Pakai Sinergitas Pentahelix, RK: Target Revitalisasi Sungai Citarum 7 Tahun

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 22 Februari 2019 | 16:33 WIB
Pakai Sinergitas Pentahelix, RK: Target Revitalisasi Sungai Citarum 7 Tahun
Prajurit TNI membersihkan sampah saat revitalisasi sungai Citarum Lama di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (5/2).

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan normalisasi sungai Citarum rampung dalam kurun waktu 5 sampai 7 tahun. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan setiap tahunnya harus ada proses sekitar 20 persen.

Hal ini disampaikan Kang Emil usai menjadi keynote speaker dalam acara seminar nasional bertema Model Sinergitas Pentahelix, Merawat Alam dan Mitigasi Bencana di hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang, Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/2/2019).

"Setiap tahun kita harus ada progres 15-20 persen, jadi di akhir proses kita bisa mengembalikan Citarum seperti yang kita harapkan," ujar Kang Emil.

Emil mengaku sangat optimis program Citarum Harum bisa secepatnya berdampak dalam masalah penanggulangan pencemaran limbah yang kini terjadi di aliran sungai terpanjang di Jawa Barat itu. Model sinergitas pentahelix sudah mulai digalakkan Satuan Tugas (Satgas) Citarum.

Sinergitas pentahelix yang dimaksud Ridwan Kamil adalah adanya kolaborasi antara pihak pemerintah, pebisnis, akademisi, komunitas hingga media dalam menyelesaikan permasalahan yang melilit sungai Citarum.

"Tanpa salah satu dari kelima itu kita sudah menunjukan kemajuan-kemajuan itu sangat lambat, nah Citarum Harum ini sedang melakukan pentahelix itu. Dalam waktu 5-7 tahun insyaallah kita berhasil kalau semua element 5 itu kita rangkul," kata dia.

Mantan Wali Kota Bandung ini menuturkan, jika semua unsur stakeholder saling melakukan kolaborasi dan bekerja sama dalam menuntaskan masalah pencemaran Citarum, maka penyelesaian masalah limbah diprediksi bisa lebih cepat terselesaikan.

"Kita punya dokumen rencana aksi Citarum Harum, didalamnya memuat masing-masing peran akan mengerjakan apa dengan target apa. Sehingga setiap akhir tahun kita lakukan evaluasi dan saya meyakini kekurangan-kekurangan dimasa lalu karena pentahelix ini tidak dimaksimalkan," katanya.

Untuk diketahui, Sungai Citarum menjadi satu kesatuan ekosistem alami yang utuh dari hulu hingga hilir beserta kekayaan sumber daya alamnya. Sungai ini memiliki panjang 269 kilometer mulai dari hulunya di Situ Cisanti, Kertasari, Kabupaten Bandung, dan bermuara di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Saat ini, sungai Citarum didaulat sebagai sungai paling tercemar di dunia. Krisis yang melanda sungai Citarum disebabkan oleh banyaknya alihfungsi lahan di kawasan hulu juga dijadikan tempat pembuangan limbah industri pabrik di kawasan tengah hingga hilir. 

Kontributor : Aminuddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Sorakan Prabowo Menggema saat Ridwan Kamil Nonton Persib vs Arema

Viral Sorakan Prabowo Menggema saat Ridwan Kamil Nonton Persib vs Arema

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 11:06 WIB

Demi Six Packs, Kini Ridwan Kamil Latihan Angkat Beban

Demi Six Packs, Kini Ridwan Kamil Latihan Angkat Beban

Your Say | Jum'at, 15 Februari 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:54 WIB

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:50 WIB

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:30 WIB

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB