Survei di Inggris: Siapa Paling Rawan Celaka di Jalan Raya ?

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 20 November 2018 | 20:00 WIB
Survei di Inggris: Siapa Paling Rawan Celaka di Jalan Raya ?
Helm sebagai salah satu peranti wajib berkendara [Shutterstock].

Suara.com - Sebuah penelitian di Inggris yang melibatkan para pengguna jalan raya, mulai pesepeda atau roda dua non-mesin, kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4) memberikan hasil mengejutkan. Bahwa perbandingan antara pengendara sepeda motor dan pengendara sepeda, adalah 34 kali lebih mungkin kehilangan nyawa bila dibandingkan dengan pengemudi mobil.

Bahkan bila menggunakan perhitungan lebih detail, dengan angka mortalitas atau kematian dan luka serius diperhitungkan, para pengguna R2 baik bermotor maupun sepeda berpotensi 63 kali lebih besar menjadi korban tabrakan lalu-lintas dibandingkan pengemudi R4.

Ilustrasi kecelakaan sepeda motor (Shutterstock).
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor [Shutterstock].

Hasil penelitian ini telah diterbitkan saat berlangsung kampanye tahunan Road Safety Week. Menteri Transportasi Jesse Norman memaparkan, "Britania Raya memiliki beberapa jalan paling aman di dunia, akan tetapi kami mengharapkannya lebih aman bagi semua, khususnya bagi pengendara sepeda, pejalan kaki dan pengguna jalan yang rentan lainnya."

Joshua Harris, direktur kampanye menambahkan, "Jalan pedesaan, saat dieksekusi dengan kecepatan tinggi, dengan tikungan bengkok dan beberapa rute bersepeda, menimbulkan bahaya khusus bagi para pengguna roda dua. Kami mendorong pertimbangan pengurangan kecepatan jalan pedesaan dan infrastruktur yang aman bagi sepeda, seperti jalur siklus terpisah, yang masuk dalam agenda pemerintah.”

Duncan Dollimore, kepala kampanye Cycling UK, menyambut baik hasil studi dan Road Safety Week, serta menandaskan, "Memang diperlukan adanya pertimbangan batas kecepatan pedesaan dan infrastruktur yang lebih aman untuk pengendara sepeda."

Dan tak kalah penting adalah komentar Andy Barratt, dari Ford of Britain, yang mensponsori acara kampanye sepekan ini. Menurutnya, perilaku setiap individu di jalan juga berpengaruh.

"Bagaimana kita sebagai individu berperilaku di jalan, dengan membawa kendaraan masing-masing, saling menjaga keselamatan dan bagaimana hal menyoal keselamatan ini bisa mempengaruhi orang lain adalah poin yang tak kalah penting," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Britania Raya Bakal Luncurkan Undang - undang Swakemudi

Britania Raya Bakal Luncurkan Undang - undang Swakemudi

Otomotif | Rabu, 14 November 2018 | 20:00 WIB

Sepertiga Pengemudi Beri Alasan Macet  Bila Terlambat

Sepertiga Pengemudi Beri Alasan Macet Bila Terlambat

Otomotif | Selasa, 13 November 2018 | 11:00 WIB

Sistem Pengereman ABS Mampu Tekan Angka Kecelakaan

Sistem Pengereman ABS Mampu Tekan Angka Kecelakaan

Otomotif | Sabtu, 03 November 2018 | 09:48 WIB

Terkini

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 16:46 WIB

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:35 WIB

Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya

Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 16:30 WIB

Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais

Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 16:28 WIB

Setelah Nasi Matang, Apakah Rice Cooker Sebaiknya Dicabut? Ini Penjelasannya

Setelah Nasi Matang, Apakah Rice Cooker Sebaiknya Dicabut? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 16:26 WIB

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 16:18 WIB

Cara Mengompres Mata Panda dan Mata Lelah Pakai Air Mawar Viva Biar Segar Lagi

Cara Mengompres Mata Panda dan Mata Lelah Pakai Air Mawar Viva Biar Segar Lagi

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 16:14 WIB

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

×