Kemenperin Tunggu Perjanjian Ekspor Otomotif dengan Australia

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 14 Februari 2019 | 07:00 WIB
Kemenperin Tunggu Perjanjian Ekspor Otomotif dengan Australia
Presiden Jokowi menghadiri prosesi pengiriman Mitsubishi Xpander ke Filipina di Jakarta, Rabu (25/4/2018). Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menunggu percepatan perjanjian kerja sama bertajuk Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Australia.

Dikutip dari kantor berita Antara, adanya CEPA atau perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif ini bakal membuka peluang ekspor otomotif Indonesia ke Negeri Kanguru.

"Bila CEPA dengan Australia terbuka, maka akan ada satu juta pasar yang terbuka untuk ekspor otomotif dari negara kita ke sana. Kami sudah berbicara dengan prinsipal, ekspornya akan dari Indonesia," demikian disebutkan Menperin pada Rabu (13/2/2019).

Menperin Airlangga Hartarto menyatakan optimisme bila perjanjian ini bisa direalisasikan, maka produksi kendaraaan roda empat (R4) di Indonesia bisa didongkrak hingga mencapai dua juta unit per tahun.

"Sehingga dalam waktu dua sampai tiga tahun bisa dipercepat ekspornya. Dan tentunya kami mengharapkan. Industri-industri semacam ini terus kita dorong," imbuhnya.

Lebih lanjut Airlangga Hartanto menjelaskan bahwa Kemenperin fokus memacu kinerja ekspor di lima sektor industri yang mendapatkan prioritas pengembangan sesuai road map Making Indonesia 4.0. Yaitu terletak pada industri otomotif, elektronika, kimia, makanan dan minuman, serta pakaian dan tekstil. Sampai saat ini, kelimanya mampu memberikan kontribusi sebesar 65 persen terhadap total nilai ekspor nasional.

Pada 2018, kontribusi ekspor produk industri manufaktur mencapai 72,25 persen, atau naik sebesar 3,98 persen dibandingkan 2017.

Pencapaian ini, turut mendorong pemerintah untuk segera menyelesaikan 12 perjanjian dagang baru pada 2019, termasuk CEPA. Tujuannya menambah kontribusi dalam pertumbuhan dan perbaikan struktur perekonomian nasional. Sekaligus menjadikan produk manufaktur dalam negeri, termasuk bidang otomotif, bakal memiliki daya saing tinggi di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

All New Nissan Grand Livina dan Mitsubishi Xpander Tak Sama !

All New Nissan Grand Livina dan Mitsubishi Xpander Tak Sama !

Otomotif | Rabu, 13 Februari 2019 | 10:20 WIB

Ide Valentine: Naik Bus Lewat Tol Trans Jawa, Rp 50 Ribu Saja !

Ide Valentine: Naik Bus Lewat Tol Trans Jawa, Rp 50 Ribu Saja !

Otomotif | Rabu, 13 Februari 2019 | 09:55 WIB

Konsep Recycle Juga Berlaku di Industri Otomotif, Kata Menperin

Konsep Recycle Juga Berlaku di Industri Otomotif, Kata Menperin

Otomotif | Senin, 11 Februari 2019 | 19:00 WIB

Terkini

5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik

5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:00 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya

Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:05 WIB

Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba

Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:12 WIB

Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran

Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:05 WIB

Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?

Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB

Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:50 WIB

Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang

Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:15 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota

Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:45 WIB

Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global

Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:45 WIB

Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran

Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:10 WIB