Grab Mengaku Sudah Bahas Mobil Listrik dengan Menteri Luhut

Liberty Jemadu
Grab Mengaku Sudah Bahas Mobil Listrik dengan Menteri Luhut
Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menjelaskan tentang program Grab Ventures di Jakarta, Rabu (29/8). [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Grab mengaku bertemu Luhut Binsar Pandjaitan pada 19 Februari untuk membahas tentang pengembangan mobil listrik serta rencana investasi.

Suara.com - Grab Indonesia, pada Jumat (22/2/2019), mengaku pihaknya telah bertemu Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan untuk membahas tentang mobil listrik.

Diwartakan sebelumnya Luhut mengaku telah bertemu dengan perwakilan Grab dan Hyundai. Kedua perusahaan yang masing-masing berasal dari Singapura dan Korea Selatan itu, kata Luhut, ingin berinvestasi di bidang mobil listrik di Tanah Air.

Grab dalam siaran pers yang diterima di Jakarta mengakui membahas soal mobil listrik dan juga soal rencana investasi tambahan di Indonesia. Tetapi perusahaan itu tak secara eksplisit menjelaskan akan berinvestasi di sektor mobil listrik di Indonesia.

“Kami berkesempatan menemui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pada hari Selasa (19/02/19) untuk melaporkan kemajuan program percobaan mobil listrik (Electric Vehicles/EV) yang kami lakukan di Singapura serta membahas perkembangan teknologi mobil listrik di Indonesia," kata Ridzki Kramadibrata, President Grab Indonesia.

"Kami ingin bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di berbagai negara dengan harapan agar program dan kebijakan yang dibuat dapat mendukung masuknya teknologi mobil listrik sebagai salah satu pilihan transportasi masyarakat. Terkait dengan investasi di Indonesia – kami memang akan meningkatkan jumlah investasi di Indonesia di tahun ini dan kami sangat menyambut baik dialog yang positif dengan Bapak Menteri Luhut," tutup Ridzki.

Luhut, dalam acara bertajuk Afternoon Tea bersama wartawan di Jakarta, Rabu (20/2/2019), bercerita telah menerima kunjungan dari pimpinan Grab dan Hyundai. Keduanya menyampaikan minat mereka untuk menanamkan modal.

"Jadi Grab kemarin datang. Mereka mau investasi di Indonesia. Grab bawa miliaran dolar AS untuk mobil listrik di Indonesia," katanya.

"Yang saya (anggap) lucu, Anthony Tan (CEO Grab) ini dia tidak peduli dengan pilpres. Dia bilang, 'Saya percaya dengan pemerintah ini'. Mereka ingin cepat-cepat," ujar Luhut.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Menko Maritim Atmadji Sumarkidjo menjelaskan kedatangan Hyundai dan Grab baru pada tahap menyatakan ketertarikan untuk berinvestasi di Tanah Air.

Keduanya mendatangi Luhut secara terpisah membicarakan mengenai minat untuk investasi mobil listrik.

"Mereka ingin bikin mobil listrik, cuma bagaimana bentuknya belum (dibicarakan)," katanya.

Pembicaraan awal itu, lanjut Atmadji, juga belum pada sampai tahap nilai investasi. Ia juga menambahkan, minat kedua perusahaan belum diketahui juga akan direalisasikan dalam bentuk kerja sama.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS