Delapan Organisasi Perdagangan Desak Donald Trump soal Tarif Otomotif

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 09 April 2019 | 11:10 WIB
Delapan Organisasi Perdagangan Desak Donald Trump soal Tarif Otomotif
Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat [Shutterstock].

Suara.com - Delapan organisasi perdagangan Amerika Serikat dilaporkan telah mendesak President of the United States atau POTUS, Donald Trump agar tidak menerapkan tarif impor terhadap kendaraan roda empat (R4) serta suku cadangnya.

Para penanda tangan kesepakatan permohonan kepada POTUS ini adalah organisasi-organisasi perdagangan American Bus Association, American Rental Association, Associated Equipment Distributors, Association of Equipment Manufacturers, The Heavy Duty Manufacturers Association, National Marine Manufacturers Association, Remanufacturing Industries Council, serta Truck and Engine Manufacturers Association. Seluruhnya bergabung dalam Association of Equipment Manufacturers (AEM).

"Penerapan tarif ini mengancam pekerjaan jutaan pekerja Amerika, dan kemungkinan akan mengakibatkan hilangnya miliaran dolar bagi ekonomi Amerika Serikat," demikian pernyataan AEM dalam sebuah pernyataan yang dimuat di situs web mereka, Jumat (5/4/2019), sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

Chevrolet Trax yang dipamerkan tahun lalu di Mandaluyong, Filipina. sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Chevrolet Trax, salah satu produk nasional Amerika Serikat [Shutterstock].

Lebih lanjut disebutkan bahwa penerapan tarif "akan menghilangkan pertumbuhan manufaktur Amerika Serikat, dan peningkatan yang sesuai dalam lapangan pekerjaan serta investasi".

Delapan organisasi perdagangan ini mengatakan bahwa berdasarkan studi, kebijakan yang bakal ditempuh Donald Trump ini "menimbulkan ancaman ekonomi serius" terhadap ekonomi Amerika Serikat, serta kesejahteraan industri otomotifnya.

"Jika pemerintah menerapkan tarif-tarif terhadap industri otomotif, industri kami akan secara tidak sengaja terkena tarif-tarif tambahan di atas tarif-tarif yang sudah kami bayar untuk baja dan aluminium yang diperlukan, serta impor dari China," jelas AEM dalam pernyataannya.

Kebijakan yang siap diterapkan Donald Trump ini menyusul keputusannya akan memberlakukan pajak impor sebesar 25 persen terhadap kendaraan R4 dari Meksiko,  untuk mencegah peredaran narkoba dari Meksiko sekaligus sebagai "catatan" ketidakberhasilan negara itu dalam mengatasi imigran melintas perbatasan menuju Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Narkoba dari Meksiko, Donald Trump Ancam Pajak Impor 25 Persen

Cegah Narkoba dari Meksiko, Donald Trump Ancam Pajak Impor 25 Persen

Otomotif | Senin, 08 April 2019 | 10:00 WIB

Pemegang Merek Otomotif di Korea Terbagi Dua soal "Lemon Laws"

Pemegang Merek Otomotif di Korea Terbagi Dua soal "Lemon Laws"

Otomotif | Jum'at, 05 April 2019 | 10:00 WIB

Soal Masa Depan Kendaraan Otonom, Ini Reaksi Donald Trump

Soal Masa Depan Kendaraan Otonom, Ini Reaksi Donald Trump

Otomotif | Selasa, 19 Maret 2019 | 19:10 WIB

Terkini

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

Gejala Kerusakan Shockbreaker Mobil Apa Saja? Simak Tanda Penting Berikut

Gejala Kerusakan Shockbreaker Mobil Apa Saja? Simak Tanda Penting Berikut

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:00 WIB

Bagaimana Cara Membedakan Onderdil Mitsubishi yang Asli dan Palsu?

Bagaimana Cara Membedakan Onderdil Mitsubishi yang Asli dan Palsu?

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:26 WIB

Penjualan Anjlok 87 Persen, Kia Kapok Jualan Sedan dan Pilih Suntik Mati

Penjualan Anjlok 87 Persen, Kia Kapok Jualan Sedan dan Pilih Suntik Mati

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:50 WIB

Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?

Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:36 WIB

Harga Selisih Jauh, Motor Listrik Yamaha Aerox E vs Aerox 155 Lebih Kencang Mana?

Harga Selisih Jauh, Motor Listrik Yamaha Aerox E vs Aerox 155 Lebih Kencang Mana?

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:02 WIB

Yamaha Dua Kali Naikan Harga Oli Yamalube Dalam Dua Bulan

Yamaha Dua Kali Naikan Harga Oli Yamalube Dalam Dua Bulan

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:50 WIB

Tunda Nyicil PCX: Intip 5 Mobil Hatchback Termurah dan Irit Bensin Rekomendasi Pakar

Tunda Nyicil PCX: Intip 5 Mobil Hatchback Termurah dan Irit Bensin Rekomendasi Pakar

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:47 WIB

×