Ini Alasan PT MAB Kembangkan Bus Listrik Alih-alih Mobil Penumpang

Liberty Jemadu | Manuel Jeghesta Nainggolan
Ini Alasan PT MAB Kembangkan Bus Listrik  Alih-alih Mobil Penumpang
Bus listrik PT MAB berlivery TransJakarta dipamerkan dalam arena Busworld South East Asia di Kemayoran, Jakarta, Maret 2019. (Suara.com/Tyo)

PT MAB memilih bus listrik karena lebih mudah serta lebih murah dikembangkan.

Suara.com - PT Mobil Anak Bangsa (MAB) rupanya memiliki alasan tersendiri ketika memilih mengembangkan bus listrik alih-alih kendaraan listrik penumpang.

Presiden Direktur PT MAB, Mayjen TNI (Purn) Leonard mengatakan, bus listrik lebih mudah dikembangkan karena sudah ada karoseri. Sedangkan pengembangan mobil listrik masih sulit.

"Karena kita harus membangunnya dari awal. Kalau bus karoseri kita sudah ada," ujar Leonard ketika ditemui di Jakarta pekan ini.

Lebih lanjut, Leonard menjelaskan bahwa biaya untuk mengembangkan mobil listrik penumpang yang berukuran lebih kecil dan memuat penumpang lebih sedikit justru lebih mahal.

"Jadi kita masih konsentrasi untuk angkutan massal. Jadi belum ada niat untuk mobil," tandasnya.

Leonard juga mengklaim PT MAB saat ini sudah siap memproduksi dan menjual bus listrik di Indonesia. Hanya saja, perusahaan masih menunggu hasil uji tipe yang berlangsung di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Sedangkan untuk mendukung produksi bus listrik, PT MAB tengah membangun karoseri di Kudus, Jawa Tengah.

"Dua tiga bulan ke depan sudah mulai akan beroperasi. Jadi bukan dari mitra lagi," tutup Leonard.

MAB sendiri merupakan salah satu perintis bus listrik di Tanah Air. Pada 2018 lalu, purwarupa bus listrik MAB telah diuji coba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan tahun ini rencananya akan kembali diuji coba oleh PT Transjakarta.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS