Soal Swakemudi: Warga Britania Raya tetap Ingin Pegang Kendali

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 10:00 WIB
Soal Swakemudi: Warga Britania Raya tetap Ingin Pegang Kendali
Ilustrasi mobil swakemudi [Shutterstock].

Suara.com - Pandangan, pengalaman, dan kebiasaan berkendara setiap bangsa mungkin berbeda. Tak bergantung negara berada dalam maju atau berkembang. Khususnya bila berbicara tentang teknologi otomotif masa depan yang marak dengan serba swakemudi.

Motoring Research memaparkan bahwa tidak sedikit warga negara Britania Raya pusing menjumpai sistem operasional kendaraan roda empat (R4) yang mengaplikasikan teknologi semi otonom. Mereka tetap ingin pegang kendali atas tunggangan masing-masing.

Dari hasil survei yang dilakukan MoneySupermarket, ditemukan bahwa sebesar 76 persen pengemudi tetap ingin mengendalikan kendaraan mereka sendiri, dibandingkan mempercayakan penanganannya kepada sistem swakemudi. Sementara 68 persen responden menyebutkan tidak mempercayai teknologi otonom, dan 68 persen lainnya malahan tidak percaya teknologi futuristik ini aman.

Lebih parah lagi, ada temuan bahwa setiap dua responden, satu di antaranya memiliki ketakutan tersendiri, bahwa memperkenalkan kendaraan swakemudi adalah ide yang kurang bagus. Apalagi, responden yang berusia di rentang 24 - 34 ini memiliki kebiasaan menyetir sendiri.

Tom Flack, editor-in-chief MoneySupermarket menanggapi bahwa kondisi para responden yang skeptis ini bisa dimengerti, "Karena kendali penuh atas tunggangan mereka bakal hilang, untuk itu dibutuhkan masa transisi sampai akhirnya terbiasa dengan teknologi baru yang diaplikasikan."

Selain kebiasaan memegang kendali sepenuhnya atas mobil mereka, dalam survei ini juga dilemparkan kasus menyangkut etika berkendara: bila terjadi kecelakaan, siapa yang dituduh bersalah?

Sebanyak 45 persen responden menyatakan kesalahan ini sepenuhnya ada pada pihak pembuat alias produsen mobil, dan 34 persen menyalahkan siapa pun yang menyetir, termasuk bila si pengemudi itu bukanlah sosok yang nyata. Sedangkan 18 persen responden menyebutkan tidak ada pihak yang bisa disalahkan.

Dari keseluruhan rangkaian jajak pendapat ini, paling menonjol memang hadirnya rasa kehilangan atau kerinduan responden asal Britania Raya untuk tetap memegang kendali atas mobil serta turun tangan langsung menyetirnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paris Motor Show 2018: Berbagi Pandangan Kendaraan Masa Depan

Paris Motor Show 2018: Berbagi Pandangan Kendaraan Masa Depan

Otomotif | Senin, 01 Oktober 2018 | 12:45 WIB

Temuan Hyundai : Game 3D Diadopsi untuk Kendaraan Otonom

Temuan Hyundai : Game 3D Diadopsi untuk Kendaraan Otonom

Otomotif | Senin, 17 September 2018 | 11:15 WIB

Volkswagen Kembangkan Mobil Swakemudi Anti Bosan

Volkswagen Kembangkan Mobil Swakemudi Anti Bosan

Otomotif | Sabtu, 15 September 2018 | 08:19 WIB

Terkini

AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang

AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:45 WIB

Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155

Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:25 WIB

Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?

Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:48 WIB

Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160

Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:30 WIB

New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta

New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV

Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:25 WIB

Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia

Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:15 WIB

Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?

Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:50 WIB

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:42 WIB

DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia

DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:35 WIB