Tokyo Bangun Jalan Bertenaga Surya Ramah Lingkungan

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 12 Juni 2018 | 09:27 WIB
Tokyo Bangun Jalan Bertenaga Surya Ramah Lingkungan
Ilustrasi solar panel. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah kota metropolitan Tokyo berencana untuk memperkenalkan "jalan bertenaga surya" yang mengumpulkan energi dari matahari melalui panel surya yang dipasang di bawah permukaan jalan.

Upaya ini bertujuan untuk mempromosikan Tokyo sebagai kota ramah lingkungan, baik di dalam maupun di luar negeri, menjelang Olimpiade 2020 dan Paralimpiade.

Teknologi baru ini diharapkan akan diperkenalkan dalam tahap percobaan di fasilitas yang dimiliki oleh pemerintah Tokyo dan lokasi lainnya di tahun fiskal berikutnya.

Pada bulan Mei lalu, sebuah jalan surya dipasang di tempat parkir sebuah toko Seven-Eleven di Sagamihara, Prefektur Kanagawa.

Jalan surya terdiri dari sistem panel surya yang dipasang di jalan, dengan permukaan panel ditutupi dengan resin khusus untuk meningkatkan daya tahan. Jalan ini memiliki kekuatan bagi kendaraan untuk mengemudi di atas panel.

Sebetulnya ini bukan hal baru karena jalan-jalan surya telah diperkenalkan di jalan raya di Prancis dan di jalan-jalan bersepeda di Belanda.

"Sistem jalan surya dapat menghasilkan 16.145 kilowatt-jam listrik setiap tahun, mencakup sekitar sembilan persen dari seluruh listrik yang dikonsumsi oleh toko," kata seorang manajer di toko Seven-Eleven.

Pemerintah Tokyo telah berfokus pada teknologi baru sebagai sumber energi terbarukan yang potensial.

Keberadaan jalan surya ini bertujuan memiliki akun energi terbarukan untuk sekitar 30 persen dari konsumsi daya Tokyo pada tahun 2030, dibandingkan dengan target serupa sekitar 12 persen pada tahun 2016.

Pemerintah mengatakan, tidak ada batasan dalam hal lokasi untuk memasang sistem 'jalan surya', yang meningkatkan kemungkinan untuk memperluas energi terbarukan.

Masalah dengan memperkenalkan 'jalan surya' adalah biaya yang tinggi. Karena teknologi ini tidak digunakan secara luas, komponennya tidak diproduksi massal.

Di Perancis, biayanya sekitar 5 juta euro (Rp 81 miliaran) untuk memasang satu kilometer dari jalan surya.

Pemerintah Tokyo berencana memperkenalkan jalan surya pada fasilitas milik pemerintah seperti tempat parkir mobil, di mana jumlah listrik yang dihasilkan dengan menginstal sistem akan dikenakan biaya.

Pemerintah berharap bahwa Tokyo berada di garis depan untuk memperkenalkan teknologi ini menjelang Olimpiade 2020, mereka akan membantu menyebarkan jalan surya di seluruh negara. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

EBT Sulit Berjalan Karena SDM Masih Lulusan SD

EBT Sulit Berjalan Karena SDM Masih Lulusan SD

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 12:48 WIB

Kota Ini Menggunakan Lampu Bertenaga Surya

Kota Ini Menggunakan Lampu Bertenaga Surya

Tekno | Jum'at, 18 Maret 2016 | 09:27 WIB

Terkini

Maxdecal Dobrak Pasar Modifikasi Motor Lewat Teknologi Vinyl untuk Segmen Motor Besar

Maxdecal Dobrak Pasar Modifikasi Motor Lewat Teknologi Vinyl untuk Segmen Motor Besar

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:15 WIB

Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio

Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:37 WIB

BYD Siap Invasi Jepang, Punggawa Nissan pun Direkrut

BYD Siap Invasi Jepang, Punggawa Nissan pun Direkrut

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB

Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini

Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:35 WIB

Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak

Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:06 WIB

Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar

Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:58 WIB

Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?

Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:10 WIB

Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Chery Q di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Mobil Listrik Chery Q di Indonesia

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:10 WIB

BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga

BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:45 WIB

Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?

Tragedi Luwu Tewaskan 3 Orang: Punya ABS dan Airbag, Kenapa Wuling Formo S Tetap Hancur Lawan Truk?

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:42 WIB