Ini Jumlah Bus Listrik yang Dicoba TransJakarta Separuh Tahun

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Ini Jumlah Bus Listrik yang Dicoba TransJakarta Separuh Tahun
Bus listrik PT MAB dengan livery Transjakarta dipamerkan dalam arena Busworld South East Asia 2019 di Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/3/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

TransJakarta tidak membeli bus, namun membayar biaya operasional enam bulan.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mulai melakukan uji coba bus listrik melalui komitmen dengan para operator bus listrik yang tertuang dalam nota kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta International Expo atau JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Untuk mempersiapkan uji coba, TransJakarta menandatangani MoU dengan tiga perusahaan, yakni MAB, BYD dan RAC-Danfoss serta satu lembaga pendidikan ITB yang akan menyiapkan bus listrik untuk uji coba," ujar Agung Wicaksono, Direktur Utama TransJakarta, di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Terkait pengoperasian yang akan dilakukan, tambah Agung Wicaksono, uji coba akan dilakukan tidak dengan membeli bus listrik. Sehingga pengoperasian bus listrik akan dilakukan operator.

"TransJakarta dalam uji coba akan membayar biaya operasional. Jadi kami akan menghitung kelebihan kekurangannya dengan menggunakan bus listrik," terang Agung Wicaksono.

Sedangkan uji coba yang akan dilakukan bergantung pada kesiapan para operator, berdurasi selama enam bulan.

"Saat ini ada tiga yang dipamerkan di Busworld South East Asia 2019. Namun kami harapkan saat uji coba akan ada sekitar 10 unit," pungkas Agung Wicaksono.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS