dua online yakni Uber dan Ola. Keduanya beroperasi di lebih dari 10 kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daihatsu: Jika Go-Jek Perlu Mobil, Astra Pasti Ajukan Kami

Daihatsu: Jika Go-Jek Perlu Mobil, Astra Pasti Ajukan Kami

Otomotif | Selasa, 13 Februari 2018 | 16:23 WIB

Honda Intip Peluang Suplai Motor Go-Jek Pakai Link Astra

Honda Intip Peluang Suplai Motor Go-Jek Pakai Link Astra

Otomotif | Selasa, 13 Februari 2018 | 08:51 WIB

Giliran Djarum Group Investasi ke Go-Jek

Giliran Djarum Group Investasi ke Go-Jek

News | Senin, 12 Februari 2018 | 18:31 WIB

Astra Kucurkan Rp2 Triliun untuk Go-Jek

Astra Kucurkan Rp2 Triliun untuk Go-Jek

Otomotif | Senin, 12 Februari 2018 | 14:39 WIB

Google Ungkap Alasan Tanamkan Investasi di Gojek

Google Ungkap Alasan Tanamkan Investasi di Gojek

Tekno | Senin, 29 Januari 2018 | 19:29 WIB

Gojek Berencana Lakukan Aksi Tandingan, Ini Pendapat Nadiem

Gojek Berencana Lakukan Aksi Tandingan, Ini Pendapat Nadiem

Tekno | Selasa, 22 Maret 2016 | 18:09 WIB

Terkini

BYD Berhasil Jadi Raja Mobil Listrik Baru Geser Dominasi Tesla dan BMW

BYD Berhasil Jadi Raja Mobil Listrik Baru Geser Dominasi Tesla dan BMW

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:58 WIB

Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman

Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:22 WIB

Apakah Garansi Mobil Bekas Hangus Jika Unit Dijual Alias Pindah Tangan?

Apakah Garansi Mobil Bekas Hangus Jika Unit Dijual Alias Pindah Tangan?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:00 WIB

7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya

7 Penyebab Oli Mesin Motor Cepat Habis dan Cara Mengatasinya

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang

Bosan Suspensi Keras? Coba LMPV Elegan Bekas Ini, Garansi Nyaman Keluarga Tenang

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?

Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 04:50 WIB

Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy

Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:20 WIB

Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen

Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni

Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:30 WIB

Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya

Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:17 WIB