Waspada di Jalan: SIM Pengemudi Bisa Dicabut Akibat Ulah Penumpang

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 14 Desember 2018 | 13:00 WIB
Waspada di Jalan: SIM Pengemudi Bisa Dicabut Akibat Ulah Penumpang
Ilustrasi menyetir sambil bersantap dan distracted oleh ulah penumpang [Shutterstock].

Suara.com - Bila selama ini pusat perhatian dunia lalu-lintas utamanya menyoal pelanggaran adalah berpusat pada ulah pengemudi di jalan raya, kini ada temuan baru. Bahwa mereka bisa saja bersalah, namun perlu ditelaah latar belakangnya: dengan siapa ia bepergian?

Belum lama berselang, More Than, sebuah perusahaan asuransi di Britania Raya memaparkan hasil yang dirilis iNews. Dinyatakan bahwa para pengemudi berada dalam posisi berbahaya atau berpotensi dikenai tilang karena adanya ulah penumpang atau mitra berkendara sehingga mereka tak bisa fokus.

Jajak pendapat ini melibatkan para pengemudi muda usia di wilayah Britania Raya, terutama mereka yang baru saja mengantongi SIM. Setelah izin mengemudi berada di tangan, teman sampai anggota keluarga terciduk memberikan kontribusi gangguan atau kondisi distracted.

More Than memberikan hasil jajak pendapat, bahwa lebih dari 35 persen pengemudi berusia 18 - 25 tahun mengungkapkan bahwa kawan-kawan mereka bisa membawa perhatian mereka teralihkan, dan 85 persen bahkan yakin kalau faktor ini bisa membuat mereka mengalami kecelakaan.

Padahal aturan lalu-lintas yang berlaku di Britania Raya, bila kedapatan celaka dengan kepemilikan SIM kurang dari dua tahun artinya adalah mengalami diskualifikasi dan harus ikut tes ujian SIM baru lagi.

Kembali ke soal keberadaan penumpang atau mitra berkendara, kalaupun mereka tak berulah, bisa jadi pengemudi tetap melakukan kesalahan karena kehadiran mereka. Hal ini dinyatakan oleh More Than, bahwa beberapa pengemudi muda usia memiliki gejala atau rasa atau kecenderungan ingin pamer.

Laman berikut adalah tindakan mana saja yang bisa berakibat fatal bagi pengemudi maupun penumpangnya.

Persentasenya adalah sebagai berikut: kebut-kebutan sebesar 18 persen, memperkencang volume musik di kabin sebesar 23 persen, menggunakan ponsel pintar (bisa jadi ingin memberitahu teman yang tidak ikut bahwa saat itu di mobil ada rekan-rekan mereka) sebesar lima persen, sampai menyantap makanan dan minuman di belakang kemudi yang mencapai 19 persen.

Ilustrasi lelaki menyetir saat mabuk. [Shutterstock]
Ilustrasi lelaki menyetir saat mabuk [Shutterstock].

Disebut yang terakhir, Suara.com mengalami sendiri saat berkendara di belakang sebuah mobil berisikan sekelompok remaja, pada musim gugur 2017 menjelang tengah malam, sedikit di luar kota Newcastle-upon-Tyne, Inggris. Di mana mereka beramai-ramai menyantap hidangan kelas berat, fish and chips lantas melemparkan wadah styrofoam bekasnya begitu saja ke luar jendela!

Gareth Davies, kepala divisi otomotif di More Than menyatakan, "Penelitian kami mengungkapkan tidak selalu pengemudi yang menimbulkan kekacauan saat berkendara. Namun hal-hal yang dianggap penumpang menyenangkan saat mereka berada dalam mobil bisa menimbulkan masalah dengan konsekuensi serius terhadap si pengemudi."

Ia melanjutkan, "Jadi, kami ingin mendorong penumpang agar lebih sadar dengan perilaku mereka saat berada dalam mobil dan bertanggungjawab dengan tindakan mereka."

Nah, para penumpang mari dukung para pengemudi agar selalu fokus kepada kemudi dan rambu lalu-lintas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hanya Eksperimen, Driver Ini  Menangguk Rp 9,6 Juta Seminggu

Hanya Eksperimen, Driver Ini Menangguk Rp 9,6 Juta Seminggu

Otomotif | Minggu, 26 Agustus 2018 | 14:00 WIB

Gara-gara Ini, Mahasiswi Ditilang Polisi

Gara-gara Ini, Mahasiswi Ditilang Polisi

Tekno | Senin, 04 Juni 2018 | 11:24 WIB

Prancis Larang Berkendara Sambil Main HP, Bahkan Saat Berhenti

Prancis Larang Berkendara Sambil Main HP, Bahkan Saat Berhenti

Otomotif | Kamis, 08 Februari 2018 | 12:12 WIB

Terkini

4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya

4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:52 WIB

Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3

Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:58 WIB

Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?

Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:55 WIB

5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya

5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:34 WIB

Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik

Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:54 WIB

Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?

Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:05 WIB

TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif

TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:35 WIB

Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian

Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:26 WIB

Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal

Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:45 WIB

Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini

Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:04 WIB